Semur Betawi

Category: Main Courses, Meat

Gampang banget nih masaknya. Selesai dalam waktu sekejap. Secara daging yang digunakan daging has dalam, jadi walo dimasak sebentar udah empuk kok.
Pengen deh rasanya gue tambahin fresh cream ato santan hehehe dasar lidahnya seneng yang creamy..tapi ga jadi, karena penasaran dengan resep ini.
Hmmmm mayannn, sehat banget, ga pake minyak, ga pake santan, dagingnya ga ada lemak..:-)
Duh gatel banget deh gue pengen punya tabletop dan satu set softbox/lampu studio, untuk menunjang still life photography gue. Jadi bisa motret kapan saja, dengan lighting yang cukup. Ga ngandelin cahaya matahari. Repotnya kalo motret sore hari, kayak gini. Duh cahayanya minim banget.
Ga mahal2 amat sih kalo mau beli yang Made in China, cuma masalahnya…hiks, udah ga ada space di apt gueee…hikss….*mimpi punya rumah besar*
Mimpi boleh doongg…ngkali rezekinya ada..ya ga? Amiinnn..
Semur Betawi
Source : Buku ‘ Hidangan Lebaran’ dari Femina


Bahan :
500 g daging sapi bagian has dalam, potong ukuran 3×3 cm
100 ml kecap manis
6 butir bawang merah, iris tipis
6 butir bawang putih, iris tipis
1 buah (100 g) bawang bombay, iris tipis
3 butir cengkih
2 cm kayu manis
3 lembar daun salam
3 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan

Bumbu, haluskan :
2 sdt merica, sangrai
2 sdt ketumbar, sangrai
1 sdt bubuk jintan bubuk
½ buah biji pala
2 cm lengkuas
2 cm jahe
1 sdt garam

Cara membuat :
- Lumuri daging dengan bumbu halus, diamkan selama 60 menit hingga bumbu meresap.
- Tuang kecap, masukkan irisan bawang merah, bawang putih, bawang bombay, cengkih, kayu manis, daun salam, dan serai, aduk rata.
- Masak hingga matang dan bumbu meresap, angkat.
- Sajikan hangat.

Taoco Udang

Category: Main Courses, Seafood

Duh banyak utang nih. Belum meneruskan award n tag dari Mba Eliza dan Elsye..belum selesai editannya. Sok sibuk.com. Maap ya Mba2..

Balik ke dapur. Buat berbuka, biasanya semangat deh nyobain resep-resep baru. Apalagi lagi kangen ama taoco Medan. Nyokap dulu sering deh bikin sayur pake taoco. Tumis kangkung, dan lain-lain.

Resep ini lumayan lah buat variasi:-) Selamat Berbuka Puasa yaa..

Taoco Udang
Source : Buku ‘Hidangan Lebaran’ dari Femina

Bahan :
4 sdm minyak untuk menumis
3 siung bawang putih, iris tipis
7 butir bawang merah, iris tipis
750 g udang ukuran sedang, kupas kulit, sisakan ekor
1 buah (100g) tomat, potong-potong memanjang
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
150 g cabe hijau, belah memanjang 4 bagian
125 g cabe merah besar, iris tipis menyerong
3 buah cabe merah keriting, haluskan
5 sdm taoco medan
300 ml air
1 sdm air asam Jawa
1 sdm kecap manis
¼ sdt garam
2 sdt gula

Cara membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Masukkan udang, tomat, serai, salam, dan lengkuas. Masak hingga harum dan udang setengah matang.
- Tambahkan cabe hijau, cabe merah, cabe halus, dan taoco. Masak sebentar, tuangi air.
- Tambahkan air asam Jawa, kecap, garam, dan gula. Masak hingga semua bahan matang. Angkat, hidangkan.

Blueberry Choco Cotton Roll Cake

Category: Cakes & Frostings, Chocolate, Desserts, Vegetables & Fruits

Ribet ga sih namanya? hehe. Modifikasi sendiri jadi kasi nama sendiri deh, se-enak’e dewe;-)
Ini nih gara-gara demam Cotton Cake di milis KBB, jadi deh bikin cotton cake (lagi). Emang gue doyan sih ama cotton cake, n pernah bikin juga sebelumnya, tp belum diposting dimari.
Dulu, dah lama juga sih, sekitar 8 bulan yang lalu, pernah bikin Mandarin Cotton Cake. Vanilla Cotton Cake trus dikasi filling whipped cream dan Mandarin Oranges. Seger sih..tapi sayang waktu ngocok putih telurnya kelamaan, jadi cake-nya kurang empuk, agak kering, dan berpori.
Belajar dari pengalaman yang lalu, ketika bikin cotton cake kali ini, ngocok putih telurnya hati-hati banget, jangan sampe overmix. Alhamdulillah, ‘sepertinya’ berhasil . Cake empuk, tidak kering, dan tidak berpori.
Ini foto Mandarin Cotton Cake dulu, kliatan ya porinya.
Dan ini foto Blueberry Choco Cotton Roll Cake yang lebih jelas, tanpa pake editan vintage :-)
Tidak terlalu berpori ya..

Resep yang berasal dari Tulip Baking Demo ini, gue zontek dari blognya Mae di http://dapurmae.multiply.com/journal/item/185/Cotton_Cake_Recipe_

Makasi ya Tulip n Mae..

Trus, gue hanya bikin 1/4 dari resep tsb. Dan menggunakan loyang 30x30x3 cm. Pas deh.Loyang tidak dioles margarin sama sekali. Hanya dilapis kertas roti saja didasar loyang.Modifikasinya, secara males nungguin ganache beku gue mencair, gue olesin selai blueberry ajah. Selainya yang kasar itu loh..jadi blueberry asli-nya masih ada, terasa ada grindil-grindil gitu.

Oya, Margarita gue ganti dengan butter Elle & Vire. Oven hanya menggunakan api bawah, di suhu 160 derajat Celcius, selama kurang lebih 20 menit.
Trus dikulitnya gue kasi ‘selimut’ gula halus putih ajah, biar cantik.
Next time mo bikin Cheese Cotton Roll Cake yang menggoda ituh..:-)
Oya, Selamat Menjalankan Ibadah Puasa ya man teman..Mohon Maaf jika ada salah-salah kata dan perbuatan selama ini yaa..tulus dari hati yang paling dalam..:-)
 
Cotton Cake Recipe
Source : Tulip Baking Demo n Mae
180 gr margarine ( Margarita )
150 gr tepung terigu protein rendah
40 gr coklat bubuk pekat ( Tulip Bordeaux Cocoa Powder )
220 gr susu cair
15 btr kuning telur
350 gr gula pasir
15 butir putih telur
8 gr cream of tar tar, optional
Ganache :
400 gr dark compound cooking chocolate ( Tulip Compound Dark ), potong potong dan lelehkan.
300 gr fresh cream ( Vivo ), kocok kaku lalu campurkan dengan coklat leleh.
Coating :
Dark coating chocolate ( Tulip Black Velvet / Coating ). Potong potong dan lelehkan.

 

Panaskan oven dengan suhu atas 170degC dan suhu bawah 130degC.Didihkan margarine, matikan api lalu masukkan tepung terigu dan coklat bubuk. Aduk hingga rata, sisihkan.
Hangatkan susu lalu tuang kedalam kuning telur, aduk rata lalu masukkan kedalam adonan margarin dan tepung tadi ( adonan pertama ). Aduk keduanya hingga rata, sisihkan.
Kocok gula, putih telur dan cream of tar tar hingga mengembang sampai mencapai soft peak ( adonan membentuk sudut sudut tumpul saat diangkat dengan spatula ). Campurkan adonan ini dengan adonan pertama tadi dengan teknik ‘dipancing’ Artinya masukkan sedikit adonan putih kedalam adonan pertama, aduk rata terlebih dahulu lalu masukkan adonan pertama ini kedalam adonan putih telur. Aduk kembali hingga rata.
Tuang dalam loyang ukuran 40 x 60 cm / 2 bh loyang 40 x 30 cm yang telah dialasi kertas roti.
Panggang dalam oven yang telah dipanaskan tadi selama kurang lebih 25 menit atau hingga cake matang. ( bila menggunakan oven biasa, tidak perlu terpaku pada oven yang digunakan diresep.
Cukup letakkan cake dirak paling atas pada 15 menit pertama lalu pindahkan cake pada rak paling bawah pada 10 menit berikutnya. Ingat, selalu kenali oven masing masing. Lama pemanggangan bervariasi tergantung pada oven yang digunakan ).
Setelah matang dan didinginkan, bagi dua cake sama rata ( bila menggunakan loyang 40 x 60 ) lalu oles permukaan salah satu cake dengan coklat ganache. Ratakan, lalu tumpuk dengan cake yang satunya. Oles permukaan cake dengan coklat coating. Biarkan coklat dingin dan mengeras, potong potong dan hias sesuai selera.