Beef in Black Pepper Sauce

Beef in Black Pepper Sauce

Yang ini, uenakk deh. Gue selalu senang mencoba resep dari hotel berbintang. Rasanya asyik aja gitu kalo kita bisa menghidangkan masakan di rumah yang sama dengan masakan di hotel berbintang hehehe. Walo mungkiiiin kualitas dagingnya ga sama hehehe.

Nah resep yang ini bener-bener gampang dibuatnya. Siapa pun Insya Allah pasti bisa. Rasanya hmmmm uenak tenan..:-) Oya, ga punya kacang macadamia, gue ganti dengan kacang mete hoaahahahha dasar dapur amatir..:-)

BEEF IN BLACK PEPPER SAUCE
(Chef Alex Chong, Mei Chinese Restaurant, Hotel Nikko – Jakarta)

Bahan Saus :
250 gram saus tomat
1/2 sendok teh kaldu instan
1 sendok makan saus Lea & Perrin’s
40 gram gula pasir
2 sendok teh merica hitam
30 gram mentega

Bahan:
500 gram daging sapi has, dipotong dadu atau sesuai selera
30 gram paprika merah, dipotong kotak 2 cm
30 gram paprika kuning, dipotong kotak 2 cm
130 gram paprika hijau, dipotong kotak 2 cm
30 gram daun bawang, dipotong 1 cm
10 gram bawang putih, diiris lalu goreng
10 gram bawang merah, diiris lalu goreng
Kacang macadamia untuk garnish
800 ml air
2 sendok makan minyak untuk menumis

CARA MEMBUAT :
1. Campur semua bahan saus jadi satu lalu panaskan sambil diaduk sampai mendidih. Angkat dan sisihkan.
2. Panaskan wajan, masukkan minyak. Masukkan daging sapi, aduk hingga berubah warna. Angkat dan sisihkan.
3. Tumis paprika dan daun bawang sebentar saja. Tambahkan saus, daging sapi, bawang merah dan bawang putih goreng. Aduk-aduk sebentar. Tuang air sedikit demi sedikit sampai daging empuk. Hias dengan kacang macadamia. Sajikan.

Untuk 6 porsi

Sup Asem-asem

Sup Asem-asem

Kali ini pengen yang seger-seger. Sebenernya gue pengeeenn banget beli bowl untuk shabu-shabu. Tapi belum nemu aja yang sesuai selera. Ntar deh coba hunting lagi. Kan enak banget makan shabu-shabu panas di malam yang dingin hehehe..

Nah sementara bikin ini aja dulu. Resep berasal dari Stephanus Hamy, fashion designer kondang negeri ini. Hamy ini ternyata juga mahir di dapur. Dan..ternyata juga mulai merambah bisnis catering ekslusif. Penasaran dong ama salah satu resep andalannya..?

Yuukkk..

Sup Asem-asem
Source : Stephanus Hamy (Majalah Santap Edisi Ekslusif 2006)

‘Sup berkuah asam segar ini sangat mudah dimasak. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pilih daging yang cepat empuk.’

250 g daging sandung lamur, potong dadu 2 cm
1,5 liter air
6 butir bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
3 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas, memarkan
2 sdm air asam jawa
4 sdm kecap manis
½ sdm gula merah
1 ½ sdt garam
2 buah cabai merah, potong 1 cm
2 buah cabai hijau, potong 1 cm
2 buah tomat, potong-potong

Rebus daging bersama air, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas sampai empuk dan kaldunya tersisa 1 liter.

Masukkan air asam, kecap manis, gula merah, garam, dan cabai. Didihkan sebentar agar bau langu cabai berkurang.

Masukkan tomat, didihkan. Segera angkat.

Beef with Cheese Sauce plus Buttered Rice

Beef with Cheese Sauce plus Buttered Rice


Waktu liat penampakan dan resep ini di majalah Santap, langsung tertarik. Beef with Cheese Sauce, wow pasti yummy neehhh..

Hmm..yang harusnya pake daging has dalam, berhubung mahal, gue ganti dengan sirloin. Lumayan jauh beda harganya. Hehe..pengiritan.com

Truss..naah, kali ini gue iseng banget. Motret di samping kolam renang apartment gue. Hihi..sembari diliatin orang-orang yang lalu lalang, gue motret deh. Hahahha..mungkin Mba Rum -babysitter-nya Jasmine- yang nemenin gue (sambil bawain properti), maluu banget kali yaa..deg-degan juga kali dia kalo tau-tau ada temennya yang lewat hehehe..
Asli gue sok cuek aja tuh motret sambil diliatin haha..

Ini hasil photonya..lumayan kan (pede abizz), beda aja gitu suasananya. Gue seneng ada warna ijo daun-daunan. Seger :-)

Trus..kembali ke menu, lumayan bangett. Porsinya jangan banyak-banyak, takut eneq. Nasi dengan mentega, bukannya ga sehat lho. Please jangan samain mentega dengan margarin yaa. Mentega alias butter jelas-jelas jauh lebih sehat daripada margarin. So don’t worry..

Lagian ga tiap hari kan makan dengan menu seperti ini..:-)

K, selamat mencicipi..:-)

Beef with Cheese Sauce (Daging Saus Keju)
Source : Stephanus Hamy (Majalah Santap Edisi Ekslusif 2006)

Untuk 4-6 porsi

2 sdm mentega
3 siung bawang putih, cincang
1 buah bawang bombai, iris menjadi 8 bagian
400 ml susu evaporated
1 ½ sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
½ sdt merica hitam, tumbuk kasar
1 sdt garam
75 g keju cheddar, parut
500 g daging sapi has dalam, rebus sampai empuk, iris tipis memanjang

Untuk menumis daging
2 sdm minyak goreng
2 sdm mentega
5 siung bawang putih cincang

– Panaskan mentega, tumis bawang putih dan bawang bombai sampai harum. Masukkan susu, didihkan.
– Tambahkan larutan maizena, masak hingga saus agak kental. Bubuhi merica hitam, garam, dn sebagian keju parut (sisakan keju untuk taburan). Aduk rata.
– Masukkan daging rebus, masak sebentar. Angkat.
– Penyelesaian : tiriskan daging dari sausnya. Panaskan minyak dan mentega, tumis bawang putih sampai harum, masukkan daging, tumis sebentar hingga kuning keemasan.
– Siram daging tumis dengan sausnya, taburi dengan keju parut. Sajikan bersama nasi mentega.

Buttered Rice (Nasi Mentega)
Source : Stephanus Hamy (Majalah Santap Edisi Ekslusif 2006)

Untuk 4 porsi

2 sdm mentega
6 siung bawang putih, cincang
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
1 sdm seledri cincang
600 g nasi putih

– Panaskan minyak dan mentega. Tumis bawang putih sampai wangi. Tambahkan garam, merica, dan seledri. Aduk rata.
– Masukkan nasi, aduk hingga nasi tercampur rata dengan bumbu.
– Sajikan panas.

Rendang a la Rest. Natrabu

Rendang a la Rest. Natrabu

Tadinya mo posting laporan kursus fotografi di NCC. Tapi draft-nya blom selesai, nah gue posting yang ini dulu deh yee. Motretnya masih pake kamera lama gue, uhuy ada yang kamera baru tuuhhh..:-)

Rendang dari Rest. Natrabu ini selalu berhasil membuat gue lapar, walopun sebenernya baru selesai makan hihi berlebihan deh ahhh. Tapi memang ga diragukan deh nikmatnya makan di restoran ini. Terutama buat penggemar masakan Padang.

Nah, rendangnya ini yang bikin makan gue makiinnn banyak ketika hamill. Bgitu disuguhin rendang Natrabu, dooohh makannya langsung lahap. Jangan heran kalo gue julukin ‘The best rendang in town’.

Trus di majalah sih gambar rendangnya lebih berminyak gitu. Punya gue ga gitu tuh. Mungkin karena gue pake santan Kara yang dicampur dengan air kali yaa..soale gue bingung juga, masak gue pakein santan Kara semua. Kental banget ga sih? Lain kali kalo bikin lagi, kayaknya harus bikin santan sendiri deh..dengan takaran yang pas.

Walo tidak terlalu berminyak (lebih sehat doonng ..), soal rasa ga kalah deh:-)

Rendang a la Rest. Natrabu
Source : Majalah Femina no. 8, Feb ‘07

Bahan :
2 l santan dari 4 butir kelapa parut
1 kg daging sapi bagian gandik, potong-potong
100 g lengkuas, memarkan
5 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
3 lembar daun kunyit, iris tipis
15 lembar daun jeruk purut
1 sdt pala bubuk

Bumbu, haluskan :
250 g cabai merah
300 g bawang merah
150 g bawang putih
50 g jahe
50 g kunyit
2 sdm ketumbar butiran, sangrai
2 sdt gula jawa yang sudah disisir
200 g kemiri, sangrai
1 sdt garam
½ sdm gula pasir

Cara membuat :
– Masak santan bersama bumbu, lengkuas, serai, daun kunyit, daun jeruk, dan pala.
– Jerang diatas api sedang sambil aduk-aduk hingga mendidih.
– Masukkan daging, masak sambil aduk rata hingga santan menyusut dan kering. Angkat.
– Sajikan.

Cincang Kambing a la Simpang Raya

Cincang Kambing a la Simpang Raya

Maap deh buat yang lagi diet ato bener-bener ketat pola hidup sehat-nya. Maap yaaa..

Secara pengeenn banget bisa bikin cincang kambing, sapi, ato ayam. Apalagi dapet resep dari restoran Padang terkenal. Eh seperti sudah ditakdirkan (hahaha), dapet daging kambing pula dari kenalan. Lumayan, ½ kg.
Lengkapin bumbu-bumbu dipasar, trus langsung deh akrobat lagi di dapur. Hasilnyaa..hmm ga ngecewain banget. Boleh dicoba deh..

Cincang Kambing a la Simpang Raya
Source : Majalah Femina no. 8, Feb ‘07

Bahan :
100 ml minyak untuk menumis
1 sdt terasi
2 batang kayu manis
15 butir bawang merah, iris tipis
10 siung bawang putih, iris tipis
12 butir kemiri, goreng, haluskan
3 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
8 lembar daun jeruk
1 sdm bumbu gulai, siap pakai
5 sdm cabai giling
1 kg daging kambing, potong-potong 3×3 cm
2 l santan dari 2 butir kelapa parut

Bumbu, haluskan :
10 cm kunyit
10 cm jahe
10 cm lengkuas
1 sdm merica butiran
1 sdt terasi
1 sdm ketumbar butiran
3 sdt garam
½ sdt gula pasir

Cara membuat :
– Panaskan minyak, goreng terasi dan kayu manis hingga harum. Masukkan bawang merah, bawang putih, dan kemiri, aduk rata hingga harum.
– Masukkan serai dan daun jeruk, aduk rata. Tambahkan bumbu gulai, cabai merah, dan bumbu halus, tumis hingga semua bumbu matang. Tambahkan daging, aduk rata. Masak hingga daging berubah warna.
– Tuang santan, masak terus hingga kuah agak kental dan semua bahan matang. Angkat.
– Sajikan hangat.

Tips.
Jangan cuci daging kambing sebelum dimasak.
Pastikan daging kambing yang digunakan bukan daging kambing tua.

American Risoles

American Risoles


Dulu pernah bikin, tapi waktu itu blom punya blog, jadi ga diphoto. Nah sekarang bikin lagi.
Yang dulu pake Teflon diameter 16 cm, soale blum punya yang diameter 12 cm.

Hmm ternyata adonan kulit itu harus disaring lho sebelum dituang ke wajan dadar panas. Hehehe gue kelewat, kagak disaring.

Trus untuk isinya, gue tambahin sedikit garam.

Hubby sukaa, dia ngabisin banyak lhooo..:-)


American Risoles
Source : Fatmah Bahalwan

Kulit :
100gr tepung terigu
3 btr telur
1 sdm mentega leleh
1/2 sdt garam
300ml susu

Cara membuat:
– Ayak terigu, taruh dalam mangkuk bersama garam. Buat lubangditengah, pecahkan telur di dalamnya, aduk satu arah.
– Tambahkan susu sedikit demi sedikit, hingga adonan menjadi licin danhalus.
– Tambahkan susu hingga habis, masukkan mentega leleh.

– Tutup adonan dengan plastik, diamkan 30 menit.
– Olesi wajan dadar diameter 12 cm dengan margarine, panaskan.
– Tuangi 1 sendok adonan, ratakan sambil diputar, 2-3 menit, angkat.

Bahan isi :
4 lbr Smoked beef, potong kecil 2 x 2 cm
100 gr keju cheddar parut / mozarella / SCC/Mayonaise
4 btr telur rebus, potong kecil
1 butir telur, kocok lepas
250 gr tepung panir
½ kg minyak goreng

Cara membuat :
– Bentangkan crepes, isi dengan potongan smoked beef, potongan telur rebus, sedikit keju parut, lipat spt amplop. Sisihkan
– Lakukan hingga crepes habis.
– Celupkan crepes isi ke dalam telur kocok, gulingkan dalam tepung panir.
– Masukkan kedalam lemari pendingin kira-kira 1 jam.
– Goreng hingga kuning.
– Sajikan dengan saus pedas, atau cabe rawit.

Oxtail Soup a la Borobudur

Oxtail Soup a la Borobudur

Siapa yang ga doyan buntut? Ayo lempar ke mari aja, gue bersedia menampung..:-)
Selain Buntut Kuah Oregano, ini salah satu cara mengolah buntut favorit gue. Dijadiin sup buntut goreng.

Hubby doyan bangeettt. Seneng deh liat hubby makan dengan lahapnya.

Liat judulnya sih, mungkin maksudnya ala Hotel Borobudur yaaa..? Secara terkenal banget gituuuuh..
Cuma mungkin terbentur masalah hak cipta, royalty, dll… jadilah ditulis Borobudur aja :-)

Sup Buntut a la Borobudur
Source : Buku ‘a la Café’ dari Primarasa

Bahan :
750 gr buntut sapi, potong sesuai ruasnya
1 sdt garam
2.000 ml air
2 cm jahe, memarkan
1 sdm minyak goreng, untuk menumis
250 gr kentang, kupas, belah-belah
200 gr wortel, kupas, potong 2 cm
1 buah tomat, belah jadi 4-8 bagian
3 batang daun bawang, iris 2 cm
2 batang seledri, iris 2 cm
1 sdt bawang goreng
Minyak untuk menggoreng

Olesan :
½ sdm kecap manis
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
¼ sdt pala bubuk

Bumbu halus :
½ sdt garam
6 butir bawang merah
2 siung bawang putih

Cara :

Rebus buntut dalam air hingga terendam. Setelah mendidih dan daging buntut kaku, kecilkan apinya, masukkan jahe, dan garam lalu tutup panci. Masak terus sampai buntut lunak, dan kaldu berminyak, angkat (gue pake presto, skitar 25 menit../Anne).

Keluarkan buntut dari kaldunya, sisihkan. Saring kaldu, ukur sebanyak ± 1.500 ml, bila kurang, tambahkan air panas secukupnya. Campur bahan olesan menjadi satu kemudian olesi buntut dengan bahan olesan, taruh dalam wadah, sisihkan.

Panaskan 1 sdm minyak goreng dalam wajan, tumis bumbu halus sampai harum, masukkan ke dalam panci berisi kaldu. Jerangkan diatas api, didihkan, masukkan kentang dan wortel. Masak terus hingga bahan matang, masukkan tomat, daun bawang, dan seledri.

Panaskan minyak goreng dalam wajan, masukkan buntut ke dalam minyak panas, goreng sampai agak kering dan kecoklatan, angkat, tiriskan.

Penyajian : taruh buntut goreng dalam piring saji. Dalam mangkuk terpisah, tuang sup, taburi bawang goreng. Hidangkan selagi buntut dan kaldu masih panas.

Untuk 4 porsi.

Daging Empal Suwir

Daging Empal Suwir

Wow..gue bersyukur banget nyobain resep ini. Rasanya..mamamia lezatos.. Ga nyesel banget..

Disini daging-dagingnya ga gue suwir hingga putus.

Bikinnya gampanggg..tapi hasil akhirnya..wow..:-)

Daging Empal Suwir
Source : www.sedapsekejap.com

Bahan :
500 gram daging has dalam, potong ikuti serat
2 lembar daun salam
3 sendok makan minyak goreng
Bawang goreng untuk menyajikan
300 ml santan dari 1/2 butir kelapa
500 ml air
1 1/2 sendok makan gula merah

Bumbu halus:
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1/4 sendok teh jintan
3 butir kemiri
3/4 sendok teh merica
2 sendok teh ketumbar
2 3/4 sendok teh garam

Cara membuat :
1. Rebus daging, bumbu halus, air, dan daun salam sampai air mengering.
2. Memarkan daging. Masukkan lagi ke dalam panci. Tambahkan santan dan gula merah. Rebus sampai empuk.
3. Suwir-suwir daging lalu masukkan santan dan minyak goreng. Masak sambil diaduk hingga daging kecokelatan.

Untuk 16 potong

Gangsa Iga

Gangsa Iga

Dah lama deh nyimpen iga kambing di freezer. Dulu sebagian sempet di grill, tapi karena bikinnya buru-buru jadi hasilnya kurang memuaskan. Sebenernya juga salah beli sih, pengennya iga sapi, tapi karena ga ada ya udah belinya iga kambing.

Hmm trus sisanya diapain lagi yaa..?Coba bikin ini deh. Gangsa Iga. Di resep sih perlunya iga sapi, tapi ya udah coba pake iga kambing deh..

Hasilnya..lumayan sih. Eksotis gitu rasanya..:-)



Gangsa Iga
Source : Majalah Santap Edisi 03/2003

Bahan :
Minyak untuk menggoreng
1 kg iga sapi berdaging, potong-potong 8 cm
3 lembar daun jeruk purut
2 cm lengkuas, memarkan
200 gr tomat merah yang ranum, kerat silang ujungnya, seduh air panas hingga merekah, kupas kulit tomat, belah 2 membujur, buang isinya, iris-iris kasar
250 ml air
2 sdm bawang merah goreng

Bumbu, haluskan :
20 butir bawang merah
4 siung bawang putih
5 buah cabai merah, buang bijinya
4 cm kunyit sangrai
2 sdm ketumbar sangrai
1 sdt jintan sangrai
1 sdt terasi matang
1 sdt garam
1 sdt merica

Cara :
– Panaskan wajan, tuang 5 sdm minyak, panaskan minyak. Tumis iga sapi diatas api besar sambil diaduk-aduk hingga iga berubah warna. Angkat, tiriskan, sisihkan.
– Panaskan kembali 3 sdm minyak bekas menggoreng iga, tumis bumbu halus, daun jeruk purut, dan lengkuas hingga harum.
– Masukkan tomat, aduk rata. Tambahkan iga goreng, aduk-aduk. Tuangi air. Tutup wajan, kecilkan api. Masak hingga iga empuk dan kuah meresap. Angkat, taburi bawang merah goreng. Sajikan hangat.

Quiche Lorraine

Western banget ya..ya namanya, ya rasanya. Trus sekarang kan dah dijual tuh kulit pie yang dah jadi, tinggal bikin toppingnya ajah. Gampang deh..:-)
Quiche Lorraine
Source : Buku ‘Kreatif Pastry Lengkap & Lezat’ dari Sedap Sekejap

Kulit Pie :

Bahan :
150 gr margarine
250 gr tepung terigu
¼ sdt garam
1 kuning telur
1 sdm air es

Isi :

Bahan :
3 butir telur
225 ml krim
75 ml susu cair
1 ½ sdm mentega
¾ sdt garam
¼ sdt merica bubuk
¼ sdt pala bubuk
1 buah sosis, dipotong-potong
2 lembar beef bacon, dipotong-potong (untuk taburan)

Cara membuat :
Kulit pai : campur seluruh bahan jadi satu. Istirahatkan sambil dibungkus plastik selama 15 menit. Cetak adonan pie di cetakan pai bulat diameter 7 cm. Oven sampai matang.
Aduk bahan isi. Tuang ke dalam mangkuk pai.
Taburkan beberapa iris beef bacon.
Oven sampai matang.

Untuk : 12 buah.

Note : Krim bisa diganti jadi susu cair.

Trus iseng deh gue, sisa isi gue masukin ke mangkuk kaca tahan panas, ikut dioven. Jadinya begini..:-)