Crunchy Raspberry Philadelphia Semifreddo

Crunchy Raspberry Philadelphia Semifreddo

Bgini deh kalo lagi iseng. Secara suka banget dengan semifreddo (dulu kita menang di Homemade Food Fiesta juga karena semifreddo :-) ).

Trus bikin lagi deh dirumah. Tapii dengan bahan seadanya hehe. Buah-buahan lagi kosong, adanya cuma jeruk doang. Trus untuk cookies yang dimemarkan kasar itu, variasinya bisa lebaarr sekali. Bisa ting-ting kacang (mnurut gue ini yang paling asyik), Oreo, wafer, dll. Tergantung selera deh. Saking ‘maksanya’, disini gue pake cornflake yang dihancurkan hehehe.

Oya, judul aslinya pake raspberry karena pake buah raspberry untuk garnish-nya. Trus Philadelphia? Hmm setau gue itu salah satu merk keju hehehe. Pesen sponsor kali yaaa heehehe..trus karena ketika bikin blom nyimpen batang vanili (sekarang punya doong horreeee..), gue pake ekstrak vanilli yang dimasukkan setelah madu.

Oya, resep ini tentu bisa dimodif, menjadi Avocado Semifreddo, misalnya. Seperti yang kami lakukan di HMFF. Avocado bukan hanya sebagai garnish, tetapi dihaluskan dan dicampur dengan keju dkk. Jadilah semifreddo rasa alpukat. Uennnaakkk tenan..ga bo’ong deh:-)

Trus trus..hmm sebaiknya bikinnya di gelas ato mangkuk kecil aja yaa..biar makannya ga banyak-banyak, takut ga berasa saking enaknya, eehh tau-tau dah gendut ajah, kayak gue hehehehe..

Crunchy Raspberry Philadelphia Semifreddo
Source : Odilia Winneke – detikfood

Penampilannya memang mirip ice cream. Namun rasanya lebih enak dari es krim bahkan dessert yang tak mudah lumer ini sangat istimewa. Lapisan biskuit memberi tekstur yang keras renyah, sangat serasi dengan adonan keju yang lembut membelai lidah.”

Bahan:
6 kuning telur ayam
100 g madu, panaskan
1 batang vanili
300 g keju mascarpone
500 g whipped cream
100 g gula pasir
100 g cookies, memarkan kasar

Cara membuat:
· Kocok kuning telur hingga kental.
· Tambahkan madu panas sedikit-sedikit sambil kocok hingga rata.
· Masukkan keju dan whipped cream, aduk rata.
· Tambahkan gula, aduk rata.
· Tuang ke dalam cetakan atau wadah sesuai selera. Buat berlapis dengan cookies yang dimemarkan.
· Simpan dalam freezer selama minimal 3 jam.
· Hias sesuai selera. Sajikan dingin.

Chocolate Truffle Cake

Chocolate Truffle Cake


Setelah lama ga kumpul-kumpul, bulan lalu kami kumpul-kumpul lagi, di Hang Lekir. Ga rame sih, cuma berenam. Mba Emma sang tuan rumah dan sang guru, Mba Dona, Bunda Tuti, Mba Rurry, Vitri dan gue.

Kita bikin macem-macem. Chocolate Truffle Cake, Silk Cake, Green Tea Layer Cake, dll.

Masing-masing mengerjakan kuenya masing-masing hehe bahasanya aneh ya?


Sekarang gue mo laporan Chocolate Truffle Cake aja dulu.

Ini bikinan gue, yang polkadot. Sebelumnya pengen bikin motif yang lebih rame, kembang-kembang, ato semacam parsley begitu. Tapi kok yah akhirnya bikin yang simple juga hehehe..

Gimana caranya? Oyaa..motif digambarin di mika-nya, menggunakan coklat putih leleh. Bekukan sebentar, kemudian dilapis dengan coklat (berwarna coklat) leleh. Setelah agak mengeras baru deh mika dibentuk melingkar dan dimasukin sponge cake / truffle cream.

Cake ini bisa dibikin diameter kecil dengan menggunakan mika, ato jadi satu cake besar.
Untuk hasil terbaik, tentu gunakanlah bahan-bahan terbaik sesuai kemampuan. Coklat sebaiknya menggunakan couverture..hmm enaakk:-)


Chocolate Truffle Cake
Source : Mba Emma

Bahan:
Sponge cake diameter 18 (tinggi 3-4cm)/10 ptg diameter 8-tinggi 1 cm
Truffle cream
Coklat bubuk
Coklat hiasan

Truffle Cream:
50 ml air
50 g (3 sdm)glucose
2 lembar gelatine lembaran
300 g dark chocolate, lelehkan
600 g whipped cream

Cara membuat :
1. Rendam gelatin diair dingin hingga lunak, peras dan buang airnya.
2. Didihkan 50 ml air, masukan gelatin dan glucose, aduk rata hingga glucose dan gelatin larut.
3. Masukan cairan glucose + gelatin ke dalam coklat leleh, aduk rata hingga licin (bisa menggunakan balon whisk)
4. Campurkan adonan coklat tadi dengan whip cream aduk hingga semuanya tercampur rata.
5. Siapkan ring dilapisi plastik mika/plastik, letakan sponge cake ke dalam ring tersebut, tuang truffle cream, bekukan dalam freezer (bisa juga dibuat berlapis-lapis sesuai selera…-Anne).
6. hiasi permukaannya dengan coklat bubuk dan hiasan coklat.

Hot Mocha Rum Shouffle

Hot Mocha Rum Shouffle

Gud morning eperibodih..senang sekalii bisa ngeblog lagee hehe..

Ditinggal selama seminggu untuk liburan ke Singapore dan Kuala Lumpur, bersama Mba Dona dan Jeng Nana, tentu bersama keluarga masing-masing.

Oooo baru tauuuu, ternyata beraattt ya liburan seminggu dengan anak 1 tahun 8 bulan, yang sedang lincah-lincahnya, sibuk lari kesana-kemari, ga mau dipegangin..tanpa membawa babysitter. Ampe sakit pinggang hahaha..maklum deh, emang gue bermasalah dengan tulang punggung. Duh duh..tapi jadi berkesan sekali. Hehehehe ..

Laporan liburan menyusul yaaa…:-)

Maap untuk Yenny n temen2 di S’pore yang ga sempet gue samperin..maap yaaa..maybe next visit yaa..

Naaah mo laporan ini dulu deehhh..

Nyobain bikin shouffle, tapi karena diameter cup dibagian atas lebih besar dibanding tengah/bawah, jadi ga gue penuhin, takut luber kmana-mana. Shouffle yang gue sering liat biasanya permukaannya rata, ga merekah seperti shouffle yang ini. Tapi kalo ngeliat photo di bukunya, emang bgini sih, tapi yaa ga terlalu merekah gitu.

Nah untuk antisipasi luberannya, cup gue beri dinding dari kertas roti. Prosedur yang biasanya dilakukan kalo membuat shouffle.

Buat gue, hasilnya terlalu pahit, kurang manis:-)

Hot Mocha Rum Souffles
Source : ‘Desserts, 500 Delicious Recipes’ Book, edited by Ann Kay

These light-as-air individual souffles, flavoured with cocoa and coffee, are ideal for serving after a fairly substantial main course.’

Serves 6

25g / 2 tbsp unsalted butter, melted
65g / 9 tbsp cocoa powder (unsweetened)
75g / 6 tbsp caster (superfine) sugar
60ml / 4 tbsp made-up strong black coffee
30ml / 2 tbsp dark rum
6 egg whites
Icing (confectioners’) sugar, for dusting

1. Preheat the oven to 190°C / 375°F. Grease six 250ml/1 cup souffle dishes with melted butter.
2. Mix 15ml/1 tbsp of the cocoa with 15ml/1 tbsp of the caster sugar in a bowl. Sprinkle the mixture into each of the dishes in turn, rotating them so that they are evenly coated.


3. Mix the remaining cocoa with the coffee and rum in a medium bowl.
4. Whisk the egg whites in a clean, grease-free bowl until they form firm peaks. Whisk in the remaining sugar. Stir a generous spoonful of the egg whites into the cocoa mixture to lighten it, then fold in the remaining whites.
5. Spoon the mixture into the prepared dishes, smoothing the tops. Place on a hot baking sheet, and bake for 12-15 minutes or until well risen. Serve immediately, dusted with icing sugar.

Cook’s Tip.
You can use either a hand or an electric version to beat the egg whites, but take care not to overbeat with the electric beaters. The whites should stand in soft peaks, with the tips gently flopping over. Overbeaten eggs will look dry.

Spiegeleikuchen

Spiegeleikuchen

Menu hari ini, langsung ke dessert. Hmmm pertama kali liat photonya di Kedai Hamburg-nya Mba Retno, langsung ngeces..ngiler abis. Eh kebetulan pula nyimpen satu kaleng besar buah aprikot kalengan.

Rasanya asem-asem seger, gitu..kalo ga mau yang asem, mungkin bisa diganti dengan buah yang lebih manis seperti peach ngkali yaa..kalo yang ini kata gue, bukan kata Mba Retno hehehe.. buat yang seneng manis, pasti rasanya menjadi semakin mantafff..

Photo step by step pembuatan kue ini bisa diliat disini yaaa.. dibawah gue sertakan juga sedikit komen dari Mba Retno:-)

Oya,kelupaan,resepnya aku modif sedikit..supaya waktu memanggang lapisan 2 menjadi lebih cepat, gue tambahin telur kocok satu butir diadonannya. Eh hehehe belakangan baru tau kl ternyata vanille puddingpulver itu artinya semacam agar-agar gitu..nah sementara gue mengartikan bebas sebagai vanilli bubuk hahaha pantes, lama kerasnya. Gitu deh, jd kalo pake vanille puddingpulver beneran, ga akan perlu tambahan telur lagee hehehe..maklum deh, sok tau gue kumat lageeeeee…

Mba Retno, aku contek resepnya yaaa..makasi banyak Mba..:-)


“Spiegeleikuchen ini kalo diterjemahkan ke bhs. Indonesia jadinya Kue Ceplok telur. Memang setelah di tata buah Aprikose atau Apricot, tampilannya seperti ceplok telor. Sempat belajar kue jerman ini sama Mbak Yulis Huepper sewaktu masih di München. Bikinnya memang rada ribet sedikit, tapi nggak ada salahnya dicoba, jadinya lumayan agak banyak.”


Spiegeleikuchen
Source : Mba Retno


Bahan:

5 butir telur
250 g butter
250 g gula pasir
250 g tepung terigu
1 bks backpulver/baking powder
500 ml susu cair
1 bks Vanille puddingpulver
500 g atau 600 g schmand/sour cream
2 bks Tortenguss atau agar-agar
1 kaleng besar Aprikose (airnya dipisahkan 250 ml)
250 ml apfelsaft/juice apple

Cara:

Lapisan 1 (bolu): kocok 5 butir telur dan gula pasir dengan mixer kecepatan tinggi selama kira-kira 10 menit. Kemudian masukkan butter, kocok lagi setelah itu tambahkan tepung terigu dan backpulver, aduk rata. Masukkan adonan dalam loyang ukuran 28×40 cm. Panggang dalam oven suhu 200°C selama lebih kurang 15-20 menit. Sementara bolu di panggang buat lapisan 2 (putih).

Lapisan 2 (putih): 1 bungkus vanille puddingpulver campur dengan 2 sdm gula pasir, kemudian masukkan susu sedikit demi sedikit sampai tercampur rata. Masak sampai kental dan mendidih. Angkat, campur dengan schmand/sour cream sambil di aduk rata. Siram adonan ini di atas permukaan bolu (lapisan 1), kemudian panggang lagi dalam oven sekitar 15 menit. Tunggu sampai kue dingin, baru tata buah Aprikose diatas lapisan putih.

Lapisan 3 (bening): campur Tortenguss atau bisa diganti agar-agar dengan sisa air Aprikose (250 ml) dan 250 ml apfelsaft/juice Apple. Masak sampai kental dan mendidih. Siram di atas buah aprikose.

Green Tea Layer Cake

Green Tea Layer Cake

Ini dia hasil modifikasi sesukanya. Secara happy banget dengan Brownies Kukus a la Teh Uceu ato Bunda Tyas. Bikinnya ga susah, ekonomis dan hasilnya menggembirakan.

Nah bosen kan dengan coklat, kali ini gue bikin pake matcha alias green tea bubuk.
Gue pake resep Teh Uceu, dibawah ini, dengan sedikit modifikasi.


Brownies Kukus a la Teh Uceu
Source : Teh Uceu

Bahan :
1. Telur 8 butir
Gula Pasir 350 gr
TBM 1 sdm

2. Terigu 200 gr (ditambah menjadi 270 gr)
Coklat bubuk Van Houten 90 gr (dihilangkan, diganti dgn 20 gr matcha)
Susu kental manis 1/2 klg (pake susu kental manis putih yaa)

3. Air 200 cc

4. Minyak 250 cc

5. Coklat meises/DCC (untuk taburan) (ga pake)

Cara Membuat :
1. Kocok telur, gula pasir dan TBM sampai putih mengembang.
2. Masukkan terigu, coklat bubuk dan susu kental manis.
3. Matikan mixer, kemudian tambahkan air dan minyak kedalam adonan.
4. Siapkan loyang ukuran 22 cm yang telah dialasi kertas roti.
5. Masukkan ½ bagian adonan kedalam loyang dan kukus selama 15 menit.
6. Taburi dengan coklat meises/DCC.
7. Kemudian isi dengan ½ bagian sisa adonan. Dikukus lagi selama 25 s/d 30 menit.Setelah matang keluarkan brownies dari loyang dan dinginkan.

Cara membuat sama. Setelah jadi, dipotong membujur menjadi 3 lapis. Kemudian diberi filling. Tadinya sih maunya dikasi matcha mousse a la Nordjlus, tapi aduh lagi males ribet neh. Bikin yang gampang ajah. Gue bikin vla matcha ajah. Hehehe. Dengan resep vla yang biasa gue pake. Tinggal ditambahin matcha skitar 1 sendok teh, ato sesuai selera.


Setelah jadi, hmmm enak siihh, tapi rasanya kurang ‘wah’ gitu. Kayaknya kalo mo bikin lage, harus pake filling matcha mousse nih. Biar mantafff:-)

Green Tea Peach Roll Cake

Green Tea Peach Roll Cake


Dah nyetok green tea bubuk dari kapan tau, tapi baru kesampean sekarang untuk dikaryakan. Susah juga ya nyari green tea bubuk itu. Ga semua toko bahan kue punya loh.

Pertama kali nyari, gue ke supermarket Papaya, yang khusus menjual produk Jepang di seputaran Melawai, Blok M. Alamak, harganya ga kuat nek. Skitar Rp 65 ribu hanya untuk 20 gr green tea bubuk alias matcha. Keliatannya memang good quality punya, tapi hmmm ntar dulu deh.

Jalan-jalan ke toko Rossy di Jl. Kaji, Hasyim Ashari, wah ini baru cocok dikantong..Rp 37 ribu untuk 50 gr. Samber deh:-)

Awalnya sih mo bikin Matcha Mousse a la Nordjlus. Tapii trus berubah pikiran. Gara-gara mba Yani – asisten di rumah- ulang tahun, bikin kue ahh. Bikin Green Tea Layer Cake. Ini asli modifikasi dari Brownies Kukus a la Teh Uceu. Laporan menyusul yaa…:-)

Nah masih banyak nih sisa matcha-nya. Akhirnya dibikin ini deh. Filling gue modif dikit. Gue tambahin cream cheese Philly skitar 60 gr (eh ternyata kurang berasa, mungkin sebaiknya ditambahin sekitar 80 gr kali ya). Cream cheese-nya ikut dikocok bersama mentega tawar.

Bgitu deh. Yaa beda tipis lah ama Bread Talk hahahaha…*peaceeee..wink wink*


Green Tea Peach Roll Cake
Source : Majalah Sedap edisi 7/ Juli 2007

Bahan cake :
8 kuning telur
4 putih telur
120 gr gula pasir
60 gr tepung terigu protein sedang
15 gr green tea bubuk
10 gr susu bubuk
10 gr tepung maizena
75 gr margarin, lelehkan
1/8 sendok teh pewarna hijau
1 sendok makan susu cair

Bahan isi :
75 gr mentega tawar
75 gr white cooking chocolate, lelehkan
75 gr peach kaleng, potong-potong

Cara membuat :
1. Cake : letakkan wadah berisi telur dan gula pasir di atas panci berisi air panas. Kocok telur sambil diuapi sampai mengembang. Angkat.
2. Tambahkan tepung terigu, green tea bubuk, susu bubuk, dan tepung maizena sambil diayak dan diaduk rata.
3. Masukkan margarin leleh, pewarna hijau tua, dan susu cair sambil diaduk perlahan.
4. Tuang diloyang 26x26x3 cm yang dioles margarin dan dilapis kertas roti. Oven 20 menit dengan suhu 190 °C.
5. Isi : kocok mentega tawar sampai lembut. Tambahkan white cooking chocolate leleh. Kocok rata. Oles di cake. Tata peach. Gulung dan padatkan.

Fondant Cupcake

Fondant Cupcake


Ada sisa fondant nih, sisa dari cake untuk Oni itu:-) Gue jadiin dekor cupcake ajah, seperti ini.

Kalo mau lebih cepat, pinggirannya bisa dibuat dari sprinkle yang disusun rapi. Kan ada macem-macem tuh motifnya, ada hati, daun, badut, ikan, dan lain-lain. Ini contoh sprinkle berbentuk hati berwarna merah, pink dan putih.


Lumayan ya daripada ga didekor samsek;-)

Cake for Oni

Cake for Oni (nan gagal..)

Mo cerita dikit ahh. Bulan lalu gue kopdar dengan Oni dan Dita. Oni yang berdomisili di Chicago lagi liburan n pulkam bersama keluarganya selama skitar 3 bulan di Jakarta. Trus kita ketemuan deh:-)

Kbetulan hari itu Oni ultah. Gue bikinin cake ultah. Niatnya sih mo bikinin cake 2 tingkat, dengan dekor fondant, yang udah lamaaaa gue idam-idamkan untuk membuatnya hehehe. Tapi ternyataaa hehe gede di semangat doang..energi ga cukup hehehe (ditambah gangguan-gangguan dari krucil Jasmine). Akhirnya dibikin ga bertingkat. Yaaahh gagal deh membuat dekor idaman itu.

Trus hiks…dekor yang ini juga gagal,karena ga sesuai konsep jadi akhirnya main tambal sana-sini hehehe..fondant yang dah kering sebagian, tetep gue bentuk, jd banyak yang retak-retak. Maklum deh, dah malam jadi dah pegel ngulenin fondant. Maap ya Ni, cake-nya malu-maluin.

Tadinya dah mo batal bawa nih kue ke Oni. Tapi dipaksa bawa ama Oni..ya sutralah,mana pinggiran bawahnya ga gua tutup ama fondant lagi. Bikin tali dari fondant putus melulu (yaa secara fondantnya dah mule kering gituh)..akhirnya bgitu deh. Hehe..pagi-pagi gue liat, loh kok makin keliatan tuh ‘jeroan’nya hahaha..duuhh maap ya Ni..cake dari gue ancuuuuurrrrrrrrrrrrr…gue desperado, hiks..

Trus ketika Oni ngirimin photo ini, wow..gue takjub juga, cake gue terlihat jauhhh lebih cakep dari aslinya. Oni, dikau memang fotografer handal, mampu menutupi ancurnya cake bikinan-ku:-)

Walo ancur, tapi cake-nya enakk dongg hehe ya ga Ni, Dit? Syukur banget deh, sedih bisa terlupakan sementara hahaha.

Untuk cakenya, secara lagi bosen bin eneq ama coklat, gue bikin Orange Cake ajah. Hmmm enakkk, segeerr..mau lagi dan lagi..:-)

Gue modif sedikit resepnya, filling gue ganti dengan vla orange, ditambah jeruk mandarin kalengan yang disusun diatasnya. Pake resep vla kue sus, yang gue kasi konsentrat orange (Nutrisari hehehe). Lumayan-lah.

Trus gue pake resep Orange Cake dari Mba Ita Kustina. Mba Ita, makasi banyak untuk resepnya yaaa..uenaakkkk sekaliii..;-)

Anyway, senang sekali bisa kumpul dengan teman-teman baru sesama foodblogger. 2 hari yang lalu kita dah ngumpul lagi. Makasi Oni, Dita..mudah-mudahan kita bisa berteman selamanya yaa..:-) Really nice to know both of you..:-)

Orange Cake
Source : Mbak Ita Kustina

Bahan :
375 gram mentega
2 Cup Gula halus
1 cup air jeruk sunkist (atau 1/4 cup orange consentrate + 1/4 cup air)
2 Cup Tepung terigu + 1 sendok teh Baking powder ayak
1 Cup almond bubuk
14 kuning telur
4 putih telur (atau kalau mau kurangi kolesterol 6 telur utuh), kocok lepas

Caranya :
· Jerang di atas api, mentega, gula dan air jeruk sampai mentega leleh, kemudian dinginkan ..
· Taruh tepung dan almond dalam baskom agak besar, lubangi tengahnya.
· Tuang campuran mentega dalam tepung, aduk dengan whisk perlahan sampai rata, usahakan ngaduknya searah supaya tepungnya gak meringkil meringkil.
· Masukan telur, aduk rata.
· Masukan dalam 3 loyang tipis ukuran 24 cm.
· Bakar sampai matang .

Filing :

50 gram maizena
50 gram gula
300 gram air
25 gram consentrate orange
1 sendok mentega leleh

Cara:

Campur maizena, gula, dan air, jerang sampai mengental. Masukan consentrate orange dan mentega, aduk sampai licin.

Penyelesain :
· Tumpuk kue dengan dilapis filing
· Garnis dengan buah-buah seger .

Cake Durian Kukus a la Lia

Cake Durian Kukus a la Lia

Cake yang lumayan heboh dibahas di milis-milis kuliner yang gue ikuti hehehe. Bikin penasaran deh. Apalagi gue n hubby doyan banget ma durian.
Nah, katanya banyak yang hasilnya bantat. Punya gue ga bantat-bantat banget siiyy (dikukus), tapi ga tau juga tuh apa ini termasuk gagal apa ngga. Soale katanya cottony banget, dan lembuut. Andai Mba Lia menerima pesenan delivery (kalo ga salah beliau tinggal di Surabaya), pasti sudah kupesan untuk menutupi rasa penasaranku akan hasil jadinya hihihi.
Yang penting rasanya uenakkkk..!
Makasi Mba Lia..
Oya, supaya lebih jelas, gue sertakan juga penjelasan dari Mba Lia tentang cake ini, dibawah ini.
Silakan dicontek resepnya..ga rugi deh:-)

CAKE DURIAN KUKUS
Source : Mba Lia

Bahan:
125 gr daging durian
1 sdt vanilla essence
150 gr tepung terigu
175 gr gula pasir (kalo ada jenis castor)
300 gr (5 butir) telur
1.5 sdt cake emulsifier
75 ml fresh milk
75 gr margarin + 60 gr butter

20x20x5 cm baking pan, oles margarin, lapisi kertas roti

Cara:
Panasin susu, margarin dan butter dengan api kecil hingga leleh dan hampir mendidih, matikan api.
Masukin durian dan tepung terigu, aduk rata hingga halus, sisihkan.Kocok telur, emulsifier dan gula hingga pucat dan kental.

Sendokkan 2 sendok kayu ke adonan durian, aduk dengan spatula hingga rata.Tambahkan adonan telur secara bertahap sambil diaduk rata di setiap tambahan sehingga semua adonan bercampur rata.

Tuang ke loyang yang udah disiapin, masukin kukusan yang udah mendidih, atur api ke medium, kukus 30 menit.Angkat dan dinginkan, keluarkan dari loyang, potong2 & sajikan.

Note:
Bisa disajikan dengan saus coklat, tapi gue prefer gak pake pendamping apa2 biar lebih brasa duriannya.Selain dikukus bisa juga dioven, paling bagus dioven dengan cara ditim (steam bake / au bain marie) untuk mempertahankan tekstur halusnya.

Kue ini hasil cemplung2 hari minggu kemaren untuk Abah yang doyan durian banget (sapa sih yang enggak :P). Bahkan Mas Ali yang gak terlalu doyan cake, sebelum barngkat kerja kemaren motong nyaris sepertiga bagian untuk dibontot huahahaha…

Aku mengkombinasikan teknik taiwanese style dan sponge cake biasa. Hasilnya, kue ini sangat lembut dan halus seperti halnya cake taiwan yang cottony.

Rasanya? Tentu ajah durian banget gituh loh…!

Bikinnya udah larut malem untuk dimakan senin pagi. Karna bikinnya sambil setengah ngantuk, adonannya aku kukus ajah biar cepet mateng.
Kalo pengen, cake ini juga bisa dioven. Kalo mau rada repot dikit, dioven dengan cara ditim (steam bake / au bain marie) akan memberi hasil yang lebih bagus lagi.

Lia
http://dapurgue.blogspot.com/

Meringue Cake

Meringue Cake

Ngedekor cake cara cepat, salah satunya ya dengan cara ini. Menggunakan meringue. Resep meringue yang biasa gue pake, 2 putih telur dengan 125 gr gula halus. Boleh ditambah sedikit cream of tartar. Caranya : kocok putih telur dengan kecepatan rendah/sedang. Setelah mengembang dan soft peak, masukkan gula halus sedikit demi sedikit (juga cream of tartar). Naikkan kecepatan mixer ke tinggi. Setelah gula habis, pindahkan mangkuk berisi putih telur dan gula ke atas mangkuk yang berisi air panas. Kocok terus selama 10-15 menit. Meringue siap digunakan.

Nah, lapisi cake dengan meringue. Ratakan ato bentuk dengan spuit. Bakar dengan blow torch hingga berubah warna, menjadi coklat gosong seperti terlihat di photo. Hias dengan buah ato sesuai selera.Oya, untuk cake bulat ukuran diameter 22 cm, gue menggunakan 3 putih telur. Bisa diitung deh berapa gram gula halus yang digunakan :-) Untuk cupcake juga bisaa. Meringue dibentuk swirl dengan spuit Wilton 1M. Trus di blow torch deh. Kalo mau yang berwarna, ya tinggal dikasi warna aja meringue-nya. Trus dikasi sprinkle ato hiasan sesuai selera diatasnya. Gampang kan..?