Sweet Chilli Crab

Sweet Chilli Crab

Senengg banget ketika nemu buku ini di Toko Gunung Agung (TGA) di Senayan City. Isinya resep-resep dari hotel berbintang di Asia Pacific..wow..mulai dari appetisers, soups, salads, main courses, desserts, hingga spa cuisine.

Resep dari banyaaak hotel, diantaranya Hotel Hilton Beijing, The Dharmawangsa Jakarta, Shangri-La Jakarta, Grand Hyatt Seoul, Hilton Singapore, JW Marriot Hotel Bangkok, hingga The Ritz-Carlton Hong Kong, dll.

Dengan sekitar 3 buah photo berwarna ditiap halaman. Dan takaran bahan disajikan dalam beberapa konversi, yaitu Metric, Imperial, dan American.Disini gue menggunakan yang Metric. Dan..edisi yang gue beli ini adalah stock terakhir disana. Tuh kan..laku keras nek..yang gue bawa pulang aja dah ga ada seal plastiknya..:-)

Bagi yang demen masak, menurut gue buku ini adalah ‘Must Have Item’.

Dan yang bikin gue makin seneng adalah harganya yang cuma…75 ribu rups saja. Ok kan..? Kayaknya ini udah harga diskon deh..masak sih buku sebagus ini cuma segitu harganya :-)

Kembali ke menu hari ini. Yang satu ini, cukup istimewa. Kepiting gue ganti dengan rajungan. Bumbu ga njelimet, dan yang paling bikin gue seneng kalo dapet resep berikut waktu memasak yang detail, seperti ini. Asyik kann..?

Liat aja, Jasmine ikutan seneng. Ampe gangguin terus waktu Mama-nya motret. Nongol deh tuh tangannya secara ga disengaja hihihi..it’s ok, baby..I love you..:-)

Sweet Chilli Crab (Kepiting Bumbu Roedjak)
Source : Hotel Tugu Malang (‘Hotels a la Carte-Asia Pacific’ Book, Archipelago Press)

Serves 1-2

Ingredients

Crabs 600 g
Shallots 6
Garlic 5 cloves
Red chillies 10
Candle nuts 5
Ginger measuring 5 cm
Lemon grass 2 stalks
Cooking oil 4 tbsp
Thick coconut milk 250 ml
Sugar to taste
Salt to taste
Pepper to taste

Preparation

Cut the crabs and smash the shells. Set the top shell aside for garnishing. Process the shallots, garlic, red chillies and candle nuts until smooth.

Heat the oil in a frying pan, then fry the paste for about 5 minutes over high heat. Add the ginger and 1 stalk of lemon grass and continue frying for about 5 minutes.
Add the crabs and top shells, and continue frying for another 5 minutes. Add the coconut milk, sugar, salt and pepper. Lower the heat to medium and simmer for 15 to 20 minutes, then remove from the heat.
Arrange the crabs on a plate, pour the sauce over, then cover with the top shell. Garnish with the remaining stalk of lemon grass to serve.

Tapas Prawns

Tapas Prawns

Dedicated to my cyberfriend, Dayana di Banda Aceh. Day, coba juga yang ini. Nggampang, ga kalah gampang dibanding Garlic Chilli Prawns, tapi soal rasa, juga ga kalah lezatos. Oya, supaya lebih berasa gurih, bumbu-bumbu gue banyakin hingga 2 kali lipatnya..nyemm..nyemm..:-)

Enak banget ya, tinggal di dekat pantai dengan ikan, udang, kerang, dll yang berlimpah. Pencemaran logam berat tentu ga separah Teluk Jakarta, am I right?

Trus, sebelum ada yang nanya nih, tapas itu setau gue adalah makanan ringan a la Mexico. Maklum, kurang familiar. Bener ga ya, Oni?

Tapi, di gue, berubah menjadi main course hehehe..

Tapas Prawns
Source : ‘Best Ever 500 Recipes’ book by Martha Day

‘These succulent prawns are simply irresistible as part of a tapas.’

Serves 4

30ml / 2 tbsp olive oil
4 garlic cloves, finely chopped
900g/2 lb raw Mediteranean prawns (large shrimp), peeled
40g/1 ½ 0z/3 tbsp butter
15ml/1 tbsp orange juice
Chopped fresh parley, to garnish

Heat the oil in a frying pan. Add the garlic cloves and cook for 1-2 minutes. Add the prawns and cook, turning gently, for 2 minutes. Stir in the butter and orange juice and cook until the prawns have changed colour. Sprinkle with chopped parsley.

Baronang Bakar Dabu-dabu

Baronang Bakar Dabu-dabu

Wow..siang-siang disaat diriku laper berat, trus makan ini..duh nikmeh banget. Ingin rasanya terbang ke Menado untuk menikmati makanan ini langsung dari sumbernya. Deket-deket Bunaken gitu deh. Aww sayang ticketnya mahal hehehe..

Bener deh, enak dan sehat. Nyam nyam nyam..


Baronang Bakar Dabu-dabu
Source : Majalah Santap edisi 02 /Juli ‘03

‘Bumbu dabu-dabu membuat ikan bakar lebih istimewa. Anda juga bisa memakai ikan lain.’

Untuk 4 porsi

1 ekor ikan (500 g) baronang, bersihkan, beri keratan pada badannya
2 sdm air jeruk nipis
2 sdt garam

Dabu-dabu
50 g cabai merah keriting
6 butir bawang merah
3 cm jahe
1 sdm air jeruk nipis
2 sdt gula pasir
2 sdt garam
3 sdm minyak goreng panas

– Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit.
– Campur semua bahan dabu-dabu kecuali minyak, haluskan. Setelah itu baru campurkan minyaknya.
– Siapkan bara arang. Bakar ikan hingga setengah matang, lalu olesi dengan bumbu dabu-dabu dan bakar terus sambil sekali-sekali diolesi bumbu sampai bumbu habis.
– Setelah matang dan kecoklatan, sajikan dengan lalapan segar dan sambal dabu-dabu segar.

Info nutrisi (per porsi)
Energi : 237,5 kalori
Lemak : 11,4 g
Kolesterol : 87,5 mg
Serat : 0,2 g

Laksa Lemak

Laksa Lemak


Judulnya sih agak serem yaa, lemak gitu loh..tapi jangan anti dulu, santannya agak encer kok (btw emang maksudnya lemak dari santan gitu?) :-)

Laksa a la Singapura ini lumayan banget sebagai variasi sehari-hari. Isinya kumplit. Ada karbohidratnya, ada proteinnya, ada vitamin dari sayurannya, dll..bisa sebagai one dish meal.Let’s cook lah..!

Oya, karena doyan ebi, jumlahnya gue tambahin hingga dua lipatnya..wangi daun kemangi yang gue gunakan, dipadu dengan wangi ebi..menggugah selera !

Laksa Lemak
Source : Buku ‘Kaki Lima Singapura’ dari Primarasa

Bahan :
150 g bihun kering
8 buah bakso ikan
200 g udang
2 buah tahu @ 6×6 cm
2 sdm minyak goreng
2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
1.000 ml santan, dari ½ butir kelapa
2 sdt garam
1 sdt merica bubuk
150 g taoge, buang akarnya
2 sdm bawang goreng
Daun laksa/daun kesum

Bumbu halus :
10 butir bwang merah
2 siung bawang putih
2 cm kunyit
4 butir kemiri sangrai
2 buah cabai merah
1 sdm ebi bubuk
1 – 2 sdt terasi

Cara membuat :

Seduh bihun dengan air panas hingga lunak, tiriskan. Iris tipis bakso, sisihkan. Kupas udang, buang kulit dan kepalanya. Potong tahu masing-masing menjadi 6 bagian, sisihkan.
Panaskan minyak goreng dalam wajan/panci, tumis bumbu halus. Masukkan serai, aduk hingga berbau harum. Tuangi santan, timba-timba santan hingga mendidih.
Masukkan bakso iris, udang, dan tahu. Tambahkan garam dan merica, kecilkan apinya, teruskan memasak hinga seluruh bahan cukup matang, angkat.
Penyajian : bagi bihun dalam 4 mangkuk, tambahkan taoge dan siramkan kuah panas berikut isinya. Taburi bawang goring dan daun laksa sesuai selera. Hidangkan selagi panas.

Tips :
Daun laksa atau daun kesum adalah bumbu khas yang digunakan untuk hidangan laksa. Bila tidak ada, bisa menggunakan daun kemangi, tentu saja aromanya akan sedikit berbeda.

Garlic Chilli Prawns

Garlic Chilli Prawns

Nggampang banget. Dan enakk. Olive oil yang khas. Cucok banget dengan udang segar.
Gue pake udang jerbung ukuran agak besar.
Buat yang males lama-lama di dapur, resep ini bisa jadi andalan:-)

Garlic Chilli Prawns
Source : ‘Best Ever 500 Recipes’ Book by Martha Day

In Spain gambas al ajillo are traditionally cooked in small earthenware dishes, but a frying pan is just a suitable

60 ml/4 tbsp olive oil
2-3 garlic cloves, finely chopped
½ – 1 fresh red chilli, seeded and chopped
16 cooked Mediterranean prawns (large shrimp)
15 ml/1 tbsp chopped fresh parsley
Salt and ground black pepper
Lemon wedges and French bread, to serve

Heat the olive oil in a large frying pan over medium heat. Add the garlic and chilli and stir-fry for 1 minute, until the garlic begins to brown.
Add the prawns and stir-fry for 3-4 minutes, coating them well with the flavoured oil.
Add the parsley, remove from the heat and place four prawns in each of four warmed bowls. Spoon the flavoured oil over them. Serve with lemon wedges for squeezing and French bread to mop up the juices.

Serve 4

Sushi Course (Detikfood)

Sushi Course (Cooking with Style – Detikfood)


Menarik sekali tema Cooking with Style kali ini. Secara pengen banget bisa bikin sushi. Pengajar adalah Chef Mamoru Sano dari Edogin Restaurant, Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Chef Sano yang tinggal di Hiroshima ini sudah bekerja melanglang buana di Turkey, Tokyo, dan London. Kelas juga akhirnya menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Kebayang dong, Bahasa Inggris-nya orang Jepang..hehe..untung gue pernah punya boss orang Jepang, dan kita berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, jadi ya masih familiar lah dengan logatnya mereka :-)
Ada 4 jenis sushi yang diajarin, dan semuanya adalah fusion sushi, alias dah ga baku traditional sushi Jepang. Ada Caterpillar Sushi, Spicy Salmon Roll, Jungle Roll, dan Tiger Sushi. Trus dikit-dikit juga diajarin table manner a la Jepang.

Untuk sushi rice , yang biasa digunakan adalah Californian Rice atau Japanese Rice. Dengan takaran 1 cup air : 1 cup rice (maap deh yee, kalo bahasanya juga nyampur-nyampur..). Cara mencucinya juga spesial. Yaitu beras diputar-putar hingga 100 kali di dalam air, hingga airnya benar-benar clear. Jangan khawatir akan kehilangan gizinya, karena yang kita butuhkan adalah vitamin yang berada di dalam beras, bukan protein di luar beras. Bgitu kata Chef Sano.
Kemudian masak deh beras tsb, selama 20-30 menit.
Trus beras yang dah matang tadi diberi sushi vinegar.
Resep sushi vinegar : 200 cc vinegar, 100 gr gula, dan 50 gr garam. Campur hingga rata.

Vinegar (dalam ml) yang dimasukkan ke beras adalah sebanyak 15 % dari berat beras (dalam gr). Cara mencampurnya juga bukan dengan mengaduk, melainkan ‘memotong-motong’ (ato menyayat-nyayat kali ya lebih tepatnya..) beras dengan pisau.
Duh bingung nih bahasanya. Kalo pernah bikin shortcrust pada pie, ya seperti itu lah kira-kira cara mencampurnya. Diamkan 10 menit, dan keep it warm. Siap deh digunakan.

Sayang di kelas ini tidak dipraktekkan cara membuat sushi rice. Hanya penjelasan teori aja. Padahal menurut gue, ini termasuk yang paling ‘tricky’ dan perlu teknik khusus. Sayang banget yaa…:-(

Nah ini beberapa tips per-sushi-an.
– Sushi sebaiknya ber-rongga di bagian dalam dan tidak terlalu padat, supaya bisa ‘lumer’ dengan mudah dimulut.
– Sebelum memotong sushi, pisau harus dibasahi terlebih dahulu, supaya ga lengket.
– Begitu juga piring untuk menghidangkan sushi, sebaiknya dibasahi terlebih dahulu.
– Cara memotong sushi, up to you, mau serong, panjang, pendek, lurus, sesuai selera masing-masing.

Ini gue copy resep-resep dari kelas sushi ini, yang dah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dan dimuat di Detikfood.
Caterpillar Roll

Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Penampilan sushi yang satu ini memang memikat mata. Tentu saja rasanya tak seperti ulat bulu yang gatal tetapi justru sangat unik. Perpaduan unagi , alpukat, ikan tuna dan biji wijen membentuk sensasi rasa yang luar biasa. Tottemo oishii desu!
Bahan:
1 lembar yakinori (grilled seaweed)
100 g nasi sushi
20 g unagi, iris panjang
1 sdt saus unagi
20 g alpukat, iris tipis melebar
20 g daging ikan tuna, iris tipis melebar

Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)
Wasabi

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Taruh irisan unagi dan saus unagi di bagian tengahnya.
· Gulung sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Susun irisan tuna dan alpukat berselang-seling di permukaan gulungan sambil tekan-tekan dengan makishu hingga menempel.
· Potong melintang menjadi 6 bagian.
· Sajikan segera dengan pelengkapnya.
Untuk 6 potong (dev/Odi)
Spicy Salmon Roll

Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Sushi yang satu ini mengadaptasi bumbu cabai khas Korea. Rasa pedas gurih menyatu dengan salmon yang lembut dan sayuran segar yang renyah. Tentu saja rasanya sangat enak, cocok dengan lidah penyuka rasa pedas menantang.
Bahan:
1 lembar yakinori
100 g nasi sushi
20 g daging salmon segar, potong kecil
1 sdt Korean Spicy Sauce
20 g mentimun hijau, iris panjang tipis
20 g lettuce, iris halus
10 g daun bawang, iris panjang kecil
2 sdt mayones botolan
2 sdt tobiko
Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Aduk daging salmon dan Korean Spicy Sauce hingga rata.
· Taruh di bagian tengah nasi yang diratakan di atas yakinori.
· Beri mayones dan irisan sayuran.
· Gulung sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Potong melintang menjadi 6 bagian.
· Taburi dengan tobiko. Sajikan segera dengan pelengkapnya.
Untuk 6 potong (dev/Odi)

Jungle Roll

Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Bagi penggemar sayuran atau vegetarian, bisa memuaskan selera dengan sushi yang satu ini. Bukan hanya padat sayuran sebagai isi tetapi juntaian irisan sayuran memberi kesan menarik sekaligus menyegarkan. Rasanya? Luar biasa segar!

Bahan:
1 lembar yakinori
100 g nasi sushi
20 g mentimun hijau, iris panjang tipis
20 g lettuce, iris halus
20 g daging buah alpukat, iris panjang tipis
20 g asparagus, rebus sebentar, iris panjang tipis
20 g wortel, iris panjang tipis
2 sdt biji wijen putih

Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)
Wasabi

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Potong yakinori menjadi 2 bagian. Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh 2 potong yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Taruh irisan sayuran di bagian tengah dua lembar yakinori yang sudah diberi nasi. Biarkan sisa sayuran menjuntai di salah satu sisinya.
· Gulung masing-masing sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Potong masing-masing melintang menjadi 3 bagian.
· Taburi dengan biji wijen putih. Sajikan segera dengan pelengkapnya.

Untuk 6 potong (dev/Odi)

Tiger Roll
Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Perpaduan saus cabai khas Thailand memberi sentuhan ‘menggigit’ yang sangat istimewa. Saat digigit bersama tempura udang dan mentimun rasanya jadi makin lezat. Perpaduan gurih renyah, segar dan pedas menggigit bagai sang macan.

Bahan:
1 lembar yakinori
100 g nasi sushi
20 g mentimun hijau, iris panjang tipis
20 g lettuce, iris halus
2 buah tempura udang, siap pakai
1 sdt Thai Spicy Sauce*)
2 sdt tobiko

Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)
Wasabi

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Potong yakinori menjadi 2 bagian. Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh 2 potong yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Taruh Thai Spicy Sauce di bagian tengah masing-masing nasi.
· Susun Tempura udang di atas masing-masing nasi, biarkan ekor udang menjuntai di salah satu sisinya. Taruh irisan lettuce dan mentimun di atasnya.
· Gulung masing-masing sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Potong masing-masing melintang menjadi 3 bagian.
· Taburi dengan tobiko. Sajikan segera dengan pelengkapnya.

Untuk 6 potong.
*) Thai Spicy sauce: Sambal khas Thailand yang diolah dengan minyak kedelai. Bentuknya merah gelap, rasanya pedas, diekmas dalam botol pendek dan bisa dibeli di toko swalayan besar. (dev/Odi)

Yang mengejutkan (buat gue), kursus Cooking with Style kali ini, buffet makan siangnya melimpah bangettt. Kursus-kursus Detikfood sebelumnya yang gue ikuti (di Hotel Four Seasons), buffetnya tidak sebanyak ini. Yang di Hotel Mulia ini, buffet untuk peserta kursus adalah buffet yang sama dengan buffet restoran Edogin yang dibuka untuk umum.


Oya, di kursus ini ketika lunch break, gue duduk semeja dengan Melati Suryaningtyas, anchor Topik Siang di ANTV. Ngobrol-ngobrol, panjang lebar, sampe akhirnya..gue bakal syuting lagi..uhuy..bersama Gank HL hihi..laporannya menyusul yaa..:-)

Gitu deh laporan Cooking with Style kali ini. Kursus yang selalu menyenangkan. Moga bermanfaat ya..:-)

Kerapu Kukus

Kerapu Kukus

Sehat sekali ya kerapu kukus ini. Cuma dikukus, ga digoreng, dan ga pake santan. Bikinnya juga gampang. Lumayan banget deh :-)

Kerapu Kukus
Source : Odilia Wineke

Bahan :
1 ekor (300 gr) ikan kerapu, siangi, kerat-kerat kedua sisi badannya
1 sdm air jeruk nipis
1 sdt bawang putih parut
2 cm jahe, iris tipis memanjang
1 siung bawang putih, iris tipis
2 batang daun bawang, potong 3 cm, belah tipis
1 buah cabe merah, buang bijinya, iris memanjang tipis
1 sdt minyak wijen
2 sdm kecap asin
1 sdt arak masak/ang ciu

Cara :
Lumuri ikan dengan air jeruk dan bawang putih. Diamkan selama 30 menit.
Taruh ikan dipinggan tahan panas.
Taburi jahe, daun bawang, cabe dan bawang putih.
Beri kecap asin, minyak wijen, dan perciki arak.
Kukus dalam dandang panas selama 30 menit.
Angkat, sajikan panas.

Untuk 2 porsi.

Spicy Seafood Soup

Spicy Seafood Soup

Sebagai penggemar berat seafood, sebenernya agak nelangsa dengan kondisi Teluk Jakarta yang sudah amat tercemar logam berat. Bayangkan, waktu hamil, gue sama sekali ga makan seafood yang berasal dari Teluk Jakarta. Yang gue makan hanya yang berasal dari laut dalam. Thanks God banget satu ketika hubby ada urusan ke Makassar, jadilah gue memesan Chilli Crab bikinan sana sebagai oleh-oleh..yang jelas kepitingnya bukan dari Teluk Jakarta dong hehe..puasss deh..ampe perlu waktu dua hari buat gue menghabiskannya hihi..

Nah sekarang..apa boleh buat..terpaksalah kadang-kadang ‘pura-pura bego’ dengan pencemaran itu. Siapa yang berani jamin kalo seafood yang dijual di Carrefour/Sogo sekalipun bukan berasal dari Teluk Jakarta..?

Sutralah..mudah-mudahan ada mukjizat..sehingga kita bisa menikmati seafood tanpa gangguan hihi..

Nah, kembali ke..laptop *Tukul mode on*

Dah lama banget nih ga makan kerang ijo…
Tapi gimana ya..pengen banget nih..beli dikit deh..trus bikin ini deh..

Herannya kok kuah soupnya beda ya dengan yang di photo resep asli..? Bikinan gue kayaknya kebanyakan santan deh. Mungkin karena santan Kara yang gue pake terlalu kental kali ya..

Soal rasa, lumayan..:-) Apalagi kalo santannya dikurangi, trus cabe-nya ditambah, hmm..


Spicy Seafood Soup a.k.a Sup Seafood Pedas
Source : Bonus Majalah Santap Edisi 03/2003

Bahan :
250 gr fillet ikan kakap merah, potong dadu 2 cm
100 gr cumi2 segar kupas ukuran sedang, iris melintang 1 cm
100 gr udang segar kupas ukuran kecil
250 gr kerang, sikat dan cuci bersih
1 sdm air jeruk limau
1 sdm minyak untuk menumis
1 btg serai, ambil bagian yang putih, memarkan
2 lbr daun jeruk purut, buang tulang daunnya
750 ml kaldu ikan
125 ml santan kental
20 gr daun ketumbar, cincang kasar, utk taburan

Bumbu, haluskan :
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
3 buah cabai merah
1 sdm bumbu kari bubuk botolan, siap pakai
¾ sdt gula pasir
1 sdm saus tiram
1 ½ sdt garam
¾ sdt terasi goreng
1 sdt merica bubuk

Cara :
Aduk rata ikan, cumi-cumi, udang, kerang, dan air jeruk limau. Diamkan selama 10 menit agar seafood tidak anyir. Tiriskan, sisihkan.
Panaskan wajan atau panci di atas api sedang, tuangi minyak, panaskan. Masukkan seafood, aduk-aduk hingga berubah warna.
Masukkan bumbu halus, serai, dan daun jeruk purut. Aduk hati-hati agar seafood tidak hancur dan tumis hingga bumbu matang.
Tuangi kaldu ikan, didihkan. Kecilkan api, masak hingga harum. Masukkan santan kental, aduk hati-hati hingga mendidih dan masak di atas api kecil hingga semua bahan matang dan harum. Angkat, sajikan panas.

Untuk 6 porsi.

Seafood Fried Noodle

Seafood Fried Noodle

Gue doyan banget ama mi penuh topping bgini..mi rebus apalagi. Next time coba bikin mi rebus deh..

Nah disini keliatannya bumbunya kurang banyak ya..jadi warnanya agak pucat deh. Rasanya juga agak kurang mantepp. Sebaiknya ditambahin dikit deh bumbunya :-)


Mee Goreng Seafood
Source : Buku ‘Kaki Lima Singapura’ dari Primarasa

Bahan :
Minyak goreng
200 gr udang kecil, kupas
200 gr cumi-cumi kupas, iris 1 cm
1 sdm bawang putih cincang
2-3 sdm sambal cabai (chilli paste)
3 butir telur, kocok
100 gr bawang bombai, iris ½ cm
150 gr caisim, potong 3 cm
500 gr mi kuning bulat, siram air, tiriskan
100 gr taoge, buang akarnya
2 buah cabai merah, iris tipis
Air jeruk nipis

Saus
3 sdm air
4 sdm saus tomat
1 sdm kecap asin pekat
1 sdm minyak wijen
2 sdt gula pasir
½ sdt merica bubuk

Cara membuat :

Panaskan 5 sdm minyak goreng dalam wajan. Tumis sebentar udang dan cumi-cumi secara terpisah hingga berubah warna, segera angkat, sisihkan.

Panaskan kembali sisa minyak dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum. Masukkan sambal cabai dan telur kocok, aduk hingga telur menggumpa-gumpal.

Masukkan bawang bombai dan caisim, aduk sebentar. Tambahkan mi, lalu tuangi campuran saus, aduk rata.

Masukkan udang, cumi-cumi, taoge, dan cabai, aduk hingga tercampur rata. Masukkan air jeruk nipis, angkat. Pindahkan mi goreng ke atas piring saji, hidangkan selagi panas.

P.S. Dengan bumbu yang sama Anda bisa memanfaatkan jenis mi lainnya, baik mi basah maupun mi kering. Bahkan Anda bisa menggantinya dengan spageti atau fetucini.

Bihun Berkuah

Bihun Berkuah

Pengen yang berkuah bening. Tadinya sih pengen bikin ramen gitu, tapi ga punya resepnya. Ya udah bikin yang ini aja, gampang dan cepat. Segerr deh..:-)

Oya, hoaaa sedih deh, tadinya kan gue sempet girang banget karena dipinjemin camera Olympus ama adikku..sempet deh 2 bulanan gitu dirumah. Tapi..hoaaa sekarang dah diminta pulangin hoaaa. Terpaksa deh gue kembali ke camera Kodak ‘ala kadarnya’ gue itu, hiks..
Bihun Berkuah
Source : Bonus Majalah Femina Januari 2007

Bahan :
150 gr bihun kering, seduh
150 gr wortel, iris korek api, rebus
60 gr taoge, seduh
5 batang kucai, potong 3 cm
3 sdm bawang putih iris tipis, goreng untuk taburan

Bahan kuah :
1.500 ml air
2 blok kaldu ayam
6 siung bawang putih, goreng, memarkan
200 gr udang, buang kulit dan kepala, sisakan ekornya
1 sdm kecap Jepang
½ sdt merica bubuk
½ sdt gula pasir
2 sdt garam
12 buah bakso ikan, belah dua
6 buah bakso udang, belah dua
6 buah crab stick, potong 3 cm
2 sdt minyak wijen
1 batang daun bawang, potong 1 cm

Cara membuat :
Kuah, didihkan air. Masukkan kaldu ayam, bawang putih, udang, kecap Jepang, merica bubuk, gula pasir, dan garam. Masak sampai mendidih.
Tambahkan bakso ikan, bakso udang dan crab stick. Masak sampai matang. Menjelang diangkat, masukkan minyak wijen dan daun bawang. Aduk rata.
Tata bihun. Tabur wortel dan taoge. Tuang kuah. Tabur kucai dan bawang putih goreng. Sajikan.

Untuk 6 porsi.

P.S. Bihun yang sudah diseduh, akan mengering setelah dibiarkan lama. Karena itu kuah harus panas sekali.