Cake Decorating Class with Tan See Fong

Cake Decorating Class with Tan See Fong


‘Adikku’ Yani, bikin acara Cake Decorating Class with Tan See Fong ..! Tan See Fong yang berasal dari Malaysia ini adalah ahli dekorasi kue kelas dunia. Beliau sampe mengeluarkan spuit sendiri lho. Harga ticket amat terjangkau. Mana dikasi buku lagi..:-) Ditambah demo Lapis Sarawak oleh Mba Nitawati, juga dari Malaysia. dll.

Ini sebagian informasinya.

Tanggal : 8 Juli 2007
Waktu : 09.30 WIB s/d selesai
Tempat : Menara BDN Lt 25
Jl. Mh. Thamrin No.5, Jakarta Pusat

Biaya : Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah)

sudah termasuk :
1. Buku Unique floral Decorating cake atau Buku Chocolate Cake Decorating seharga Rp. 135 ribu ( boleh pilih salah satu) bisa diliat di http://www.tanseefong.net/
2. Kek Lapis sarawak
3. Snack
4. Choholate Mould TSF
5. Celemek, Topi, Pen
6. Door Prize yang menarik

Untuk informasi lebih lengkap, bisa diliat disini. Ayo segera daftar, sebelum keabisan. See you there..!

Sushi Course (Detikfood)

Sushi Course (Cooking with Style – Detikfood)


Menarik sekali tema Cooking with Style kali ini. Secara pengen banget bisa bikin sushi. Pengajar adalah Chef Mamoru Sano dari Edogin Restaurant, Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Chef Sano yang tinggal di Hiroshima ini sudah bekerja melanglang buana di Turkey, Tokyo, dan London. Kelas juga akhirnya menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Kebayang dong, Bahasa Inggris-nya orang Jepang..hehe..untung gue pernah punya boss orang Jepang, dan kita berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, jadi ya masih familiar lah dengan logatnya mereka :-)
Ada 4 jenis sushi yang diajarin, dan semuanya adalah fusion sushi, alias dah ga baku traditional sushi Jepang. Ada Caterpillar Sushi, Spicy Salmon Roll, Jungle Roll, dan Tiger Sushi. Trus dikit-dikit juga diajarin table manner a la Jepang.

Untuk sushi rice , yang biasa digunakan adalah Californian Rice atau Japanese Rice. Dengan takaran 1 cup air : 1 cup rice (maap deh yee, kalo bahasanya juga nyampur-nyampur..). Cara mencucinya juga spesial. Yaitu beras diputar-putar hingga 100 kali di dalam air, hingga airnya benar-benar clear. Jangan khawatir akan kehilangan gizinya, karena yang kita butuhkan adalah vitamin yang berada di dalam beras, bukan protein di luar beras. Bgitu kata Chef Sano.
Kemudian masak deh beras tsb, selama 20-30 menit.
Trus beras yang dah matang tadi diberi sushi vinegar.
Resep sushi vinegar : 200 cc vinegar, 100 gr gula, dan 50 gr garam. Campur hingga rata.

Vinegar (dalam ml) yang dimasukkan ke beras adalah sebanyak 15 % dari berat beras (dalam gr). Cara mencampurnya juga bukan dengan mengaduk, melainkan ‘memotong-motong’ (ato menyayat-nyayat kali ya lebih tepatnya..) beras dengan pisau.
Duh bingung nih bahasanya. Kalo pernah bikin shortcrust pada pie, ya seperti itu lah kira-kira cara mencampurnya. Diamkan 10 menit, dan keep it warm. Siap deh digunakan.

Sayang di kelas ini tidak dipraktekkan cara membuat sushi rice. Hanya penjelasan teori aja. Padahal menurut gue, ini termasuk yang paling ‘tricky’ dan perlu teknik khusus. Sayang banget yaa…:-(

Nah ini beberapa tips per-sushi-an.
– Sushi sebaiknya ber-rongga di bagian dalam dan tidak terlalu padat, supaya bisa ‘lumer’ dengan mudah dimulut.
– Sebelum memotong sushi, pisau harus dibasahi terlebih dahulu, supaya ga lengket.
– Begitu juga piring untuk menghidangkan sushi, sebaiknya dibasahi terlebih dahulu.
– Cara memotong sushi, up to you, mau serong, panjang, pendek, lurus, sesuai selera masing-masing.

Ini gue copy resep-resep dari kelas sushi ini, yang dah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dan dimuat di Detikfood.
Caterpillar Roll

Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Penampilan sushi yang satu ini memang memikat mata. Tentu saja rasanya tak seperti ulat bulu yang gatal tetapi justru sangat unik. Perpaduan unagi , alpukat, ikan tuna dan biji wijen membentuk sensasi rasa yang luar biasa. Tottemo oishii desu!
Bahan:
1 lembar yakinori (grilled seaweed)
100 g nasi sushi
20 g unagi, iris panjang
1 sdt saus unagi
20 g alpukat, iris tipis melebar
20 g daging ikan tuna, iris tipis melebar

Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)
Wasabi

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Taruh irisan unagi dan saus unagi di bagian tengahnya.
· Gulung sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Susun irisan tuna dan alpukat berselang-seling di permukaan gulungan sambil tekan-tekan dengan makishu hingga menempel.
· Potong melintang menjadi 6 bagian.
· Sajikan segera dengan pelengkapnya.
Untuk 6 potong (dev/Odi)
Spicy Salmon Roll

Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Sushi yang satu ini mengadaptasi bumbu cabai khas Korea. Rasa pedas gurih menyatu dengan salmon yang lembut dan sayuran segar yang renyah. Tentu saja rasanya sangat enak, cocok dengan lidah penyuka rasa pedas menantang.
Bahan:
1 lembar yakinori
100 g nasi sushi
20 g daging salmon segar, potong kecil
1 sdt Korean Spicy Sauce
20 g mentimun hijau, iris panjang tipis
20 g lettuce, iris halus
10 g daun bawang, iris panjang kecil
2 sdt mayones botolan
2 sdt tobiko
Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Aduk daging salmon dan Korean Spicy Sauce hingga rata.
· Taruh di bagian tengah nasi yang diratakan di atas yakinori.
· Beri mayones dan irisan sayuran.
· Gulung sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Potong melintang menjadi 6 bagian.
· Taburi dengan tobiko. Sajikan segera dengan pelengkapnya.
Untuk 6 potong (dev/Odi)

Jungle Roll

Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Bagi penggemar sayuran atau vegetarian, bisa memuaskan selera dengan sushi yang satu ini. Bukan hanya padat sayuran sebagai isi tetapi juntaian irisan sayuran memberi kesan menarik sekaligus menyegarkan. Rasanya? Luar biasa segar!

Bahan:
1 lembar yakinori
100 g nasi sushi
20 g mentimun hijau, iris panjang tipis
20 g lettuce, iris halus
20 g daging buah alpukat, iris panjang tipis
20 g asparagus, rebus sebentar, iris panjang tipis
20 g wortel, iris panjang tipis
2 sdt biji wijen putih

Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)
Wasabi

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Potong yakinori menjadi 2 bagian. Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh 2 potong yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Taruh irisan sayuran di bagian tengah dua lembar yakinori yang sudah diberi nasi. Biarkan sisa sayuran menjuntai di salah satu sisinya.
· Gulung masing-masing sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Potong masing-masing melintang menjadi 3 bagian.
· Taburi dengan biji wijen putih. Sajikan segera dengan pelengkapnya.

Untuk 6 potong (dev/Odi)

Tiger Roll
Edogin Restaurant – Hotel Mulia Senayan Jakarta – detikfood

Perpaduan saus cabai khas Thailand memberi sentuhan ‘menggigit’ yang sangat istimewa. Saat digigit bersama tempura udang dan mentimun rasanya jadi makin lezat. Perpaduan gurih renyah, segar dan pedas menggigit bagai sang macan.

Bahan:
1 lembar yakinori
100 g nasi sushi
20 g mentimun hijau, iris panjang tipis
20 g lettuce, iris halus
2 buah tempura udang, siap pakai
1 sdt Thai Spicy Sauce*)
2 sdt tobiko

Pelengkap:
Shoyu
Acara jahe (gari)
Wasabi

Cara membuat:
· Siapkan makishu (tikar kecil dari bilah bambu khusus untuk menggulung sushi).
· Potong yakinori menjadi 2 bagian. Taruh yakinori di atas makishu (bagian yang kasar menghadap ke atas).
· Ratakan nasi sushi hingga seluruh 2 potong yakinori tertutup nasi. Balikkan, hingga nasi ada di bagian bawah.
· Taruh Thai Spicy Sauce di bagian tengah masing-masing nasi.
· Susun Tempura udang di atas masing-masing nasi, biarkan ekor udang menjuntai di salah satu sisinya. Taruh irisan lettuce dan mentimun di atasnya.
· Gulung masing-masing sambil tekan sedikit hingga rapi dan melekat.
· Potong masing-masing melintang menjadi 3 bagian.
· Taburi dengan tobiko. Sajikan segera dengan pelengkapnya.

Untuk 6 potong.
*) Thai Spicy sauce: Sambal khas Thailand yang diolah dengan minyak kedelai. Bentuknya merah gelap, rasanya pedas, diekmas dalam botol pendek dan bisa dibeli di toko swalayan besar. (dev/Odi)

Yang mengejutkan (buat gue), kursus Cooking with Style kali ini, buffet makan siangnya melimpah bangettt. Kursus-kursus Detikfood sebelumnya yang gue ikuti (di Hotel Four Seasons), buffetnya tidak sebanyak ini. Yang di Hotel Mulia ini, buffet untuk peserta kursus adalah buffet yang sama dengan buffet restoran Edogin yang dibuka untuk umum.


Oya, di kursus ini ketika lunch break, gue duduk semeja dengan Melati Suryaningtyas, anchor Topik Siang di ANTV. Ngobrol-ngobrol, panjang lebar, sampe akhirnya..gue bakal syuting lagi..uhuy..bersama Gank HL hihi..laporannya menyusul yaa..:-)

Gitu deh laporan Cooking with Style kali ini. Kursus yang selalu menyenangkan. Moga bermanfaat ya..:-)

Sugarcraft Course (Kukis Hias)


Sekalian deh laporan kursus yang ini. Jangan eneq ya..kursus melulu. Menjelang ultah Jasmine, ikutan kursus Sugarcraft ini, supaya bisa bikin kukis hias untuk isian goody bag-nya. Ini laporannya..yang udah gue ketik lama hehe..

Asyiikk, ikutan kursus kukis hias. Mba Yenni, sang guru yang baik hati, adalah pemilik blog Bikinan Rumah. Beliau maniak craft alias kerajinan tangan. Mulai dari memanfaatkan kaleng bekas susu, kotak bekas makanan, seni menggulung kertas, dll. Semua jenis craft ada kursusnya masing-masing lho. Tinggal sesuaikan aja dengan jadwalnya. Biayanya juga relatif ga mahal kok, rata-rata sekitar Rp. 90 ribu.

Nah gue ikutan kelas SugarCraft, alias Kukis Hias. Excited banget. Soale Jasmine mo ultah, lumayan kan bisa bikin kukis hias untuk goody bag-nya.

Ini hasil karya gue di kursus itu. Masih kesulitan bikin permukaannya jadi rata. Maklum deh, namanya juga baru belajar. Selain itu juga menurut gue adonannya kelamaan dikocok, jd agak kekentalan gitu. Sok tauu deh gue, hihi correct me if I’m wrong. Lagian yang lain bisa kok bikin rata, knapa gue ngga. Artinya kesalahannya ada ditangan amatir gue hehe. Wadooo tetangga sebelah, bakat banget deh. Hasilnya bagus-bagus. Dan kreatif banget. Si beruang pake dikasi tas segala hehe.

Ini resep yang dipake untuk cookies dan icing sugarnya.

Kukis Hias ala Ginger Bread
Source : kursus SugarCraft di CraftMania

Bahan kukis :

Campur dan ayak bersama :

300 gr terigu protein rendah (kunci) +15 gr maizena

1 ½ sdm coklat bubuk
3 sdt bumbu lapis / spekoek
¼ sdt baking powder
¼ sdt soda kue
¼ sdt garam

100 gr margarin + 30 gr mentega (bisa 1:1…Anne)

140 gr gula palem
20 gr gula halus

2sdm madu (penting sebagai pengikat, ga bisa dihilangkan…Anne)
1 butir telur + 1 merah telur, kocok dengan garpu
1 bh jeruk lemon, parut kulitnya
1 sdm air jeruk lemon

Bahan icing sugar (kocok sampe kental, beri pewarna) :
200 gr gula halus
2 sdm air jeruk lemon (boleh diganti dengan air jeruk nipis…Anne)
1 butir putih telur

Cara membuat :

kocok mentega sampai pucat, masukkan gula palem sedikit demi sedikit sambil terus dikocok. Tuang madu, kocok lagi, masukkan telur, kulit jeruk dan air jeruk berturut-turut, kocok lagi sebentar.

Masukkan campuran tepung yang sudah diayak sedikit sedikit, aduk sampai rata.
Bagi adonan menjadi 2 bagian, simpan di kulkas selama 1-2 jam sampai keras.
Gilas (gunakan plastik sebagai cover adonan, agar tidak lengket ditangan dan hasil jadi lebih rapi…Anne) dan cetak (loyang tidak perlu dioles mentega…Anne). Panggang dengan oven (api sedang), hias dengan icing sugar.

Panggang sebentar lagi kukis yang sudah dihias, untuk mematangkan putih telur.

Ini hasil karya sang guru, yang kita jadiin contoh hari itu. Selain kukis berukuran besar ini, masih banyak sih kukis-kukis kecil lainnya :-)

Ini karya-karya peserta..

Nah abis ini, hasil karya gue dirumah untuk goodybag Jasmine bakal gue posting :-) hehe..

ChezLely Cooking Class

WOW..ini dia, Cooking Class of the Year. Yes, it really is.
Beruntung banget kami yang bisa ikutan cooking class ini. Bayangkan, dari harga normal sekitar Rp 500 ribu, kami hanya membayar Rp 50 ribu saja. Kenapa? Karena ada yang sponsorin…yaitu pihak Nestle.
Gileee..ini kelas hands on lho, masing-masing mempraktekkan resep yang diajarin, ga hanya demo aja. Walo hanya satu resep yang dipraktekin, tapi masih ada 4 resep lagi yang didemoin (cooking show).Udah gitu, pengajarnya juga orang yang sangat kompeten di bidang ini.
Yang pertama, Pak Adam. Beliau adalah Presiden Asosiasi…bla bla..haha maap, gue lupa, asosiasi apa ya? Asosiasi Kuliner ato apa ya? Ma’ap..lupa :-) Pak Adam ini juga pengajar tetap di ChezLely. Trus pengajar ke dua adalah Pak Cholid Effendy. Familiar? Iya, beliau yang sering muncul menjadi juri di acara Iron Chef di Indosiar itu. Pak Cholid ini mantan Presiden Asosiasi..bla bla tadi. Setelah 8 tahun menjabat, beliau mengundurkan diri, dengan alasan peremajaan.
Resep yang didemoin Pak Adam adalah Chicken Rolls with Mushroom Sauce. Resep ini yang ntar kita praktekin. Masing2 ntar bikin 4 porsi chicken roll lho..dan 4 porsi itu dibawa pulang ! Horeee….
Trus Pak Cholid ngedemoin Mini Chicken and Corn Tarts,
Corn Chowder,
Nescafe Float,
dan Nescafe Milk Shake Surprise .
Ketika mengajar, Pak Cholid pun memberikan beberapa tips penting.
Diantaranya :
– suhu kulkas yang pas adalah 5 -6 º C (karena pada suhu 7 º C bakteri sudah bisa hidup)
– Merebus telur hanya selama 8 menit (setelah air mendidih baru telur dimasukkan). Jika kelamaan (ditandai dengan adanya lingkaran berwarna biru mengelilingi kuning telur) zat gizi pada telur telah hilang.
– Tidak disarankan makan steak yang medium jika tidak dibarengi dengan minum wine sebelumnya. Karena bakteri-bakteri pada daging yang blom mati ketika dibakar, akan mati didalam ‘perut’ ketika bertemu dengan alkohol. Makanya buat umat Muslim yang mengharamkan minuman beralkohol, yah jangan sekali-kali makan steak medium deh..
– Dll dehh..
Ini laporan photo-photonya.

Wisudawan no. 1 : Andrie Anne :-)

Ki-ka : Uun, Apriani, Emma Isti, Ina Sadiman, Ritha, Nana Aldes, Wildona, Anne, Lilla, Henny Tuti.

Selain celemek Chezlely dan topi chef, masing-masing peserta membawa oleh-oleh ini lho dari sponsor :-)

Berphoto bersama Chef Cholid dan Chef Adam.

Resep seperti biasa, menyusul yaa…:-)

Tulip Chocolate Course with Dapur Bunda-ers


What a hectic weekend..taelaa…Jumat tgl 8 Dec ikut kursus coklat di Tulip, trus Sabtu 9 Dec ikut kursus lagi di ChezLely..minta izin ke hubby juga dah dari jauh-jauh hari..supaya pada hari H-nya ga bawel hehe kasian Jasmine ditinggal-tinggal..Nggak kok nak..abis ini Mama break dulu kursusnya..ok?

Nah laporan Tulip dulu deh. Mba Ria Heliyanti (member Dapur Bunda) ngajakin kursus rame2 (via milis DB tentunya) di pabrik coklat Tulip di Narogong, Bekasi. Dengan biaya Rp 100 ribu, bakal dapet coklat compound 1 kg, trus baking demo, bikin praline, bulletin, dll.

Ikutan deh gank kita, uhuyy..Ada gue, Ervita, Emma Isti, Wita, Wildona, Bunda Heny Tuti (Love you, Mom! ), Ambar Rurry, Nana Aldes, Itha Seal, Ritha trus juga ada Vitri, Yuli, Vita Edible, siapa lagi ya..?? Rame deh..oya ada Mba Adhe Atmadja juga. Aduuuh camera-nya Mba Adhe, mau doonggg..hehe..total sekitar 30 orang :-)

Nyampe Tulip, disambut oleh Mba Lani, marketing-nya Tulip. trus langsung deh dijelasin soal coklat. Mulai dari suhu ruang yang pas, cara tempering, jenis-jenis coklat..ampe didemoin cara bikin praline (ada beberapa resep yang didemoin) dan satu jenis cake yang namanya Love Buzz. Hmmm cake-nya empuuk, dan cocok banget dengan fillingnya (raspberry sauce dan white chocolate cream).

Untuk resep, belakangan aja ya gue posting tersendiri. Sekarang cerita kursus-nya dulu ya..:-)

Ini ‘dapur bersih’ yang dipake untuk kelas hari itu.

Nah yang ini ibu-ibu cantik nan ganjen yang ga bisa liat camera on..*hoho…peace*

Depan ki-ka : Temennya Bunda Tuti, Bunda Henny Tuti, Nana Aldes, Ritha, Itha Seal (Anak Laut)

Belakang ki-ka : Wita (jilbab putih), Vitri (baju coklat), Yuli (baju kuning), Ambar Rurry (jilbab coklat), Ervita (baju putih)

Nah ini dia sang ‘provokator’ yang berhasil ngumpulin 30 orang dalam waktu sekejap hehe *hiperbola yak*..Ria Heliyanti

Ini chef yang ngajar, dari Tulip. Mba Arum dan Pak..sapa yah..lupa hoho..

Ini dia Love Buzz yang gue ceritain tadi. Gimana ga empuk, udah putih telurnya dikocok terpisah, dipanggangnya au bain marie lagi..enaakkk deh :-) Fillingnya juga mantaff, white cooking chocolate dipadu ma cream cheese..hmmm..trus dipadu lagi ma raspberry sauce..:-)

Ini lho bedanya coklat-coklat itu ..:-)
Yang kreatif nempelin si Mba yang duduk dibelakang gue (Hi Mba..siapa ya namanya? Blom kenalan hehe maap Mba). Gue hanya motretin aja..hihi

Termometer infrared yang gue taksir banget.

Gitu deh laporan kursus Tulipnya. Btw Mba Wita dah scanned resep-resepnya, berikut catatan-catatan selama kursus. Dah diposting juga dimilis DB. Kalo ada yang mau, bisa gue forward :-)

Oya, karena kita pulang pergi semobil, gue, Mba Emma Isti, Ervita, Mba Ambar Rurry, Vitri, Yuli..dijalan ngobrol ngalor ngidul ..mulai dari YZ dan ME hinga Aa Gym..hehe..seru banget hari itu..

Ampe ketemu di kursus laen ya..mmmuuaahhh..:-)

Dharmaputra Decorating Class


Ini laporan kursus buttercream di Dharmaputra. Hehe telat banget ya..
Dari dulu dah pengen banget kursus decorating dengan buttercream. Tapi kok ya mahal-mahal ya. Sempet juga latihan sendiri dirumah. Bikin mawar, kerang, keranjang, dan lain-lain. Tapi hasilnya kurang memuaskan.
Trus dapet kabar dari Mba Wita kalo kursus buttercream di Dharmaputra, Tanah Abang, murah. Cuma Rp 125 ribu, untuk beginner. Itu pun udah kelas praktek. Waahhh langsung tertarik dong.
Kursus disini ga pake daftar, tapi langsung dateng pada hari H. Kompakan deh kita berempat. Gue, Ervita, Devita dan satu temennya Devita, Dine (bener ga ya Dev?).
Yang ngajar lulusan Wilton, Boston. Itu salah satu alasan gue penasaran banget. Trus kita diajarin 15 macam bunga, beberapa pinggiran, dan binatang. Untuk bunga, diajarin bikin mawar, anggrek, kaca piring, kembang sepatu, anyelir, terompet, dahlia, teratai, seruni, dll. Untuk pinggiran diajarin bikin kerang, kerang silang, kerang double, dll. Untuk binatang diajarin kijang dan ayam.
Oya, kita juga diajarin secara kilat cara bikin cake, bolu gulung dan cara memoles buttercream pada cake.
Hmm menurut gue, dengan biaya yang lumayan ‘ringan’, ilmu yang didapat disini lumayan banget. Tinggal sering-sering aja praktekin/latihan dirumah.
Cuma yang ngajar emang agak ‘jutek’ sih. Udah gitu bawaannya buru-buru aja. Disaat kita lagi semangat-semangatnya latihan bikin mawar misalnya, eh seenaknya dicut begitu saja oleh beliau, sang guru, dengan alasan bosan. Lah dia sih bosan, tapi kita kan belum bisa. Kita protes, eh dia cuek aja. Mo marrrrahh deh, tapi yahhh ..
Apa karena murah ya? Apa harus begitu ya? Karena murah, kita jadi ga boleh expect macam-macam?
Akhirnya, demi melihat gelagat itu, gue membatin aja. Kalo ada sesuatu yang bikin pengen marrraaah, didalam hati gue ngomong ‘Ah sutra lah, kursus murraahh gitu lohh..’

Ini photo-photonya. Ayo, sang guru yang mana? Ga usah gue sebutin ya, takut kena lempar centong huahaha. Nah gank kita, ada dibelakang, dari kiri ke kanan : Dine, Devi, Ervita, n Anne.
But over all, gue salut juga ama Kursus Dharmaputra ini. Kelas yang diadain buanyak, padat..dengan biaya yang terjangkau. Boleh juga deh balik lagi nyobain kelas lain. Tapi, gurunya jangan yang jutek ya..hihi..
Ini hasil kursus-nya. Bagus-bagus ya..yang gue pajang paling atas (yang gede itu, yang deket judul) nah itu punya gue..udah keburu dimasukin ke kotak :-)

5 Frozen Desserts Cooking Class


Cooking with Style, bersama Detikfood. Masih di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jkt. Kali ini temanya 5 Frozen Dessert Before Lebaran. Menunya Mango & Raspberry Parfait with Vanilla bean Sabayone, Orange Mint Calamansi Granite on Orange Fruit Basket, Banana Ice Cream Fritters with Chocolate Sauce, Chocolate Mud Pie Ice Cream Cake with Marsmallow, dan Baked Alaska with Gratin Snow White. Yang ngajar Pastry Chef-nya Hotel Four Seasons, I Made Kona. Orangnya baik deh, ga pelit bagi2 ilmu. Semua pertanyaan kita akan dijawab tuntas. Makanya waktunya jadi molor. Tapi semua senang dong.

Oya, kali ini peserta kursus yang member Dapur Bunda atau NCC rame banget lho. Ada 9 orang. Ada Mba Ine, Mba Stella, Mba Yeni Agustin, Mba Emma, Mba Jurike Armanto, Mba Lena, dll. Photo kita2 para member milis ini ada dimuat di website detikfood. Hihi comment diphoto itu, katanya kita ini para fans Oom Made Kona hehe, karena ngerubungin si Oom.

Seru ya. Trus kebetulan hari itu juga (16 Sep 06) ada NCC gathering di daerah Matraman, Jak-pus. Sayangnya acara gathering selesai setelah makan siang. Yaahh kita kan selesai kursusnya juga setelah makan siang. Tadinya kirain acara gathering ampe sore, jadi selesai kursus langsung ngibrit rame-rame kesana. Ternyata ngga..mudah-mudahan next time masih bisa ikutan ya..

Resepnya bisa didapat dengan meng-klik nama masing-masing dessert (diatas). Untuk yang males jalan-jalan mode on (hihi nuduh), ini gue share 2 resepnya disini ya. Sayangnya camera gue low batt (lupa ngecheck, hiks). Jadi photo2nya ga kumplit. Nah dilink yang diatas -itu loh yang judul masing2 dessert itu- ada kok photo2nya :-)

Oya, semua resep-resep Cooking Class dari detikfood, bisa didapat di website detikfood ya..:-)


Mango&Raspberry Parfait
Four Seasons Hotel Jakarta – detikfood

Bahan:
12 butir kuning telur ayam
250 g gula pasir
3 lembar gelatine
500 g pure mangga
1000 ml Whipped cream
75 g frozen raspberry
100 g sirop raspberry
250 g white sponge biscuit/bolu

Cara membuat:
· Taruh kuning telur dan gula dalam mangkuk tahan panas. Taruh mangkuk di atas air panas, kocok sampai kaku
· Rendam lembaran gelatine dengan air dingin sampai lembek, tiriskan. Taruh dalam mangkuk, panaskan diatas air panas sampai melelehcair, tuangkan kedalam adonan telur dan aduk sampai rata
· Masukkan pure mangga dan aduk rata
· Tuangkan whipped cream dan aduk pelan-pelan, sampai rata
· Cetak dalam loyang, sambil diisi biscuit yang sudah direndam dengan raspberry syrup, masukkan frozen raspberry
· Simpan dalam lemari pendingin(freezer) sampai beku.
· Hidangkan mango parfait dengan saus vanili dan tambahkan garnish.

Untuk 10 porsi

Orange Mint Calamansi Granite
Four Seasons Hotel Jakarta – detikfood

Granita, yang berasal dari Italia ini berupa serpihan es yang halus dengan rasa buah jeruk dan calamansi yang sangat segar. Tambahan cincangan daun mint membuat aromanya jadi harum. Sajikan dalam kulit jeruk yang dibekukan agar makin cantik memikat.

Bahan:
600 ml air
300 g gula pasir
10 buah jeruk navel
1500 ml fresh orange juice
150 ml lemon juice
200 ml Calamansi juice
25 g daun Mint
250 g aneka buah-buahan segar
1 potong kulit irisan kulit jeruk

Cara membuat:
· Rebus gula dan air sampai mendidih, menjadi sirup
· Siapkan buah orange, potong membujur menjadi dua bagian dan keluarkan isinya,untuk dijadikan keranjang/wadah, simpan dalam freezer hingga beku.
· Sisa isi orange tersebut disaring untuk mendapatkan sari buahnya(juice), campur dengan orange juice, calamansi dan lemon juice kedalam sirup tadi
· Cincang halus daun mint dan campurkan ke dalam adonan tadi.
· Masukkan adonan kedalam sebuah loyang, dan simpan dalam lemari pendingin (freezer)
· Hidangkan diatas frozen basket (kulit jeruk beku) serta , hias dengan kulit jeruk bisa juga dengan potongan buah segar dalam gelas.

Untuk: 20 porsi

Calamansi adalah jeruk khas Filipina yang bentuknya mirip jeruk Mandarin kecil dengan rasa asam yang khas. Air jeruk ini biasa ditambahkan dalam berbagai masakan Filipina. Warna jusnya agak kehijauan dengan aroma harum mirip lemon cui. Dijual dalam bentuk kalengan di pasar swalayan. (ely/detikfood)

XL com Cooking Class


Akhirnya ada juga cooking class yang gratisan. Asli gratis, tanpa embel-embel ‘Mixer kita murah dan bagus..beli dong..’. Gue happy banget, siang-siang my hubby telpon dari kantor, katanya dapet undangan Cooking Class dari XL com. Trus kata gue “Kok dia tau Pa kalo Mama suka ikutan cooking class?” Hahaha ngakak deh kita.

Gue jadi inget beberapa teman yang bekerja di XL com. Seperti Mba Wildona, Mba Henni Tuti, dll. Mungkin dari mereka-mereka yang gemar memasak ini ide itu muncul. Hehe. Bisa aja ya.

Cooking class ini diadakan untuk premium customers-nya XL com. Kbetulan suami gue salah satu pelanggannya. XL com ini hebat lho dalam memanjakan customernya. Tiap bulan adaa aja event yang mereka selenggarakan. Bulan lalu kita dapet ticket gratis masuk ke Disney Lantern Fun-tasy yang diadain di Senayan, Jkt. Lumayan, dapet 4 ticket, @ Rp. 40.000,-

Naah mudah2an bulan depan dapet ticket gratis keliling Eropa..:-) hoahaha *mimpi kali yee..* Ayo Mba Wildona, Mba Henni, usulin dong hehe..

Yang demo adalah Executive Chef Iman Sudarsono dari Hotel Mercure, Ancol, tempat acara diselenggarakan. Menunya Grilled Snapper Fillet on Vegetable Spaghetti with Pesto and Tomato-Corn Salsa, Pan Fried Chicken Breast with Sauted Greens – Lemon and Ginger Glazed on Curried Potato , dan Iced Souffle of Yoghurt and Wild Beries with Toffee Sauce.


Ini gue share resep souffle-nya ya..


Iced Souffle of Yoghurt and Wild Beries with Toffee Sauce
Source : Executive Chef Iman Sudarsono, Hotel Mercure, Ancol

Bahan :
2 btr kuning telur
5 tsp simple sirup
½ tsp gelatine, direndam air panas
6 tsp plain yoghurt
50 gr buah strawberry, belah empat

Toffee Sauce :
3 tsp air
35 gr gula pasir
15 gr margarin
3 tsp gula merah
3 tsp whipping cream
3 drop vanila esens

Cara membuat :
1. Kocok kuning telur, simple sirup, dan gelatin sampai lembut. Tambahkan yoghurt dan strawberry, aduk sampai rata.
2. Masukkan adonan yoghurt ke dalam cetakan dan simpan didalam freezer/chiller kurang lebih 3,5 jam

Cara membuat toffee sauce :
Panaskan air dan gula didalam wajan sampai menjadi karamel, angkat dan sisihkan.
Tambahkan margarin dan aduk sampai margarin mencair, panaskan lagi campuran karamel kemudian tambahkan gula merah, aduk sampai rata. Angkat lalu tambahkan vanila dan krim, kemudian aduk sampai rata.

Nah ini Alya, calon chef yang sedang menuntut ilmu di Melbourne, Australia membuka acara hari itu.

O iya, diacara ini gue dapat doorprize lho..menginap semalam di Hotel Mercure, Ancol dengan kamar yang menghadap ke laut. Horeeee…

Terima kasih XL com. We love you..:-)

Kursus di Toko Ani

“Kursus lagi kursus lagi,” kata temenku. “Yah namanya juga kejar setoran, kan mo Lebaran”. Hehe. Gitu deh. Maklum, semenjak jadi pengacara (pengangguran banyak acara) hari-hari gue emang sering diisi ama kursus. Pengennya sih macem-macem. Pengen kursus ngejahit juga (aih emak-emak banget ya..), kursus fotografi juga, kursus cooking n baking apalagi, eh decorating juga..semuaaaa deh. Kalo yang gratisan seneng bangett..bayar juga ga papa, tapi jangan mahal-mahal ya hehe..

Hmm kali ini nyobain kursus pastry n the gank di Toko Ani, salah satu toko favorit gue. Sayang suka lupa motret kalo ke Ani tuh, knapa ya? Apa begitu nyampe langsung kalap, lirik sana lirik sini, jadi lupa deh ama kamera. Gitu kali ya :-)

Biaya kursusnya murah. Rp 60 ribu. Trus dapet diskon 10 % utk pembelanjaan alat (bukan bahan kue) di toko Ani.Sayangnya selama demo berlangsung dilarang motret. Nah photo2 dibawah ini diambil ketika gue blum ketauan ama yang punya toko hehe. Pan maksudnya baekkk, mo dipromosiin diblog.Ya kan?

Ada 4 resep kali ini. Cheese Stick, Butterfly Pastry Cookies, Bagelan, dan Mille Fuile. Pengajarnya adalah Mba Nini dan Pak Kuncoro dari SAF. Itu loh, yang memproduksi ragi SAF Instant.

Berhubung ruangannya kecil (sekitar 6 x 8 m deh..) sementara jumlah peserta mencapai 40-an orang, maka ruangan jadi terdengar gaduh. Apalagi peserta kan kebanyakan ibu-ibu tuh, yang suka ngobrol ama temen-temennya. Mana pengajarnya ga pake mike lagi. Jadi tiap kali mo ngomong, pengajarnya harus nenangin ‘suasana’ dulu..supaya ga gaduh..hehe..lucu deh..

Ini gue share resep Cheese Stick dan Butterfly Pastry Cookies dulu ya. Soale banyak utang nih, banyak resep kursus yang blum gue share, belum kelar ngetikinnya. Aduuh kapan ya bisa kelaar..? Maap ya, buat yang udah minta resep kursus..sabar ya..:-)

Utk kedua resep ini, adonan kulit puff pastry yang digunakan sama persis cara pembuatan dan takaran bahannya. Perbedaannya hanya di finishing-nya saja.

Cheese Stick & Butterfly Pastry Cookies
Source : Kursus di Toko Ani

Kulit Puff Pastry :
400 gr tepung terigu protein tinggi
400 gr tepung terigu protein sedang
25 gr garam
8 gr ragi Saf instant
125 gr butter
150 gr air dingin
350 gr susu cair dingin

450 gr margarine sheet/korsvet

Cara membuat :
Mixer semua bahan kering, sampai rata, masukkan air dan terkahir butter. Istirahatkan 15 menit (tertutup).
Lebarkan adonan, beri margarine sheet, tutup.
Roll lipatan double 2x dan lipatan single 1x.
Istirahatkan didalam kulkas.

Finishing Cheese Stick
250 gr parmesan cheese
25 gr poppies seed

Cara :
Lebarkan kulit puff 2 cm (tebal ±3 mm..,-Anne). Beri kuning telur (plus garam dikit…,-Anne), taburi parmesan cheese (bolak-balik….,-Anne). Gelintingkan membentuk spiral. Susun dalam loyang. Bakar dengan suhu 150 º C selama 30 menit.

Finishing Butterfly Cheese Cookies
Lebarkan puff pastry 25 cm, tebal 1cm. Roll panjang bagian kanan dan kiri. Masukkan dalam freezer. Potong 1 cm, poles dengan kuning telur (plus garam…,-Anne), taburi gula pasir. Bakar dengan suhu 150 º C selama 30-60 menit.

Cheese stick udah pada tau dong penampakannya seperti apa? Tentu yang panjang-panjang, paling kiri itu kan?
Nah kalo Butterfly Pastry Cookies itu, yang paling kanan, didepan. Dalam bahasa Perancis dikenal dengan nama Palmier. Bentuknya seperti 2 rol rambut disatuin hehe. Di photo ini kebetulan tengahnya patah, soale motretnya ketika dah nyampe rumah. Udah dibawa muter-muter dulu, jadi ngambek, hehe..

Cooking with Style


Ini kursus yang gue ikutin tgl 12 Aug 06 kmaren, di Steak House, Hotel Four Seasons.

Kursus ini diselenggarakan oleh Detikfood, bekerjasama dengan Hotel Four Seasons. Ga diragukan lagi lah ya steaknya Four Seasons pasti ok punya.

Katanya, salah satu kunci steak yang enak itu ya dagingnya harus yang kualitas Prime, lebih bagus lagi yang grade-nya Angus (yang terbaik dari prime). Kalo dagingnya udah Prime, ngga perlu lagi deh dilunakin pake nanas, daun pepaya, dll * :-) *.

Panjang lebar deh dijelasin soal kualitas daging, daging jenis apa dipakenya untuk apa, cara motong yang bener, suhu oven atau kompor, dll. Belum cara bikin demiglace yang aduhaiii sumpe ga simple..makan waktu 4 jam lebih huuuaaaaa..*lemes*. Tau deh..apalagi gue yang pemalas ini malesss bangett dengan urusan yang ribet-ribet bgitu. Ga mau banget repot2 bikin demiglace, beli aja dehh yang udah jadi, tinggal diseduh air doang. Abis ribeett bangeett cara bikinnya. Nyeraahh dehh hehe..

Gue laporan photo2nya dulu ya..resep Insya Allah pasti gue share, tapi setelah gue selesai ngetik resep dari cooking show majalah Sedap ya hehe. Puanjang bo resep2nya..soalnya kagak ada yang beli jadi tuh di kursus steak ini, semua bikin sendiri.

Setelah mendengar penjelasan dari Chef Vindex Valentino Tengker yang udah 13 tahun bekerja sebagai Chef di Hotel Four Seasons (pernah di Bali, Los Angeles, trus Bali lagi, trus skrg di Jakarta), gue jadi maklum knapa harga steak di hotel mereka ‘menguras kantung’, karena memang kualitas daging yang digunakan kualitas bagus semua. Bahkan ada yang sekilo-nya harganya mencapai Rp. 900 ribu hingga Rp. 1 juta *wink*.

Seneng deh gue ikutan kursus Detikfood ini. All comes from the best chefs in town. Tidak sekedar berbintang, tapi bintang lima. Tanpa ragu langsung daftar deh kursus berikutnya di bulan September. Hardly can not wait..:-)