Cotton Soft Japanese Cheesecake

Cotton Soft Japanese Cheesecake

Cotton Soft Japanese Cheesecake


Ini resep yang gue pake untuk hubby’s b’day cake 15 Oct kmaren. Seperti biasa, gue gampang terprovokasi dengan komen ato kalimat pengantarnya.
Kalo penasaran, coba mampir kemari..gila kan komen2nya?
Dan resep ini masuk dalam kategori Top Rated Recipe di Diana’s Desssert.

Penasaran banget. Bikin ahhh…
Hasilnya, hmmm…lumayan siyyy. Tapi tidak seheboh komen2 itu hihihihi…
Lidah gue masih lebih cinta ama Brokus Keju Pak Sahak..heehehhe..

Ntah lah, apa lidah gue terlalu ‘lokal’ ? Kurang jalan-jalan? hehehe

Fotonya jelek yah..motretnya asal banget..ga papa yahh..:-)

Cotton Soft Japanese Cheesecake

Ingredients :
140g/5 oz. fine granulated sugar
6 egg whites
6 egg yolks
1/4 tsp. cream of tartar
50g/2 oz. butter
250g/9 oz. cream cheese
100 ml/3 fluid oz. fresh milk
1 tbsp. lemon juice
60g/2 oz. cake flour /superfine flour
20g/1 oz. cornflour (cornstarch)
1/4 tsp. salt

Instructions:
1. Melt cream cheese, butter and milk over a double boiler. Cool the mixture. Fold in the flour, the cornflour, egg yolks, lemon juice and mix well.

2. Whisk egg whites with cream of tartar until foamy. Add in the sugar and whisk until soft peaks form.

3. Add the cheese mixture to the egg white mixture and mix well. Pour into a 8-inch round cake pan (Lightly grease and line the bottom and sides of the pan with greaseproof baking paper or parchment paper).

4. Bake cheesecake in a water bath for 1 hours 10 minutes or until set and golden brown at 160 degrees C (325 degrees F).

Makes 1 (8-inch) cheesecake, 12 servings.

Submitted By: Irene Oon

Cheese Button

Cheese Button

Cheese Button

Kesampeann deh bikin ini..

Dah lama pengen bikin ini, dari 2 tahun lalu hahahaha. Lebaran kali ini ga pake ditunda lagi deh, wajib bikin..dah penasaran banget. Ternyataa..oohh, gue puas ama hasilnya. Cantik, dan enak! Ama satu lagi, cepet banget menuhin toples, tebel bo! Hahahaha jadi bikin satu resep aja dah menghasilkan 3 toples (masih ada lebihannya dikit)

Ini resep terkenal banget loh..terutama di jagad milis kuliner Indonesia hehehe kalo nyebut Cheese Button ya maksudnya Cheese Button ala Mba Femmy ini..bgitu deh yang gue tau..:-)

Terima kasih ya Mba Femmy, resepnya top abiss..jadi salah satu andalan diriku nih..:-)

Resep dan tips ada di blog Mba Femmy, disini..thanks for sharing, Mba Femmy..

Cheese Button

Source : Femmy Jaco

Description:
Kuker keju dipadu dengan gula, menjadikan rasanya unik, gurih2 manis…

Ingredients:
– Butter 325 gram
– Gula halus 1 sdm
– Kuning telur 3 butir
– Putih telur 1 butir
– Keju edam 150 gram (gue pake parmesan…Anne)
– Tepung sagu 100 gram
– Tepung terigu protein rendah (kunci biru) 350-400 gram
– Keju cheddar parut secukupnya

Bahan Glazur:
– Icing sugar 275-300 gram
– Putih telur 50-60 gram
– 1/2 sdt cream of tartar (optional, boleh dipakai boleh tidak)
– Vanili, cuka atau Lemon essence secukupnya

Directions:
-Kocok butter dan gula halus hingga tercampur rata, masukkan telur, kocok rata, tambahkan keju. Aduk rata. Masukkan tepung sagu dan terakhir tepung terigu. Uleni hingga rata/kalis.

-Giling tipis 2-5 mm, potong kotak 2×2 cm. (gue bentuk bulat..Anne)
-Olesi glazur, ratakan dan taburi keju cheddar parut
-Angkat satu persatu, tata di loyang kuker.
-Oven dengan api kecil hingga matang.

Glazur:
Kocok semua bahan hingga setengah mengembang, tambahkan lemon essence.

TIPS:
– Supaya glazur tahan lama, tutup dengan lap basah. Kalau agak kering, kocok lagi, tambahkan putih telur sedikit.
– Icing sugar: kalau mau bikin banyak, diayak dulu supaya tidak menggumpal/berbutir2.
– Mengocok putih telur jangan terlalu lama, kalau kelamaan putih telur bisa ringan & kopong :(

KBB#6: Cheese Biscuits

KBB#6: Cheese Biscuits


Ga berasa, dah KBB#6 aja ya. Dan tumben banget kali ini tugasnya relatif gampang. Biasanya agak-agak ‘ribet’ gitu. Bahannya aja cuma 4-5 item. Cara bikinnya juga cuma diaduk/diremas doang. Trus dipanggang. Beda bener yaa ama tugas-tugas sebelumnya.

Tadinya mo nyetak biskuit-nya pake cookiecutter gitu. Biar rapi, seragam dan cantik. Tapii hmm kayaknya lucu juga ya kalo bikin biskuit yang berkesan jadul. Dengan bentuk yang ga rapi. Jadi bginilah hasil akhirnya.


Keju gue pake parmesan merk Anchor. Butter pake yang Elle & Vire unsalted. Tepung pake Kunci Biru. Sesame seed gue ganti dengan almond iris, dan sebagian gue pake pistachio.
Rasanya pas. Ga keasinan. Oya, suhu oven gue turunin hingga 165 derajat Celcius.
Pas deh 15 menit. Kering dan renyah. Enak kok:-)

Terima kasih utk host KBB#6 : Mba Regina dan Mba Swi..makasi yaa..

======================================

KBB#6: Cheese Biscuits

Tantangan ke 6 kali ini kita membuat biskuit yang bahan utamanya keju. Panganan biskuit keju atau cheese wafers dapat dihidangkan saat cocktail party atau sekedar camilan biasa. Variasi biskuit diserahkan kepada semua anggota sesuai dengan selera masing-masing, misalnya dengan menambahkan kacang-kacangan seperti walnut atau pecans, atau hanya dengan menaburkan wijen..

Yang perlu diperhatikan adalah saat memanggang. Karena suhu oven variatif, disarankan untuk mencek biskuit setiap 5 menit karena biskuit ini gampang gosong. Penggunaan keju juga harus keju tua dengan pilihan bervariasi, seperti cheddar, parmigiano, pecorino, atau yang lainnya sesuai dengan selera masing-masing.

Happy Baking!

Tingkat Kesulitan: Mudah.

English Version

Source: Vogue Australia: Wine and Food Cookbook.

225g grated mature cheese
125g butter
125g flour
cayenne pepper to taste
sesame seeds

With finger tips, mix together cheese, butter, flour and cayenne pepper until mixture forms a mass. Butter a biscuit tray.

Make small balls of the dough. Roll some in sesame seeds and press on tray, placing them fairly far apart as they will spread while cooking. (We have pressed walnuts on some of the biscuits and, for a colour contrast, some chopped pistachio nuts).

Bake biscuits in pre-heated oven 180C for 15 minutes. Store in an airtight container.

Bahasa Indonesia

Sumber: Vogue Australia: Wine and Food Cookbook.

225g keju tua parut
125g mentega
125g tepung terigu
Cayenne pepper
biji wijen

Campur keju, mentega, tepung dan cayenne pepper bersama (remas) menggunakan ujung jari sampai tercampur rata dan adonan menyatu membentuk gumpalan. Siapkan loyang biskuit yang diolesi mentega.

Bulatkan adonan kecil-kecil. Gulingkan beberapa bulatan ke biji wijen dan tekan-tekan di atas loyang dengan jarak yang agak lebar karena biskuit ini akan meleber saat dipanggang. (Kami—maksudnya tim dapurnya buku ini– menaburkan walnut ke atas biskuit dan ditekan-tekan sedikit ke atas biskuit, dan untuk penambahan warna yang kontras, kami juga menambahkan pistachio cincang).

Panggang biskuit dalam oven yang sudah dipanasi terlebih dahulu dengan suhu 180C selama 15 menit. Simpan di dalam wadah kedap udara.

KBB #3 : Pizza

KBB #3 : Pizza



Duh penyakit lamaku ga ilang-ilang. Selaluuu mengerjakan ‘tugas’ dah deket deadline. Ikutan Klub Berani Baking berarti harus selalu siap dengan tantangan, mengerjakan ‘tugas’ baking sesuai tema. Tema kali ini pizza.

Tiap 2 bulan sekali, semua member diberi tugas yang sama. Kmudian baru boleh dipamerin di blog masing-masing di hari terakhir deadline.

Deadline untuk pizza ini ya tanggal 31 Januari 2008. Dan gue pun mengerjakannya tanggal 31 Januari 2008. Belanja bahan-bahan pizza tanggal 30 Januari 2008, malam hari. Hehehehe..

Teringat kembali masa-masa kuliah di Teknik Sipil Unpar, akibat selalu mengerjakan tugas mepet deadline, ujung-ujungnya yaa selalu begadang hingga pagi hari. Pagi harinya tergopoh-gopoh ke kampus nenteng kertas berisi gambar teknik. Sungguh terlalu..:-) T e r l a l u…

Aaahhh seru juga yah ikutan KBB. Serasa kuliah lagii..hehe..ada dosen galak berjenggot panjang juga disini kikikikik..peace ah Mba Arfi..:-)

Ini resep pizza dari KBB. Untuk topping, member dibebasin berkarya.

Tantangan KBB#3: Pizza
Source: The Perfect Cookbook. David Herbert. Viking. Victoria,Australia. 2003

Versi Bahasa Indonesia:

Untuk adonan dasar Pizza:

1 sachet (@ 7g = 1/4 oz = 2 sdt) ragi (Misalnya: Fermipan atau merek lainnya)
1 sdt gula pasir
2 ½ cups tepung protein tinggi (tepung cakra kembar) (kurang lebih 350 gr)
Garam secukupnya
2 sdm minyak zaitun

Cara mengolahnya:

Larutkan ragi dan gula di mangkuk kecil dengan 200ml air hangat. Aduk rata dan sisihkan selama 10 menit, atau hingga campuran raginya berbuih.

Campur tepung dan sejumput garam di mangkuk besar. Buatlah lubang di tengah2 campuran tepung dan masukkan ragi dan olive oil.

Campur hingga menjadi adonan.Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, lalu uleni adonan selama 5-7 menit, atau hingga lembut dan elastic.

Tempatkan adonan di dalam mangkuk yang sudah diolesi dengan minyak, tutup dengan serbet lembab atau plastik dan biarkan di tempat yang hangat selama 1 – 1 ½ jam, atau hingga adonannya membengkak berlipat ganda.

Panaskan oven suhu 210C (415F, Gas Mark 6-7).

Tinju adonan untuk mengeluarkan gelembung udara. Bagi adonan menjadi 2-3 bagian yang sama dan gilas atau tekan-tekan seukuran 4-5mm (¼ inci). Pindahkan ke loyang pizza (kalau ada).

Tutup dengan pilihan topping kesukaan masing-masing dan panggang selama 15 menit. Lalu pindahkan pizza ke atas rak oven dan panggang lagi selama 3-4 menit, hingga lebih garing di bagian bawahnya.


Nah ini dia pizza hasil karyaku. Awalnya sih sok nyeleneh. Mo bikin pizza buah. Toppingnya ya pake buah. Strawberry, campur anggur, kiwi, dan jeruk mandarin. Tapi ga jadi dehhh..kembali ke selera asal ajah..Super Supreme..

Mnurut buku ‘Pizza dan Roti Panggang’ keluaran Periplus yang khusus gue beli menghadapi tantangan KBB ini, Super Supreme a la mereka adalah campuran paprika hijau, jamur kancing, mozzarella parut, ham, cabanossi, salami iris, nenas, dan buah zaitun.

Menyesuaikan dengan lidah gue, gue hanya pake paprika hijau, jamur kancing (ditumis sebentar dengan paprika), mozzarella, smoked beef, nenas, dan sosis sapi sajah. Ntah lah, apakah masih layak disebut Super Supreme ato bukan.


Lain kali kalo bikin lagi, mau ditambahin daging giling juga ahhh. Biar makin terasa dagingnya.
Jrengg jrennggg…jadi juga pizza-ku. Alhamdulillah. Baru pertama kali ini bikin pizza. Ternyata ga susah yaaa…dan mnurut tetangga yang kebagian, waahh ngalah-ngalahin Pizza Hut hehehehe. Bisa aja Tante Eva (bukan Maria Eva lohh..)..bilang aja biar dibikinin lagi :-)

Ahhh leganya..pe-er dah selesai. Penasaran dengan tantangan KBB berikutnya. Seruu..seruuu..:-)

Taiwanese Cheesecake

Taiwanese Cheesecake


Posting lagi ahhh..sempat baking blue beberapa hari kmaren. Mungkin karena diet (nurunin berat badan) yang lagi gue jalanin yaaa. Lumayan lah, dah turun 3.5 kg. Asyiikkk..mudah-mudahan dalam sebulan ato 2 bulan kedepan dah mencapai target yaaa..:-)

Bayangin aja, saking baking blue-nya, buat ultah gue sendiri aja males bikin kue. Tau deh..malesss bangett. Anyway makasi buat ucapan selamat ultah dari teman-teman semua yaaa..senang deh punya banyak temen. Kalo ultah, banyak yang nyelametin hehehe..mmmuuaahhhh..:-)

Gue posting aja cheesecake a la Taiwan yang dah gue buat beberapa waktu yang lalu. Mnurut gue, kurang manis dikit. Boleh deh ditambahin gula dikit lagi, ato dikasi saus buah (manis) seperti yang disarankan di resep.

Doohh ternyata di galeri foto gue ga ada tuh penampakan si buku cheesecake tea. Blom dipotret ternyata. Besok deh Insya Allah gue potret, trus ntar gue update yaa.

Cheesecake a la Taiwan
Source: Buku ’35 Variasi Resep-resep Cheesecake’ dari Yasaboga

Campur & ayak :
50 gr tp terigu serbaguna
50 gr tp maizena

Bahan :
150 ml susu UHT
100 gr mentega tawar
¼ sdt garam
½ sdt ekstrak vanili
200 gr neufchatel cheese, biarkan pada suhu ruangan
175 gr atau 10 kuning telur, kocok rata
225 gr atau 7 putih telur
150 gr gula pasir halus
1/2 sdt cream of tartar
Keju parmesan utk taburan

Cara membuat :
1. Siapkan loyang, beri alas kertas roti, tanpa dioles. Pasang oven suhu 150’C.
2.Tim mentega & susu hingga hangat, masukkan keju, aduk rata.Masukkan campuran tepung, aduk rata. Masukkan kuning telur, adukrata, angkat, sisihkan.
3.Kocok putih telur, gula dan cream of tartar hingga mengembang dan berbusa. Tuang 1/3adonan ini ke adonan kuning telur, aduk perlahan hingga rata. Tuangkan ke sisa putih telur sebanyak ½ adonan, aduk rata perlahan, lalu campurkan sisanya, aduk rata.
4. Tuang adonan ke loyang, taburkan keju parmesan. Panggang dengancara au bain marie selama 60 menit dgn suhu 150’C, sampai cake matang dan permukaan kecoklatan.
5. Keluarkan cake dari oven, angkat dan letakkan loyang berisi cake pada rak kawat. Diamkan 5 menit, kikis tepinya dengan pisau tajam. Balikkan cake pada piring datar, lalu balikkan kembali ke piring saji. Dinginkan. Hidangkan dengan saus buah bila dikehendaki.

Parcel Lebaran

Parcel Lebaran


Lebaran kali ini, gue dapet request dari hubby. Untuk siapin parcel sebanyak 10 buah, dengan isi kue-kue kering bikinan gue. Maklum, temen-temennya dah pada tau kalo gue suka bikin kue. Setelah nego, disepakati satu parcel cukuplah berisi 2 toples kuker. Ya iyalah, kalo 3 toples bisa gempor deh istrinya.
Mana seminggu sebelum Lebaran 2 asisten-ku dah pada pulang. No maid, no babysitter. Mana mungkin la yaa…Jasmine siapa yang pegang? :-)
Jadi sebelum mereka mudik, kuker dah harus beres semua. Termasuk untuk dirumah sendiri, oleh-oleh buat dibawa ke Medan, kasi mertua, kasi supir dan oleh2 buat keluarga asisten di kampung. Total yang harus gue siapin yah sekitar 40 toples, ditambah beberapa tabung mika cheese stick untuk tambahan.
Kuker wajib untuk masing-masing parcel adalah Kaastengel a la Anchor. Karena gue begitu senang bisa nemuin resep nyang itu, jadi kayaknya bahagia gitu bisa ngasi sesuatu yang mnurut kita enyyak bangettt.

Trus pasangannya divariasi deh, Corn flake Cookies a la Sylvie Gill yang juga enyyaakk bangett itu (gue bikin rada banyakan, biar pas pasangannya manis dan asin), Nastar Keju, Sagu Keju, Corn Flake Strussel, Chocolate Toffee Bar, hmm apalagi ya? Oya, Lidah Kucing Keju a la Anchor (resep blom gue posting). Ditambah skitar 15 tabung mika cheese stick dan kawan-kawan.

Lumayan gempor, walo bikinnya nyicil. Kesalahan gue juga, ga ngajarin asisten untuk bantu ngerjain. Bantuinnya hanya ngayak, cuci-cuci, ngoles loyang dengan mentega. Model-model gitu doang. Mustinya kan gue ajarin ngebentuk nastar, ngebentuk kaastengel, dll. Karena dibagian itu yang makan waktu.

Maklum deh, maid gue rada o’on. Jadi untuk ngajarinnya juga butuh kesabaran extra. Nah itu yang gue ga punya hahaha.

Sut, kembali ke parcel. Trus kemasannya apa ya? Hunting lah gue ke Mjestik. Ada banyaaak macem kemasan parcel disana. Sebenernya gue naksir yang kemasan karton keemasan trus diatasnya mika polos gitu. Minimalis dan elegan. Tapi gue pikir2 lagi, kemasannya ga bisa kepake lagi dong. Ga bisa buat nyimpen-nyimpen barang gitu.

Akhirnya gue pilih yang ini. Etnik, gue suka. Dan kotaknya masih bisa dipake lagi.Sengaja gue pilih yang rada tertutup supaya lebih rapi keliatannya. Jadi kalo kue dalam toples berantakan, ga bakal keliatan hehe. Trus gue tambahin pita bunga diatasnya. Diisi dengan 2 toples kuker. Cukup lah. Toh parcel ini juga buat temen-temen hubby kok. Termasuk boss-nya (mungkin lebih tepatnya partner senior, karena hubby wiraswasta).

Ga harus yang mahal to? Menurut gue, personal touch yang bikin parcel gue jadi ‘mahal’. Hehe. Emang ga cape bikin kuker sebanyak itu? Hehe..

Gitu deh. Hubby keliatannya senang dengan ‘karya’ istrinya. Mudah-mudahan semua yang nerima kuker bikinan gue senang ya..:-)

Nastar Keju

Nastar Keju



Sebelum posting pastry isi aprikot, posting ini dulu deh.
Dapet selai nanas dari Vitri (selainya enak Vit, makasi yaa), ya udah gue bikin nastar deh. Nastar Keju. Bentuknya ga biasa, lucu deh.

Rasanya juga enak. Teteuupp..pake butter yang bagus ya.

Oya, gue ngolesin kuning telurnya kurang rata tuh, maklum dah kecapean hehe. Bikin nastar tuh makan waktu banget yaa..kerajinan tangan banget..cape deeehhhh..

Tapi terobati dengan rasanya yang maknyus..ga nyesel banget gue bikin ini..nyemm nyemm..

Nastar Keju
Source : Buku ‘Resep-resep Terbaik Kue Kering’ dari Primarasa

Bahan :
Selai
900 g nanas kupas
150 g gula pasir
4 butir cengkih
7 cm kayu manis

Kulit
150 g mentega tawar (gue pake Elle & Vire 120 g dan Wysman 30 g..,-Anne)
100 g margarin (gue pake Blue Band..,-Anne)
75 g gula bubuk
1 kuning telur
¼ sdt vanili bubuk
350 g tepung terigu
50 g keju edam/parmesan/cheddar, parut halus (gue pake parmesan..,-Anne)
1 kuning telur untuk olesan

Cara :
1. Selai : parut nanas, masak bersama gula, cengkih dan kayu manis hingga mengental dan airnya habis, angkat dan dinginkan.
2. Kulit : kocok mentega (menteganya dingin baru keluar dari kulkas, trus dipotong-potong kecil..,-Anne), margarin dan gula dengan mikser berkecepatan sedang hingga putih, lembut, dan mengembang. Tambahkan kuning telur dan vanili, kocok hingga rata. Masukkan tepung terigu secara bertahap, tambahkan keju, aduk rata dengan spatula.


3. Panaskan oven pada suhu 160 °C, olesi loyang kue kering dengan margarin. Siapkan cetakan kembang diameter 3 cm. Ambil sedikit adonan, gilas di antara 2 lembar plastik hingga setebal 3 mm. Cetak adonan dengan cetakan yang sudah disiapkan.


4. Ambil satu lembar adonan yang sudah dicetak, taruh ½ sdt selai ditengahnya secara memanjang (gue kurang dari 1/2 sdt..,-Anne). Lipat kedua sisi adonan hingga bertemu ditengah, rapatkan ujungnya agar berbentuk mirip terompet. Lakukan hal yang sama hingga adonan dan selai habis.


5. Taruh adonan yang sudah dibentuk di atas loyang, beri jarak 2 cm agar tidak saling melekat waktu kue dipanggang. Olesi permukaannya dengan kuning telur.

6. Masukkan loyang ke dalam oven, panggang hingga kuning kecoklatan (± 20 menit). Keluarkan kue dari oven, pindahkan ke atas rak kawat, biarkan dingin.

Cheese Stick

Cheese Stick dan kawan-kawan

Ini salah satu jurus ampuh untuk yang punya waktu meffet, ato mo praktis, ato emang pemalas, ato banyak gangguan krucil, dan ato ato lainnya..:-)

Bikin kuker yang gampang, ga lama ngerjainnya, enak dan hemat lagi. Kalo beli kan mahal bo:-)
Beli aja puff pastry yang dah jadi, yang dah siap dipanggang. Banyak kok..di Titan ada (ada 2 merk), di Carrefour ada, di Makro juga denger-denger ada.
Yang gue pake ini (beli di Titan, merk Stella. Harganya 19 rb, ukuran 90 cm x 20 cm, dilipet dan dimasukin box), agak ngendal sedikiiiiiit. Merk satunya yang lebih mahal walo beda dikit (harganya sih kalo ga salah 17 rb, tapi ukurannya lebih kecil daripada Stella ini. Itu menurut itung-itungan Matematika sesaat gue, boleh dicheck lagi deh), ga dilipet gitu bo, jadi ga muat difreezer gue. Ya sut lah, apa boleh buat. Kalo disuruh bikin puff pastry sendiri, aduhh males bangett.

Kemudian digiling sesuai ketebalan yang diinginkan (tebal sebelumnya sekitar 5 mm). Jangan lupa sebelumnya ditaburi tepung terigu ya, supaya ga lengket. Untuk cheese stick ini gue giling menjadi 3 mm. Trus diolesi telur kocok dan ditaburi parmesan/cheddar/edam parut (bolak balik yah), potong-potong berbentuk batang (gue potong menjadi 12 cm x 0.75 cm, disesuaikan dengan kemasan mikanya).

Diputar pada kedua ujung dengan arah yang berlawanan hingga membentuk ulir, disusun di loyang yang dah diolesin margarin tipis-tipis, panggang dengan suhu 150 derajat Celcius selama kurleb 25 menit.

Jadi deh. Gampang kan..? Satu kotak puff pastry itu, bisa ‘berubah’ menjadi 7-8 tabung mika berisi cheese stick. Tabungnya berukuran tinggi 14 cm dan diameter 8 cm. Asyik kann..?

Tabungnya beli dimana? Oh di Mjestik ada, di Toko Mira Hasyim Ashari juga ada. Ngkali di Titan juga ada. Banyak deh kayaknya di tbk-tbk lain juga. Yang ada aksen pita silver itu gue beli di Mjestik. Ukuran sgitu harganya 28 rb selusin. Kalo yang polos ajah (hehe photonya ga ada), harganya 1650 rupiah perbuah, beli di Toko Mira.

Kembali ke cheese stick, variasinya selain parmesan dkk, bisa diganti dengan poppy seed ato coklat. Tuuuh gambarnya ada diatas.

Yang coklat, hihi tinggal segitu, maklum deh, dijarah Papa-nya Jasmine..:-)
Oya, yang coklat, cuma dioles telur kocok yaa, ga perlu ditaburi keju lagi (yaa tergantung selera siih, kalo mau ada kejunya juga ga papa), setelah dipanggang, dinginkan, kemudian celupin ke coklat leleh. Kulkasin hingga mengeras. Jadi deh.

Banyak yang bisa kita buat dari puff pastry ini. Postingan berikutnya, gue mo share ini ah..

Bagian dalemnya, ada selai aprikot loohh..:-) Penasaran ga? *ge-er*
Ntar yaa…

Kaastengel a la Anchor

Kaastengel a la Anchor


Lebaran tahun ini, gue dah bikin beberapa kue kering. Diantaranya Kaastengel, Lidah Kucing Keju, Cornflake Cookies a la Sylvie Gill yang kesohor itu, Chocolate Toffee Bar, dan Cheese stick beserta variasinya (menggunakan poppy seed). Rencananya mo ditambah Putri Salju, Nastar (dapet selai nanas dari Vitri), ama hmm apalagi yaaa..oya, pgn bikin Cheese Button juga.

Nah, yang gue mau share sekarang adalah resep Kaastengel yang gue gunakan. Gue dapet dari Toko Ani dan Toko Mira. Denger-denger sih resepnya berasal dari Anchor, dalam rangka mempromosikan Parmesan Cheese-nya.

Ketika nyobain tester Kaastengel-nya (blom puasa waktu itu, seminggu sebelum bulan puasa deh), gue langsung suka. Gurih, renyah, enakk deh. Trus katanya bisa dapetin resepnya kalo belanja Parmesan Cheese dari Anchor. Ya udah, gue beli. Trus cobain bikin di rumah.

Alhamdulillah, hasilnya sama enaknya. Bahkan mungkin lebih enak hehe karena Golden Fern gue ganti dengan Elle & Vire dan Wysman dengan perbandingan sekitar 80:20. Wangii, renyahhh, gurihhh, duh enak deh. Silakan dicoba, ga akan nyesel :-). Kuncinya mnurut gue ada di butter yang digunakan. Kalo bisa sih teteupp pake Wysman juga yaa..

Cara ngebentuknya, adonan gue taruh diatas silpat, kemudian gue tutup lagi dengan silpat. Digiling menggunakan rolling pin hingga setebal sekitar 3-4 mm, kemudian dibentuk menggunakan cookie cutter. Bentuk bisa bervariasi, ga harus batang dong. Gue bikin bentuk hati. Lucu ga..? :-)
Trus dioles kuning telur, ditaburi parmesan parut, pindahkan ke loyang yang dah diolesi margarin tipis-tipis, panggang deh. Skitar 25-30 menit deh. Hmmm wangii..

Ini resep versi aslinya. Baker’s mix blended itu adalah sejenis margarin (CMIIW). Gue beli di toko Ani. Met bikin yaaa..

Kaastengel
Source : Anchor

Bahan :
Baker’s Mix Blended 25 gr
Golden Fern 150 gr (gue ganti dgn Elle & Vire dan Wysman,-Anne)
Parmesan cheese (parut) 150 gr
Tepung protein sedang 225 gr
Kuning telur 2 btr

Cara membuat :
1. Kocok mentega (dan Baker’s Mix Blended,-Anne) dengan kuning telur hingga sedikit mengembang.
2. Tambahkan tepung, parmesan cheese (parut).
3. Bentuk lalu poles dengan kuning telur, taburi dengan keju parut (Parmesan) dan panggang dalam oven panas 160 derajat hingga matang.

Green Tea Sponge Cake with White Choco Cheese Filling

Green Tea Sponge Cake with White Choco Cheese Filling

Ini satu lagi yang kita kerjain waktu kumpul-kumpul di Hang Lekir bersama Gank HL bulan lalu. Cihuyy..

Chocolate Truffle Cake udah gue posting, sekarang laporan yang ini deh. Sebenernya untuk filling kita bikin beberapa macem, tapi gue pilih yang ini deh.

Doyan keju siiyyy..Ini resepnya, sponge cake dan fillingnya.

Makasi Mba Emma..;-)

Green Tea Sponge Cake
Source : Mba Emma

Bahan:
3 btr putih telur
65 g gula pasir
6 btr kuning telur
35 g mentega, lelehkan
35 g tepung terigu
10 g green tea powder/teh hijau bubuk

Cara Membuat :
1. Campur green tea dan terigu, ayak dan sisihkan.
2. Kocok kuning telur dengan sebagian gula, hingga kental sisihkan.
3. Kocok putih telur tambahkan gula sedikit demi sedikit, hingga setengah kaku.
4. Campur kuning dan sebagian putih telur, masukan terigu sedikit demi sedikit aduk rata, kemudian masukan mentega leleh perlahan-lahan aduk hingga tercampur rata.
5. Masukan sisa kocokan putih telur , aduk kembali.
6. Tuang ke dalam loyang yang telah di alasi kertas roti/parchment paper.
7. Panggang dengan suhu 220 ºC selama 10 -12 menit.
8. Angkat dan balikkan.

White Choco Cheese Filling
Source : Mba Emma

Bahan :
250 gr cream cheese, dalam keadaan lembek (suhu ruang)
125 gr cokelat putih, lelehkan
30 gr gula bubuk
1 gr gelatin bubuk/1/2 lb gelatin
250 gr whip cream

Cara membuat :
1. Larutkan gelatin bubuk dengan air hangat, atau rendam gelatin lembaran dengan air dingin, peras airnya dan panaskan hingga mencair.
2. Kocok cream cheese dan gula halus hingga lembut, tambahkan coklat leleh dan gelatin yang telah dilarutkan, kocok terus hingga lembut, campur dengan whip cream. aduk hingga tercampur rata.
3. Filling siap digunakan.