Seafood Tom Yum

 

medium-1456932160-u178

 

Wah demi ikutan Remake Challenge yang diadain oleh Indonesian Foodblogger group, gua yang terbiasa setor last minute, lagi2 mengulang kebiasaan itu hahaha

IMG_5169

Ga papa setoran seadanya, yang penting ikut meramaikan yaa

Inspirasi dari Seafood Tom Yum di Toh Plue Resto, Chatuchak, Bangkok yang kami sekeluarga datangi awal bulan ini.

tomyumDSC00826 copy

IMG_1056

tomyumDSC00836 copy

Resto ini berada dideket pintu keluar Chatuchak Weekend Market yang kesohor itu.

Anak-anak yang ikut menemani mama-nya hunting di Chatuchak sudah mulai rewel, tapi begitu diajak ke resto ini, kembali riang dan akhirnya betah juga menemani hingga malam menjelang hehehe..

tomyumDSC00846 copy

So, gue si pecinta masak gampang & praktis ini su pasti nyetok tom yum paste yang dibeli di Bangkok. Ini sebagian diantaranya.

tomyumDSC01407 copy

Gampang bangett deh. Tinggal rebus air dan cemplungin tom yum paste-nya berikut bumbu tambahan seperti bawang bombay, bawang putih, daun jeruk, sereh dll sesuai selera, kemudian masukin deh udang, kerang, cumi iris, tofu, jamur dll sesuai selera juga.

Bisa ditambahkan kecap ikan utk memperkaya rasa. Setelah semua bahan matang, angkat dan siap dihidangkan.

Oh ya, harusnya tambahkan daun seledri seperti foto contoh untuk menambah aroma. Namun karena buru2 gua lupa deh hihihi..

tomyumDSC01405 copy

 

Silakan menikmati Seafood Tom Yum bikinan sendiri yaa..

Pallu Mara Iga Sapi

Pallu Mara Iga Sapi

Pallu Mara Iga Sapi

Nyang ini, boleh banget direkomendasiin. Ga pake santan (lebih sehat), dan rasanya pedes-pedes segerrrr..n mengolahnya guampangggg..*ah biasa dehhh, Anne emang senengnya yang guampanggg*

Gue memberdayakan presto, seperti biasa. 20 menit ketika merebus di awal. Kmudian 20 menit setelah bumbu goreng dkk dimasukin.

Trus untuk cabe merah gue menggunakan cabe merah besar. Gula juga gue lebihin dikit. Truss kuah gue bikin lebih kental dari yang seharusnya. Oya, lemak di iga gue pangkas habis hehehe..paling nyisa dikittt, supaya gurih dikit deh..:-)

Ooohh maaakkkkk, gue doyannn..hubby juga doyaannn…:-)

Thanks, Femina..

Pallu Mara Iga Sapi
Source : Majalah Femina no. 38, Sep ‘08

Bahan :
750 g iga sapi, cuci bersih, potong-potong
1 L air
3 sdt air asam jawa
5 cm kunyit, haluskan
1 ½ sdt garam
1 sdt gula pasir
2 lbr daun salam
2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
3 sdm bawang merah goreng, untuk taburan

Bumbu, goreng, haluskan :
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 buah cabai rawit merah
10 buah cabai merah

Cara membuat :
– Rendam iga sapi di dalam air yang sudah dicampur kunyit dan air asam, aduk rata. Rebus hingga iga sapi setengah lunak.
– Kecilkan api, masukkan bumbu goreng yang sudah dihaluskan, aduk rata. Tambahkan garam, gula, daun salam, dan serai, aduk rata.
– Masak hingga iga sapi matang dan lunak. Angkat, taburi bawang goreng. Sajikan.

Black Pepper Beef-Sukiyaki

Black Pepper Beef-Sukiyaki

Black Pepper Beef-Sukiyaki


Naaaa…kalo ini salah satu jurus ampuh di bulan puasa hehehe

Gue suka deh bumbu botolan Black Pepper dari CHNG Kee ini. Buat yang males ngeracik bumbu, boljug banget. Biasanya gue bikin ini. Black Pepper Beef-Sukiyaki.

Beef-sukiyaki yang dah tipis itu gue potong-potong lagi, bagi 4 bagian lagi per lembarnya. Trus biasa deh, tumis bawang putih dan bawang bombay. Trus masukin daging sukiyaki, kasi air dikit, masukin deh bumbu andalan ini (sesuai selera deh jumlahnya, bisa diliat juga petunjuk di kemasannya) kmudian cabe hijau besar, brokoli, dan tofu. Tambahin garam n gula dikit. Boleh juga dikasi kecap manis dikit. Masak sebentar hingga semua bahan matang.

Hidangkan di piring. Beri taburan kacang mete panggang..hmmm..sedaaapppp….

Semur Betawi

Semur Betawi

Semur Betawi

Gampang banget nih masaknya. Selesai dalam waktu sekejap. Secara daging yang digunakan daging has dalam, jadi walo dimasak sebentar udah empuk kok.

Pengen deh rasanya gue tambahin fresh cream ato santan hehehe dasar lidahnya seneng yang creamy..tapi ga jadi, karena penasaran dengan resep ini.
Hmmmm mayannn, sehat banget, ga pake minyak, ga pake santan, dagingnya ga ada lemak..:-)

Duh gatel banget deh gue pengen punya tabletop dan satu set softbox/lampu studio, untuk menunjang still life photography gue. Jadi bisa motret kapan saja, dengan lighting yang cukup. Ga ngandelin cahaya matahari. Repotnya kalo motret sore hari, kayak gini. Duh cahayanya minim banget.

Ga mahal2 amat sih kalo mau beli yang Made in China, cuma masalahnya…hiks, udah ga ada space di apt gueee…hikss….*mimpi punya rumah besar*

Mimpi boleh doongg…ngkali rezekinya ada..ya ga? Amiinnn..

Semur Betawi
Source : Buku ‘ Hidangan Lebaran’ dari Femina


Bahan :
500 g daging sapi bagian has dalam, potong ukuran 3×3 cm
100 ml kecap manis
6 butir bawang merah, iris tipis
6 butir bawang putih, iris tipis
1 buah (100 g) bawang bombay, iris tipis
3 butir cengkih
2 cm kayu manis
3 lembar daun salam
3 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan

Bumbu, haluskan :
2 sdt merica, sangrai
2 sdt ketumbar, sangrai
1 sdt bubuk jintan bubuk
½ buah biji pala
2 cm lengkuas
2 cm jahe
1 sdt garam

Cara membuat :
– Lumuri daging dengan bumbu halus, diamkan selama 60 menit hingga bumbu meresap.
– Tuang kecap, masukkan irisan bawang merah, bawang putih, bawang bombay, cengkih, kayu manis, daun salam, dan serai, aduk rata.
– Masak hingga matang dan bumbu meresap, angkat.
– Sajikan hangat.

Taoco Udang

Taoco Udang

Taoco Udang

Duh banyak utang nih. Belum meneruskan award n tag dari Mba Eliza dan Elsye..belum selesai editannya. Sok sibuk.com. Maap ya Mba2..

Balik ke dapur. Buat berbuka, biasanya semangat deh nyobain resep-resep baru. Apalagi lagi kangen ama taoco Medan. Nyokap dulu sering deh bikin sayur pake taoco. Tumis kangkung, dan lain-lain.

Resep ini lumayan lah buat variasi:-) Selamat Berbuka Puasa yaa..

Taoco Udang
Source : Buku ‘Hidangan Lebaran’ dari Femina

Bahan :
4 sdm minyak untuk menumis
3 siung bawang putih, iris tipis
7 butir bawang merah, iris tipis
750 g udang ukuran sedang, kupas kulit, sisakan ekor
1 buah (100g) tomat, potong-potong memanjang
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
150 g cabe hijau, belah memanjang 4 bagian
125 g cabe merah besar, iris tipis menyerong
3 buah cabe merah keriting, haluskan
5 sdm taoco medan
300 ml air
1 sdm air asam Jawa
1 sdm kecap manis
¼ sdt garam
2 sdt gula

Cara membuat :
– Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Masukkan udang, tomat, serai, salam, dan lengkuas. Masak hingga harum dan udang setengah matang.
– Tambahkan cabe hijau, cabe merah, cabe halus, dan taoco. Masak sebentar, tuangi air.
– Tambahkan air asam Jawa, kecap, garam, dan gula. Masak hingga semua bahan matang. Angkat, hidangkan.

Lidah Masak Hijau

Lidah Masak Hijau

Begini deh kalo ditinggal suami keluar kota. Lama pula, 2 minggu. Sebelumnya ga pernah ditinggal lama sih, paling juga ga nyampe seminggu.

Ga ada misua, males masuk dapur..males nyoba-nyoba resep, males baking, dan lain-lain.
Yang ada bongkar-bongkar photo lama, bongkar-bongkar stok postingan, nemu ini..

Duluuuu…waktu masih tinggal ama bokap nyokap, gue ga pernah makan lidah. Ga pernah dihidangin dirumah. Setelah ngekost di Bandung, baru deh ngerasain. Oh ternyata enak juga yah..

Sayangnya hubby ga doyan lidah, n asisten2 juga ga ada yang doyan, jadi sampe sekarang hanya sekali ini doang gue masak lidah..daripada gue disuruh ngabisin sendiri..hehehe..

Kembali ke Lidah Masak Hijau, gampang kan bikinnya. Gue pake presto supaya cepet empuk. Sambal Hijau-nya enakk deh..makasi Ina dah sharing resepnya yaaa…:-)

Lidah Masak Hijau
Source : Ina Inayah

Bahan :
1 Buah lidah, rebus dengan 2 lembar daun salam, 1 ruas lengkuas, hingga empuk, bersihkan kulitnya, potong-potong tipis, sisihkan

Bumbu hijau :
10 buah cabe hijau, haluskan
3 buah cabe rawit merah (atau sesuai selera, gak pake juga oke), potong2
4 siung bawang putih, haluskan
4 siung bawang merah, iris halus
1 buah tomat hijau ukuran besar, iris tipis
Garam secukupnya
1 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
200 ml air

Cara membuat:
Tumis semua bumbu sampai harum dan layu, masukkan lidah, aduk rata.
Masukkan air kedalam tumisan, aduk kembali, masak sampai air asat, angkat dan sajikan.

Gurame Goreng Cabe Hijau a la Pd. Rizki

Gurame Goreng Cabe Hijau a la Pd. Rizki


Udah lama nih ga makan gurame. Padahal dulu sempet jadi andalan ketika masih nge-kost. Abis mengolahnya gampang sih, digoreng kering bgtu saja juga enak kok:-)

Kali ini, cobain resep dari Rest. Pondok Rizki yang berlokasi di Serpong, Tangerang. Resepnya dimuat di Tabloid Info Kuliner edisi 16, April 2008.

Hmm rasanya ga biasa. Unik. Cabe hijaunya seger.

Boljug nih:-)

Gurame Goreng Cabe Hijau a la Pd. Rizki
Source : Tabloid Info Kuliner, Edisi 16, April 2008-07-15


Bahan :
1 ekor ikan gurame segar
1 ltr minyak goreng

Bumbu halus :
5 cm kunyit
3 siung bawang putih
½ sdt garam
1 sdm cuka

Sambal Cabe Hijau
Bahan :
100 gr cabe hijau besar, rebus ½ matang
1 buah tomat hijau, potong2
3 siung bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tips
½ sdt garam

Cara membuat :

Gurame goreng
Bersihkan ikan gurame. Belah kedua sisinya tetapi jangan sampai terputus. Sisihkan.
Siapkan wadah. Campur semua bahan halus. Aduk rata. Oleskan pada permukaan daging ikan gurame. Diamkan selama kurang lebih 5 menit.
Siapkan wajan. Panaskan minyak. Goreng ikan gurame hingga matang dan sedikit kering berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

Sambal Cabe Hijau
Siapkan panci. Rebus ceba hija hingga setengah matang dan layu. Angkat dan tiriskan. Siapkan cobek. Ulek semua bahan hingga halus. Sisihkan.

Cara penyajian:
Siapkan alat hidang rotan dengan alas daun pisang. Letakkan gurame lalu siram dengan sambal di atasnya. Sajikan dengan nasi putih.

Wok-fried clams with chilli, Chinese sausage, and daikon sprouts

Wok-fried clams with chilli, Chinese sausage, and daikon sprouts

Bentar, break dulu dey dari foto2 Bali. Posting masakan dulu, yang dah lamaaa gue bikin tapi belum diposting.
Suka dengan masakan a la hotel bintang lima? Nih gue suguhin satu yaa..seafood dari Four Seasons Hotel, S’pore.
Lap cheong gue ganti dengan sosis sapi biasa. Kmudian daikon sprouts gue ganti dengan toge biasa yang mudah dicari di Endonesa. Apa itu daikon sprouts? Hayoo cubak mampir di Om Google..:-) Mirip kok ama toge..

Wok-fried clams with chilli, Chinese sausage, and daikon sprouts
Source : ‘Tropical Asian Cooking’ Book, Periplus

¼ cup (60 ml) vegetable oil
6-8 cloves garlic, very finely chopped
4 shallots, very finely chopped
1-2 large red chillies, very finely chopped
4 lb (2 kg) fresh clams, washed and drained
2 Chinese dried sausage (lap cheong)
1 can (400 g) tomatoes, blended to a puree
1 teaspoon coarsely ground black pepper
2 tablespoons chopped fresh cilantro (coriander) leaves
¼ cup daikon or other radish sprouts
2 limes, halved

Heat oil in a wok, then add garlic, shallots, and chilli. Stir-fry over moderate heat until softened, 2-3 minutes. Add the clams and sausages, increase heat, and stir-fry 1 minute.Add the tomato puree, pepper, and cilantro leaf and cook, stirring frequently, until the clams have all opened, removing each clam to a serving dish as it opened, add the sauce to the serving dish, and garnish with the daikon sprouts and a lime half.

Kepiting Saos Padang ala Sedap Wangi 89 Medan

Kepiting Saos Padang ala Sedap Wangi 89 Medan




Punten..punten..kepiting lagi, jangan bosen yah..ada request soale..hehe..

Ini dia favorit gue so far untuk kepiring saos padang. Jangan lihat penampakannya yang kurang ocre. Karena ada kesalahan teknis hehhe tapi soal rasa hmmm ga nyesel dehh..

Kesalahan teknisnya adalah hmmm jangan diketawain yah? Saking nafsu n buru-buru mode on, si telur kocok eh ikut dicampur ama bumbu-bumbu hehe jadilah bentuknya kurang afdol bgini..hehe..foto juga a la kadarnya, dah ga semangat deh motretnya hehe tadinya rencana malah bo bikin lagi, tapi ya sutra lah ..next time ajah..

Ntar kalo bikin lagi, jangan lupa yah telur kocoknya dipisah, dimasukin belakangan alias satu demi satu tuh bumbu dimasukin ke wajan. Bukan dicampur di dalam mangkuk bersama bumbu-bumbu lain hahahaha itu kesalahan chef amatir seperti gue hehehe maklum, dah nafsu berat, pengen cepet hehehe asyik ngeles aja..

Bumbu-bumbu gampang didapat semua. Trus bumbu penyedap gue skip, seperti biasa ga pernah pake bumbu penyedap seperti Ajinomoto, Sasa, dll dirumah. Rasanya tetep enak kok.
Resep ini bisa jadi resep andalan gue nih..asyikkk…

Kepiting Saos Padang ala Sedap Wangi 89 Medan
Tabloid Info Kuliner edisi 03, Oct 2007

Bahan :
2 ekor kepiting telur/jantan
4 sdm saus tiram
5 sdm saus tomat, siap pakai
3 sdm saos sambal, siap pakai
150 ml air (kaldu seafood)
1 sdt merica bubuk
½ sdt garam
½ sdt penyedap rasa
1 batang batang daun , iris serong tipis
½ buah bawang bombay, iris tipis
1 sdt gula pasir
2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
1 ltr air untuk merebus
5 sdm minyak goreng
1 buah telur yang telah dikocok

Bumbu yang dihaluskan :
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabe rawit merah, tumis sampai layu
2 cm jahe
1 ruas kunyit, bakar
3 buah kemiri, sangrai
2 sdm cabe merah giling, siap pakai

Cara membuat :
1. Bersihkan kepiting. Siapkan panci lalu rebus kepiting hingga matang dan berubah warna menjadi oranye, angkat. Belah sesuai sisi.
2. Siapkan wajan. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus bersama bawang bombay, daun salam, dan daun jeruk hingga harum.
3. Masukkan kepiting dan sisa semua bahan termasuk kocokan telur, aduk rata. Masak hingga bumbu menyerap dan kuah mengental. Angkat

Kepiting Saus Padang a la Santiga Seafood

Kepiting Saus Padang ala Santiga Seafood

Sebenernya banyak sih draft postingan yang blom gue publish. Ada juga beberapa yang hanya ada photonya doang. Sumber resepnya ilang ntah dimana. Biasanya yang bgini, resep gue ambil dari bonus majalah, berupa sisipan gitu. Kecil kan, nah trus nyelip dimana gitu. Jadi deh tinggal photonya doang, sementara resep ga terdokumentasikan. Hiks.

Mo posting ini dulu. Masih dengan euphoria Tabloid Info Kuliner, gue praktekin lagi resep yg dimuat didalamnya. Warung tenda Santiga Seafood di Benhil ini salah satu yang suka gue kunjungin bareng hubby. Enyak sih. Girang berat deh nemu resep dari warung ini. Yippiieeee..!

Hmm resepnya ada yang salah ketik tuh. Ituh yang gue warnain merah. 8 batang batang bawang kecil. Gue artiin daun bawang ajah. Hehehe..

Trus minyak bawang putih? Minyak bawang putih itu adalah Blue Band yang dipanaskan, kemudian ditambahin cincangan bawang putih ke dalamnya.

Kmudian ang siu/angciu, karena tidak halal boleh dihilangkan.

Oh ya, beberapa hari kmudian, gue juga nyobain resep Kepiting Saus Padang a la Sedap Wangi 89 Seafood di Medan. Oh mak, mak nyus pisannn..Medan memang top deh soal makanan..nanti gue posting juga yaaa..

Oh seperti biasa, ga pake kepiting. Tapi pake rajungan. Lebih ‘lembut’ n lebih enak.


Kepiting Saus Padang ala Santiga Seafood
Source : Tabloid Info Kuliner edisi 03 (Oktober 2007)

Bahan :
1 kg kepiting telur/jantan
500 cc minyak bawang putih
2 sdm tepung maizena, cairkan dengan 10 cc air
3 sdm minyak wijen

Bumbu A :
2 sdm bawang putih, cincang kasar
2 buah lombok merah, iris tipis
1 ½ buah bawang bombay, potong dadu
1 ruas jahe, memarkan
8 batang batang bawang kecil
3 sdm saus tomat
¼ buah nenas, cincang halus
½ buah tomat, cincang halus

Bumbu B :
½ sdt merica bubuk
½ sdt penyedap rasa
½ sdt garam
3 sdm kecap asin
100 cc air (kaldu ikan)
2 sdm air tapai (ang siu)

Cara membuat :
1. Bersihkan kepiting lalu potong-potong sesuai sisi dan memarkan.
2. Siapkan wajan, panaskan minyak. Goreng kepiting selama kurang lebih 3 menit hingga kepiting berubah warna menjadi oranye. Angkat dan tiriskan.
3. Siapkan wajan, panaskan 3 sdm minyak. Tumis bumbu A hingga harum lalu masukkan kepiting, aduk rata.
4. Masukkan bumbu B, aduk rata dan masak hingga air menyusut dan kepiting matang, lalu tambahkan tepung maizena dan minyak wijen. Masak hingga kuah mengental. Angkat dan sajikan panas.