KBB #3 : Pizza

KBB #3 : Pizza



Duh penyakit lamaku ga ilang-ilang. Selaluuu mengerjakan ‘tugas’ dah deket deadline. Ikutan Klub Berani Baking berarti harus selalu siap dengan tantangan, mengerjakan ‘tugas’ baking sesuai tema. Tema kali ini pizza.

Tiap 2 bulan sekali, semua member diberi tugas yang sama. Kmudian baru boleh dipamerin di blog masing-masing di hari terakhir deadline.

Deadline untuk pizza ini ya tanggal 31 Januari 2008. Dan gue pun mengerjakannya tanggal 31 Januari 2008. Belanja bahan-bahan pizza tanggal 30 Januari 2008, malam hari. Hehehehe..

Teringat kembali masa-masa kuliah di Teknik Sipil Unpar, akibat selalu mengerjakan tugas mepet deadline, ujung-ujungnya yaa selalu begadang hingga pagi hari. Pagi harinya tergopoh-gopoh ke kampus nenteng kertas berisi gambar teknik. Sungguh terlalu..:-) T e r l a l u…

Aaahhh seru juga yah ikutan KBB. Serasa kuliah lagii..hehe..ada dosen galak berjenggot panjang juga disini kikikikik..peace ah Mba Arfi..:-)

Ini resep pizza dari KBB. Untuk topping, member dibebasin berkarya.

Tantangan KBB#3: Pizza
Source: The Perfect Cookbook. David Herbert. Viking. Victoria,Australia. 2003

Versi Bahasa Indonesia:

Untuk adonan dasar Pizza:

1 sachet (@ 7g = 1/4 oz = 2 sdt) ragi (Misalnya: Fermipan atau merek lainnya)
1 sdt gula pasir
2 ½ cups tepung protein tinggi (tepung cakra kembar) (kurang lebih 350 gr)
Garam secukupnya
2 sdm minyak zaitun

Cara mengolahnya:

Larutkan ragi dan gula di mangkuk kecil dengan 200ml air hangat. Aduk rata dan sisihkan selama 10 menit, atau hingga campuran raginya berbuih.

Campur tepung dan sejumput garam di mangkuk besar. Buatlah lubang di tengah2 campuran tepung dan masukkan ragi dan olive oil.

Campur hingga menjadi adonan.Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, lalu uleni adonan selama 5-7 menit, atau hingga lembut dan elastic.

Tempatkan adonan di dalam mangkuk yang sudah diolesi dengan minyak, tutup dengan serbet lembab atau plastik dan biarkan di tempat yang hangat selama 1 – 1 ½ jam, atau hingga adonannya membengkak berlipat ganda.

Panaskan oven suhu 210C (415F, Gas Mark 6-7).

Tinju adonan untuk mengeluarkan gelembung udara. Bagi adonan menjadi 2-3 bagian yang sama dan gilas atau tekan-tekan seukuran 4-5mm (¼ inci). Pindahkan ke loyang pizza (kalau ada).

Tutup dengan pilihan topping kesukaan masing-masing dan panggang selama 15 menit. Lalu pindahkan pizza ke atas rak oven dan panggang lagi selama 3-4 menit, hingga lebih garing di bagian bawahnya.


Nah ini dia pizza hasil karyaku. Awalnya sih sok nyeleneh. Mo bikin pizza buah. Toppingnya ya pake buah. Strawberry, campur anggur, kiwi, dan jeruk mandarin. Tapi ga jadi dehhh..kembali ke selera asal ajah..Super Supreme..

Mnurut buku ‘Pizza dan Roti Panggang’ keluaran Periplus yang khusus gue beli menghadapi tantangan KBB ini, Super Supreme a la mereka adalah campuran paprika hijau, jamur kancing, mozzarella parut, ham, cabanossi, salami iris, nenas, dan buah zaitun.

Menyesuaikan dengan lidah gue, gue hanya pake paprika hijau, jamur kancing (ditumis sebentar dengan paprika), mozzarella, smoked beef, nenas, dan sosis sapi sajah. Ntah lah, apakah masih layak disebut Super Supreme ato bukan.


Lain kali kalo bikin lagi, mau ditambahin daging giling juga ahhh. Biar makin terasa dagingnya.
Jrengg jrennggg…jadi juga pizza-ku. Alhamdulillah. Baru pertama kali ini bikin pizza. Ternyata ga susah yaaa…dan mnurut tetangga yang kebagian, waahh ngalah-ngalahin Pizza Hut hehehehe. Bisa aja Tante Eva (bukan Maria Eva lohh..)..bilang aja biar dibikinin lagi :-)

Ahhh leganya..pe-er dah selesai. Penasaran dengan tantangan KBB berikutnya. Seruu..seruuu..:-)

Sop Buntut Goreng ala The Peak Resort Dining

Sop Buntut Goreng ala The Peak Resort Dining


Waaaahhhh gue lagi tergila-gila nih dengan tabloid Info Kuliner. Isinya sarat dengan resep-resep dari resto ato warung pinggir jalan yang dah terkenal kelezatannya. Sering banget gue surprise bgitu buka halaman demi halaman, tau-tau nemu resep dari resto/warung favorit gue.

Seperti resep Tata Ribs dari Rumah Makan Daeng Tata di Tebet, Kepiting Saus Padang dari Warung tenda Santiga Seafood di Ben-Hil Jakpus, Sate Padang a la Mak Syukur Padang Panjang, dan lain-lain, dan lain-lain, dan lain-lain. Banyak bangettttt.

Waaa baru kali ini gue begitu berhasrat untuk berlangganan tabloid. Hehehe. Sampe-sampe gue khusus datengin tuh penerbit tabloid ini di daerah Fatmawati, Jaksel untuk membeli semua edisinya yang telah terbit. Untung baru terbit sekitar 9 edisi hehehe, dengan harga per edisi Rp 9.800,-

Nah ini salah satu resep yang dah gue praktekin. Bukan masih euphoria, tapi sumpe uenake polll. Hubby ampe bela-belain pulang ke rumah demi nyicipin masakan istrinya yang satu ini. Untung kantornya sejengkal raksasa dari rumah. Kikikikik..kena racun promosi istrinya. Dan tentu saja tidak kecewa. Enyyaaaakkkk…:-)

Oo..ooo..ada tersangka utama di rumah. Ketika gue lagi asyik motret, seperti kjadian dulu, tangannya juga bergerilya, dan…tertangkap basah!!!


Ini dia sang tersangka utama!


Sop Buntut Goreng ala The Peak Resort Dining
Source : Tabloid Info Kuliner Edisi 08 (Januari 2008)

Bahan :
6 potong buntut sapi
5 cc minyak goreng
2 liter air

Bahan Isi Kuah :
30 gr wortel, potong dadu
30 gr kentang, potong dadu
30 gr tomat, potong dadu

Bumbu Kuah:
¼ sdt garam
1 sdt penyedap rasa
½ sdt merica bubuk
1 siung bawang putih, memarkan
30 gr bawang bombay, potong dadu
3 buah cengkeh
2 cm jahe, memarkan

Bumbu Goreng :
1 siung bawang putih, cincang halus
3 sdm kecap manis
2 sendok makan oyster sauce
1 sendok makan kecap inggris
50 cc air kaldu sapi

Pelengkap:
10 lembar emping goreng
1 porsi sambal rawit hijau
3 sdm bawang goreng untuk taburan
1 sdm irisan daun bawang
1 sdm irisan daun seledri

Cara membuat :
1. Siapkan panci. Didihkan 1 ltr air, rebus buntut selama kurang lebih 25 menit. Angkat.
2. Siapkan panci. Rebus buntut, 1 ltr air, bumbu kuah dan sayuran. Rebus hingga sayuran dan daging empuk. Angkat buntut dan sisihkan kuahnya.
3. Siapkan wajan. Panaskan minyak. Tumis bawang putih hingga harum. Masukkan sisa bumbu goreng dan buntut. Aduk rata. Masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap. Angkat.

Tumis Jamur Daun Bawang

Tumis Jamur Daun Bawang


Posting masakan dulu ahh..duh banyak utang nih gue. Blm nge-link Mba Ling (Mba Ling, where r u..?), blm kasi kabar ke Fonsa kl ga bisa kirim resep yang discan karena total file-nya guede bangettt, abis dong jatah byte gue hehehe (mudah-mudahan Fonsa baca yaa..soale alamat emailnya ilang euy, maklum ganti laptop), trus ada beberapa foto yang blm gue upload ke blog..

Hmm emang punya blog harus nyediain waktu. Makanya salut euy ama temen-temen yang udah bekerja kantoran, kuliah pula, punya anak kecil pula, eh masih bisa jualan kue trus blognya rajin di update. Wow manajemen waktu dan tenaga-nya luar biasa..two thumbs up, man- teman..Love u so much..salute..!

Udah deh, jangan ngiri. Gue mo posting ini dulu ajah. Hehehehe.

Ga pake jamur, lagi ga ada stock hehe. Lumayan lah buat variasi di rumah..

Tumis Jamur Daun Bawang
Source : Buku ‘Olahan Lezat Sayuran’ dari Primarasa

Bahan :
100 g daging has
¼ sdt soda kue
150 g batang daun bawang
8 potong jamur champignon segar
250 g jamur shimeji
2 sdm minyak goreng
30 g suun, rendam dalam air hingga lunak
1 sdm wijen putih, sangrai

Saus, campur jadi satu :
2 sdm kecap asin
2 sdt gula pasir
2 sdm angciu (gue ganti dengan cuka apel..Anne)
1 sdt minyak wijen
1 sdt merica bubuk
2 sdt tepung maizena

Iris tipis daging has ukuran ½ x 2 x 4 cm, lumuri dengan soda kue, lalu sisihkan selama 15 menit.
Potong-potong daun bawang ukuran 3 cm, iris tipis jamur champignon dan jamur shimeji.
Panaskan minyak goreng dalam wajan di atas api besar, masukkan daging, tumis hingga daging berubah warna sambil dibalik-balikkan, angkat, sisihkan.
Panaskan kembali sisa minyak dalam wajan, tumis daun bawang, aduk sampai berubah warna, masukkan jamur.
Masukkan campuran saus, aduk sebentar, lalu masukkan daging tumis dan suun. Aduk sebentar, masukkan wijen sangrai, aduk, angkat, sajikan panas.

Sate Ayam Rica dan Sambal Dabu-dabu a la Stephanus Hamy

Sate Ayam Rica dan Sambal Dabu-dabu a la Stephanus Hamy

Sate ayam ternyata banyak banget ya variasinya. Ini salah satunya. Lumayan lah untuk variasi…Cabe, jahe, daun jeruk dan daun kemangi membuat sate ayam ini wangi dan ‘segar’.

Gue sertakan juga resep sambal dabu-dabu. Untuk tumis daun pepaya, karena kurang doyan, jadi ga gue bikin, dan ga gue sertakan disini resepnya.Gampang kan nyari di Google? Pasti ada dehh..:-)


Sate Ayam Rica

Source : Stephanus Hamy (Majalah Santap edisi ekslusif 2006)

“Jika ingin aroma daging ayam lebih wangi dan gurih, sebaiknya rebus bersama daun jeruk dan serai”, saran Hamy.

Bahan :
2 potong ayam (400 g) dada ayam tanpa tulang
Tusukan sate

Bumbu rica
4 sdm minyak goreng untuk menumis
8 butir bawang merah, cincang halus
5 siung bawang putih, cincang halus
3 cm jahe, cincang halus
5 buah cabe merah, ulek kasar
3 tangkai serai, ambil bagian putihnya, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
6 lembar daun jeruk, iris halus
4 lembar daun pandan, iris halus
30 lembar daun kemangi, iris halus
1 sdt garam atau sesuai selera

Rebus daging ayam sampai matang. Angkat, potong ukuran 2x2x1 cm. Sisihkan.

Bumbu rica : panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, jahe dan cabe merah sampai wangi. Masukkan serai, lengkuas, daun jeruk, daun kemangi, dan garam. Aduk rata, angkat.

Campur daging ayam bersama bumbu rica. Simpan dalam lemari es sedikitnya 2 jam atau semalaman agar bumbu makin meresap.
Tusuk daging ayam berbumbu dengan tusukan sate. Bakar diatas bara api sambil sesekali olesi bumbu rica yang sudah ditambahi minyak goreng.
Angkat dan sajikan bersama tumis daun pepaya dan sambal dabu-dabu.


Sambal Dabu-dabu
Source : Stephanus Hamy (Majalah Santap Edisi Ekslusif 2006)

4 buah cabe rawit merah, potong kasar
4 buah cabe rawit hijau, potong kasar
2 buah tomat merah, potong dadu kecil
5 butir bawang merah, iris kasar
2 sdm air jeruk nipis
¼ sdt garam1 sdm bakasang*, jika suka

Campur cabe rawit merah, cabe rawit hijau, tomat, bawang merah, air jeruk nipis, dan garam.Aduk rata, sajikan.

*Bakasang adalah bumbu khas dapur Menado yang berfungsi sebagai penambah rasa dan aroma pada masakan. Berbentuk cairan, terbuat dari isi perut ikan yang difermentasi.

Another version of Rawon

Another version of Rawon


Asyyiikk..masak lagiii..
Beli daging rawon di Carrefour, besoknya langsung diolah. Beli telur asin juga, sebagai pelengkap.

Pengen nyobain resep rawon yang lain ah..dulu pernah nyobain bikin Rawon a la Fatmah Bahalwan, dan resep yang lain (lupa, sebelum punya blog sih bikinnya, jadi ga terdokumentasi).

Trus browsing di internet, dapet resep yang ini di Merry’s Kitchen. Wow websitenya menarik banget. Sangat informatif. Hebat euy..salam kenal ya Mba..:-)

Rawon tuh katanya lebih enak kalo diinepin semalam dulu, jadi bumbunya bener-bener ngeresep:-) Udah gue buktiin kok:-)

Disini rawonnya ga pake toge, karena toge yang gue siapin malah ditumis ama si mba. Salah gue juga sih ga pengumuman dulu. Hihihi..

Biar cepet empuk, dagingnya gue presto bersama air dan bumbu halus yang dah ditumis.

Makasi Mba Merry, ga papa ya resepnya gue posting disini? Makasi ya Mba..


Rawon
Source : http://www.melroseflowers.com/mkic/resep/kuah/rawon.html

Bahan:
300 gram daging sapi yang agak berlemak
100 gram tauge pendek, dicuci bersih
2 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
1 batang serai, dimemarkan
2 cm lengkuas/laos, dimemarkan
Garam dan merica secukupnya
6 gelas air

Bumbu yang dihaluskan:
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
4 butir kemiri
3 buah kluwek, diambil isinya
2 buah cabai merah

Cara Membuat:
Potong kotak-kotak kecil daging sapi.
Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum bersama serai, lengkuas, daun salam dan daun jeruk. Tambahkan garam dan merica secukupnya.
Kemudian, di dalam panci yang sudah diisi 6 gelas air, masukkan potongan daging sapi dan bumbu yang dihaluskan, rebus sampai daging sapi matang dan empuk. Apabila air mengering, tambahkan lagi sesuai selera.
Hidangkan dengan menaburkan tauge pendek diatasnya dan hias dengan daun jeruk.

Untuk 3-4 orang.

Udang Asam Manis

Udang Asam Manis

Sekalian seafood deh, setelah kepiting/rajungan langsung ke udang. Lagi males ngedit draft nih hehehe.

Gampang dibuatnya..enak jugaa..hmmm jadi laper..

Tadinya mo posting semifredo ato Truffle Cake..abis ini Insya Allah yaaa..

Udang Asam Manis
Source : Buku ‘ A la Kaki Lima’ dari Primarasa

Bahan :
1 kg (18-20 ekor) udang besar
½ sdt garam
200 g margarin
2 cm jahe, cincang
2 batang daun bawang, iris 2 cm
1-2 sdt tepung kanji, larutkan dalam 100 ml air

Saus : campur jadi satu
125 ml saus tomat botolan
1 sdm kecap asin
2 sdm kecap manis
1 sdm air jeruk lemon

1. Bersihkan udang, belah punggungnya, keluarkan urat hitamnya. Biarkan kulit kepala dan ekornya. Lumuri udang dengan garam, sisihkan sebentar.
2. Panaskan margarin dalam wajan, masukkan udang, goreng hingga udang berwarna merah, angkat, tiriskan.
3. Panaskan kembali 5 sdm margarin bekas menggoreng udang, tumis bawang putih dan jahe sampai harum. Masukkan campuran saus dan daun bawang, aduk.
4. Masukkan udang goreng, aduk. Tambahkan larutan tepung kanji, aduk hingga mengental, angkat. Pindahkan udang ke dalam wadah saji, hidangkan selagi panas.

Kepiting Goreng Mentega

Kepiting Goreng Mentega

Naaaa posting ini dulu deh..
Doyann deh ama kepiting ato rajungan. Disini gue pake rajungan. Trus trus kalo mau lebih enak lagi, jumlah sausnya dibanyakin yaa..bisa dua kali lipat deh..biar makin mak nyusss..


Kepiting Goreng Mentega
Source : Odilia Winneke

Bahan:
1-1,5 kg kepiting hidup yang bertelur
½ sdt garam
1 sdm air jeruk nipis
minyak sayur

Saus:
2 sdm mentega
50 g bawang Bombay, cincang
1 siung bawang putih, cincang
1 cm jahe, iris halus
100 ml air
1 sdm saus Inggris
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap manis
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
½ sdt cuka masak
½ sdt tepung kanji, larutkan dengan sedikit air

Cara membuat:
Matikan kepiting, potong-potong badan kepiting menjadi dua bagian. Buang kakinya, sikat hingga badan kepiting bersih. Tiriskan.
Perciki garam dan air jeruk nipis hingga rata.
Panaskan minyak banyak di atas api sedang. Goreng kepiting hingga matang dan kering. Angkat dan tiriskan.

Saus:
Panaskan mentega hingga leleh. Tumis bawang Bombay dan bawang putih hingga harum.
Masukkan bumbu lainnya kecuali larutan kanji. Didihkan.
Masukkan kepiting goreng, aduk rata.
Tuangi larutan kanji, aduk hingga kental. Angkat.
Sajikan panas.

Untuk 6 orang.

Ayam Mete

Ayam Mete


Dalam rangka ngabisin kacang mete yang dah disimpen lama, bikin ini deh. Aih gampang, bumbu ga banyak, tapi rasanya lumayannn..buat variasi. Enak kok. Love it!

Oya, ga punya cabai kering untuk taburan, gue pake cabe rawit ajah hehehe

Ayam Mete
Source : Majalah Santap, Mei 2005

2 sdm minyak goreng
2 siung bawang putih, cincang
300 g dada ayam tanpa tulang, potong tipis
1 ½ sdm kecap ikan
1 sdm kecap manis
¼ sdt garam
70 g kacang mete, panggang selama 10 menit
1 buah (50 g) bawang bombai, iris tipis
3 batang daun bawang, potong ukuran 5 cm

Taburan :
1 buah cabai merah, buang biji, potong serong tipis
8 buah cabai kering, iris 1 cm

Panaskan minyak dengan api sedang. Tumis bawang putih hingga harum dan warnanya berubah kekuningan (jangan sampai gosong agar tidak pahit). Masukkan ayam, masak selama 3 menit sambil aduk-aduk.
Beri kecap ikan, kecap manis, dan garam. Masak selama 3 menit. Tambahkan kacang mete, bawang bombai, dan daun bawang. Aduk rata. Masak sebentar selama 1 menit hingga matang, angkat. Taburi dengan potongan cabai merah dan cabai kering.

Energi : 271,8 kal
Protein : 19,2 g
Lemak : 20,5 g
Kolesterol : 42,8 mg

Nasi Buntut Bakar

Nasi Buntut Bakar

Tadinya mo kasi liat ke temen-temen, majalah Chip yang dah memasukkan blog ini sebagai salah satu food blog dengan content dan desain menarik. Tapi blom sempet motret majalahnya sih, ntar deh yaa..:-)

Suka rice bowl? Yang ini bisa jadi alternatif hidangan. Ga susah juga membuatnya. Tapi so far,kalo mengolah buntut, gue selalu menggunakan presto. Susah lunaknya kalo direbus doang. Mungkin butuh waktu yang lamaaa sekali. Sementara kalo menggunakan presto, hanya dalam 20 menit, sudah lunak.

Hmm panci presto apa ya yang harganya terjangkau tapi kualitasnya lumayan? Panci presto lama gue dah perlu diganti neh. Payah deh, beli yang mur-mer, ehh umurnya pendek banget. Pegangannya dah ampir copot, seal karetnya dah ga bekerja sempurna hehehe. Ada harga, ada rupa, begitu katanya hehehe.

Oya, harusnya kecapnya tidak sebanyak seperti yang diphoto gue, disini kecapnya emang gue tambahin:-)

Nasi Buntut Bakar
Source : Buku ‘Rice Bowl’ – Sisca Soewitomo

Bahan :
2 mangkuk nasi putih
2 sdm minyak goreng
500 gr buntut sapi
6 sdm kecap manis
2 sdm madu
2 lembar daun jeruk
1 cm jahe
2 batang serai, memarkan
1 liter air

Haluskan :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt ketumbar, sangrai
¼ sdt jintan, sangrai
30 gr gula merah sisir
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk

Cara membuat :
1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan buntut, kecap manis, madu, daun jeruk, jahe, serai, dan air, aduk rata.
2. Masak hingga buntut lunak dan kuah menyusut.
3. Panggang buntut hingga mengering, angkat.
4. Taruh nasi dalam mangkuk, tata buntut, tambahkan kuah bumbu merebus.
5. Sajikan hangat.

Brussel Sprouts Polonaise

Brussel Sprouts Polonaise

Makan sayur yuukkk…:-)

Resep aslinya menggunakan brussel sprout, sayuran yang seperti kol kecil berwarna hijau. Tapi gue ganti dengan cuciwis. Enyaakkk!


Brussel Sprouts Polonaise
Source : Buku ‘Olahan Lezat Sayuran’ dari Primarasa

Bahan :
500 g brussel sprout
1 sdt garam, untuk merendam
6 sdm mentega atau margarin
½ sdm air jeruk lemon
½ sdt garam
½ sdt merica bubuk
25 g tepung roti kasar
1 sdm peterseli cincang
1 kuning telur matang

Cara membuat :
Cuci brussel sprout dan buang daun terluar yang layu. Potong pangkalnya, biarkan utuh. Rebus brussel sprout bersama garam selama 10-12 menit atau hingga lunak, angkat, sisihkan.

Lelehkan 4 sdm mentega/margarine dalam wajan, masukkan brussel sprout, air jeruk lemon, garam dan merica. Aduk-aduk hingga tercampur rata, angkat.
Panaskan sisa mentega/margarine dengan api sedang hingga kecoklatan sambil diaduk-aduk. Masukkan tepung roti, masak hingga tepung kering dan berwarna kecoklatan. Tambahkan peterseli cincang, aduk-aduk, angkat.

Taruh kuning telur di dalam saringan di atas wadah. Tekan-tekan kuning telur dengan garpu hingga berjatuhan di dalam wadah.

Pindahkan brussel sprout tumis ke dalam piring saji. Taburkan tepung roti di atasnya, lalu taburi lagi dengan kuning telur, hidangkan.