Rocky Road Bar

Ada marsmallow banyak nih, soale buy 1 get 1 free. Diapain ya? Hmm Rocky Road Bar donngg.
Ga perlu mixer, asyik kan? Bikinnya juga cepet.

Hasil akhirnya nyoklat banget. Penampilannya seru dengan topping yang berhamburan diatasnya. Menggoda banget , is’nt it?

Aahhh my body is very delicious today :-)

Rocky Road Bar
Source : Cooking show Majalah Sedap ‘Hidangan Café yang sedang Trend’.

Bahan :
150 gr margarine
30 ml susu cair
250 gr dark cooking chocolate, potong-potong
1 sdm madu
50 gr coklat bubuk
4 butir telur
250 gr gula pasir
100 gr tepung terigu protein sedang

Bahan topping :
50 gr marsmallow kecil
50 gr kacang mede sangrai, cincang kasar
50 gr chocolate chip
Es krim vanilla untuk menyajikan

Cara membuat :

Panaskan margarine dan susu cair sampai leleh. Masukkan dark cooking chocolate, madu, dan coklat bubuk. Aduk sampai coklat larut.

Kocok lepas telur dan gula pasir. Masukkan campuran coklat. Aduk rata.
Tuang ke dalam tepung terigu yang sudah diayak sambil diaduk rata.
Tuang ke loyang 24 x 24 x 4 cm yang dioles margarine dan dialas kertas roti.

Oven 25 menit dengan suhu 180 º C. Tabur topping. Oven lagi 5 menit sampai matang. Biarkan dingin.

Potong-potong. Sajikan dengan es krim vanilla.

Untuk 20 potong.

Lasagna

Salah satu kegemaran akyu. Kayaknya harus bisa bikin sendiri deh. Coba-coba ahh. Trus liat diresepnya, pake mozzarella. Waaahhh pasti enyyaakkk nih.

Begitu jadi, kata suamiku “Enaakk sih, tapi ga seenak lasagna di kantin RS. MMC”.
Emang sih, lasagna di kantin RS. MMC itu enaakkk bangett. Kayaknya sih saus keju-nya dibanyaaakinnn gitu. Mungkin juga ada rahasia lain kali ya. Gue coba tanya resepnya, eh ga dikasi tau lho, rahasia katanya. Aduuhhh..

Btw semua makanan di kantin itu enaakk semua. Mulai dari risoles, brokoli kentang panggang, lasagna, pastel, kroket, dll. Walo harganya lumayan mahal untuk ukuran kantin (risoles sekitar 4500 rupiah ), tapi ya dijamin puas deh.

Ada yang tau rasa lasagna tersebut? Dan tau resepnya? Bagi doongg…:-)

Untuk sementara (hehe menghibur diri), ngabisin yang ini dulu aja deh. Enaakk juga kok.

Dibuku, resepnya berjudul Mini Lasagna, karena ditempatin di beberapa loyang kecil. Biar simple, gue tempatin di satu loyang gede aja. Gue bikin cuma ½ resep, trus gue pake loyang ukuran sekitar 20 x 20 cm.

Mini Lasagna
Source : Buku ‘A la Café’ dari Primarasa

Bahan :
200 gr (± 8 lembar) lasagna kering
200 gr keju mozzarella parut
50 gr keju parmesan parut

Saus daging :
2 sdm margarine
1 siung bawang putih, cincang
100 gr bawang bombai, cincang
500 gr daging sapi cincang
500 gr tomat, seduh air mendidih, kupas, cincang
170 gr pasta tomat
200 ml air
1 ¼ sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt oregano bubuk
¼ sdt basil bubuk
2 ½ sdt gula pasir

Saus keju :
60 gr margarine
60 gr tepung terigu
700 ml susu cair
150 gr keju cheddar parut
½ sdt merica bubuk
¼ sdt pala

Cara membuat:
Didihkan 2.000 ml air dalam wajan, tambahkan 1 sdm minyak goreng dan lasagna, masak selama ± 15 menit atau sesuai petunjuj dalam kemasan, angkat, tiriskan. Panaskan oven pada suhu 180 º C.

Saus daging : Panaskan margarine, tumis bawang putih dan bawang bombai sampai layu. Masukkan daging cincang, aduk sampai warnanya berubah, masukkan tomat cincang, pasta tomat, dan air. Tambahkan garam, merica, oregano, basil dan gula. Masak dengan api kecil sampai kental, angkat.

Saus keju : Panaskan margarine diatas api kecil atau sedang, masukkan tepung terigu, aduk sambil tuangi susu sedikit demi sedikit. Setelah adonan licin, masukkan keju, merica, dan pala, aduk rata, angkat.

Siapkan 4 buah loyang tahan panas atau loyang aluminium ukuran 11 x 16 x 4 cm, alasi dengan kertas aluminium, lalu olesi margarine.Taruh selembar lasagna di dasar loyang, tambahkan saus daging, dan saus keju diatasnya, ratakan. Lapisi lagi dengan lasagna dan bahan lainnya dengan urutan yang sama. Paling akhir, taruh lasagna di atasnya.

Taburi keju mozzarella dan keju parmesan diatasnya. Masukkan loyang ke dalam oven yang sudah dipanaskan, panggang selama ± 20 menit, angkat. Sajikan dan nikmati lasagna selagi hangat.

Untuk 4 porsi.

Buka Bersama Dapur Bunda


Aduh telat banget deh posting ini. Ga papa ya? Yang penting, terdokumentasikan hehe.

Ikut acara Buka Bersama anggota milis Dapur Bunda, hari Jum’at, 7 Oct 06. Di Rest. Platinum, Plaza Semanggi.

Dari rumah udah agak telat sih gue. Dijalan macet banget lagi. Bgitu nyampe di lobby Pelangi, udah adzan. Tergopoh-gopoh deh mencari lokasi pertemuan. Kita berempat. Gue, Mba Maya Ekatrina, Jasmine my baby, and Mba Rum.

Nyampe Rest. Platinum, ga boleh masuk. Udh penuuhhh. Harus ngantri. Waduuhhh, gimana ini. Trus gue nyelonong masuk aja. Ktemu deh ama rombongan ibu-ibu suka di dapur ini. Nyolong kursi meja sebelah, duduk manis deh. Hehehe ga perlu ngantri dong? Hehe..

Yang dateng ada Mba Wiwiek Trihandayani, Mba Sugi, Mba Indah, trus Mba Ambar Rurry, Kiky, Mba Levi, trus banyaakk deh. Maklum deh, kalo sekaligus musti ngapalin nama orang2 baru, suka mendadak alzheimer gue..hihi..maap ya Mba2 yg namanya ga kesebut..and Mas-mas juga (siapa lagi kalo bukan para suami..:-))

Mending langsung liat photo aja, speaks more than a thousand words, right?

Ki-ka : Mba Levi (kepotong hihi maap Mba:-), Mba Ambar Rurry dan anaknya, Mba Maya Ekatrina, n Mba Wiwiek.

Lidah Kucing Melinjo Spiral

Termehek-mehek dengan Lidah Kucing Melinjo-nya Mba Emma Isti, dengan semangat membara langsung deh beli cetakan lidah kucing. Langsung beli 4, ukuran yg paling besar yang ada di Eddi Loyang, Majestik. Kata Eddi sih, muat lah Mba di oven Mba.

Nyampe rumah, gue masukin oven, muat sih, tapi agak mepet kiri mepet kanan gitu. Tanpa berpikir panjang, langsung menyusun rencana dan jadwal membuat lidah kucing.

Hmmm pada hari H-nya, ketika memanggang kuenya, ternyata…pinggirannya gosong semua. Coba lagi dengan mengecilkan suhu, hingga ke minimal, eh masih gosong aja. Sidik sana sidik sini (detektif kaleee), coba ini coba itu, ketauan deh pangkal masalahnya ada di loyang yang kebesaran. Karena kegedean, jadi mengganggu sirkulasi panas. Orang loyangnya ampe mentok kiri dan kanan gitu kok.

Setelah gue cobain pake loyang datar yang kecil, ga masalah tuh. Lidah Kucing gue ga gosong, hingga ke pinggir-pinggir. Jadi yah begini lah hasilnya. Lidah kucing Melinjo Spiral. Karena gue bikin di loyang datar hehe.

Cake Keju Lapis Strawberry

Oya, ini yang ketinggalan dari ulang tahun my hubby bulan October lalu. Sengaja gue pilih butter cake, karena katanya untuk cake yang dihias sebaiknya menggunakan buttercake. Soale padat, jadi ga bakal amblas begitu.
Sebenernya sih kalo cuma satu lapis bgini sponge cake juga ga papa :-)
Ini resep yg gue pake. Hasilnya memang padat. Gue lebih doyan sponge cake. Trus rasanya nano-nano deh. Ada asin gurih dari keju parut, trus manis dari strawberry. Hmm karena strawberry yang gue beli di Carrefour rasanya asemmm, jadi gue ganti dengan selai strawberry. Trus butter cream gue skip (utk filling), karena ga doyan :-(
Cake Keju Lapis Strawberry
Source : Buku ‘Homemade’s Cake’ dari Primamedia Pustaka

Bahan :
150 gr mentega
150 gr margarine
200 gr gula halus
½ sdt vanili
7 kuning telur
5 putih telur, kocok hingga kaku
200 gr tepung terigu
100 gr keju, parut memanjang
100 gr strawberry, iris halus
100 gr selai strawberry
100 gr butter cream

Cara membuat :
Kocok margarine, mentega, dan gula halus hingga putih. Masukkan vanili, kuning telur satu persatu sambil dikocok hingga putih.
Masukkan terigu, aduk perlahan hingga rata.

Tambahkan putih telur, aduk kembali. Masukkan keju dan irisan strawberry ke dalam adonan, aduk perlahan.
Tuang ke dalam loyang yang telah diolesi margarine. Panggang selama 35 menit hingga matang dan kecoklatan.
Keluarkan dari cetakan lalu potong melintang. Lapisi dengan selai strawberry dan butter cream. Tumpukkan kembali, lalu potong sesuai selera untuk disajikan.

Untuk 20 potong.

Black Pepper Beef

Ga kalah ama Black Pepper Beef dari restoran mahal, cailee. Gue aja ampe takjub. Bisa juga gue bikin Black Pepper Beef seenak ini…hihi..

Resepnya gampaaanggg..bener deh. Liat aja. Cuma direndam sebentar, trus ditumis, kasi air dikit, masukin merica, aduk-aduk, udah deh..jadilah Black Pepper Beef yang resepnya bakal gue simpen ampe gue tua hehe (Insya Allahhhhhh….).

Paduan bumbu-bumbunya pas. Recommended banget. Buat gue loh..

Silakan mencoba. Kalo Anda puas, sampaikan ke teman. Kalo Anda tidak puas, sampaikan ke kami. Kayak di restoran Padang :-)

Black Pepper Beef a.k.a Daging Sapi Lada Hitam
Source : Buku ‘Masak Mudah & Lezat Bersama Sisca Soewitomo’

Bahan :
500 gr daging sapi has dalam
3 sdm minyak goreng
1 sdm minyak wijen
7 siung bawang putih, cincang
2 sdm merica hitam butiran, memarkan
100 cc air

Untuk saus rendaman :
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
5 sdm saus tiram
1 sdm madu
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk

Cara membuat :
Iris-iris daging sapi has dalam, iris setebal ½ cm memotong serat.

Buat rendaman : campur kecap manis, kecap asin, saus tiram, madu, garam dan merica bubuk, aduk rata. Masukkan daging sapi, aduk rata dan diamkan selama 30 menit.

Panaskan minyak goreng bersama minyak wijen, masukkan bawang putih, tumis hingga harum. Masukkan daging sapi dan rendamannya, masak hingga daging berubah warna, tambahkan air dan masak hingga daging lunak dan mengering. Masukkan merica hitam, masak sebentar, angkat.
Sajikan hangat.

Untuk : 4 orang.

Cornflake Cookies

Ini dia salah satu favorit pada Lebaran kemaren. Gue bener-bener tergoda dengan comment sang pemilik blog –Sylvie Gill– yang memuat resep ini. Kata anak dan suaminya sih, “enak tak terkira”. Siapa yang tak tergoda?

Resepnya juga tergolong simpel, bikinnya ga susah. Hasilnya, hmmm renyahhh bangettt. Satu toples habis dalam sekejap. Hehe sama seperti di keluarga Cemara :-)

Ini gue muat juga resepnya ya. Tak lupa, comment provokatif itu :-)
Terima kasih Mba Syl..mmmuaahhh…

P.S. Kue ini gue panggang dengan suhu 160 – 170 derajat Celcius selama 25 – 30 menit.

———————————————————————————————-

Kue kering satu ini favourite nya Papap dan Cemara. Satu resep bisa habis dalam waktu sekejap. Rasanya enak tidak terkira begitulah komentar kedua ‘Cookie Monsters’ Syl di rumah ini. Kalau sudah kepingin kue yang satu ini, Syl bak putri raja, karena bisa minta apa saja pasti dituruti, asal membuatkan kue yang satu ini setelah permintaan Syl dituruti ). Resep asli, Ibu Djoko seorang kawan lama sewaktu Syl dan keluarga masih tinggal di Yangon (Ibu kota Myanmar).Selamat mencoba, dijamin ketagihan.
Bahan:

400 gram butter kalengan
200 gram gula pasir
400 gram terigu
250 gram cornflakes
2 kuning telur
1 sdt vanili cair

Cara membuat :
Kocok butter kalengan, gula, telur, dan vanili sampai putih.Lalu masukkan sedikit demi sedikit tepung terigu hingga rata.Kurangi kecepatan mixer ke bagian yang terendah, lalu masukan cornflakes.
Jangan terlalu lama, karena cornflakes akan hancur.Bentuk adonan dengan tangan sesuai selera.Adonan pun siap di panggang.

Party Meringue

Gue posting duluan deh, soale ada yang request. Ini untuk temans yang minta resep meringue ya.

Sebelum Lebaran kmaren, banyak putih telur sisa yang ga kepake. Sayang kalo dibuang. Gue juga blum pernah bikin meringue. Ya udah, cobain deh bikin meringue.

Dibuku, ada banyak versi-nya. Bisa dicampur dengan walnut segala. Gue pilih resep yang ini, karena…paling simple :-)



Party Meringue
Source : Buku ‘Resep-resep Terbaik Kue Kering’ dari Primarasa

Bahan :
120 ml putih telur
400 g gula bubuk
1 sdt cream of tartar

Hiasan dan pelengkap :
Pewarna sesuai selera
Cherry merah, cincang halus
Pistachio, cincang halus
Almond iris

Cara membuat :
1. Kocok putih telur dengan mixer berkecepatan sedang hingga putih berbuih. Masukkan gula dalam 3-4 tahapan. Tambahkan cream of tartar dan kocok terus hingga adonan kental dan membentuk ujung yang tumpul sewaktu mixer diangkat.
2. Taruh wadah diatas wajan berisi air panas, lalu jerangkan diatas api kecil (seperti ditim), jaga jangan sampai air mendidih. Kocok adonan hingga hangat dan mengkilap (± 15 menit). Angkat wadah dari wajan/panci, lanjutkan mengocok hingga dingin.
3. Panaskan oven pada suhu 80º C. Alasi loyang kue kering dengan kertas roti. Siapkan kantung plastik segitiga dan aneka spuit (bintang, polos).
4. Bentuk adonan sesuai selera.
5. Panggang dalam oven hingga meringue terlihat kaku dan kering (40-60 menit) dengan pintu oven sedikit terbuka. Keluarkan meringue dari oven, setelah agak dingin lepaskan dari loyang. Simpan dalam stoples atau wadah kedap udara agar tetap renyah.

Meringue bisa divariasi dengan menambah cherry merah dan pistachio diatasnya. Begitu pula warna, bisa divariasi sesuai selera.

Untuk bentuk, bisa berbentuk bintang, cincin, landak, tikus, dan keong. Untuk bintang, cincin dan landak, menggunakan spuit bintang. Sedangkan tikus dan keong menggunakan spuit polos.

Intinya ya, bebas berkreasi deh sesuai selera :-)

Ayam Gagape

Temans, akyu posting yang ini dulu ya. Sembari menanti resep meringue selesai gue ketik :-)

Sebagai penggemar ayam, pengen juga nyobain ayam versi daerah Makassar ini. Unik, soalnya pake kelapa parut sangrai. Beli jadi aja, ga usah repot-repot memarut dan menyangrainya. Udah banyak kok tersedia di supermarket:-)

Waktu memasak ini, gue lagi puasa. Jadi yang kebagian tugas nyicipin, si Mba yang lagi ga puasa. Gue dah penasaran banget, gimana ya rasanya..
Ternyata..hmmm lumayan, gurih dan ‘beda’ deh ..boleh dicoba sebagai tambahan variasi menu.

Ayam Gagape (Khas Makassar)
Source : Buku ’52 Resep Sedap Hidangan Lebaran’ dari Femina

Bahan :
1 ekor (1 kg) ayam buras, cuci bersih, potong-potong menjadi 12 bagian
1 bh jeruk nipis, ambil airnya
200 ml air
1 btg serai, ambil bagian putihnya, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
2 lbr daun salam
3 cm kunyit bakar, haluskan
2 sdm minyak, utk menumis
6 butir bawang merah, haluskan
4 siung bawang putih, haluskan
750 ml santan kental dari 1 butir kelapa parut
1 ½ sdt garam
1 sdt gula pasir
½ butir kelapa parut, sangrai hingga kering

Cara membuat :
– Lumuri ayam dengan air jeruk nipis hingga rata,diamkan selama 30 menit. Cuci bersih.
– Masak ayam bersama air, serai, lengkuas, daun salam, dan kunyit hingga setengah matang danmengering, angkat. Sisihkan.
– Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan ayam dan santan, aduk rata perlahan agar santan tidak pecah.
– Tambahkan garam, gula, dan kelapa sangrai, aduk rata hingga semua bahan matang.
– Angkat. Sajikan.

Note : Tambahkan jumlah kelapa sangrai jika ingin mendapatkan kuah ayam yang lebih kental dengan citarasa yang lebih gurih.

Dendeng Lambok ala Nyokap Anne

Computer gue masih di ‘rumah sakit’, sembari menanti dia pulang, gue posting aja dulu yang ada di computer laki gue ini ya. Ini yang gue buat belakangan, setelah pulang dari libur Lebaran deh :-)

Balik ke masakan ya. Liburan kmaren, waktu nyokap masak ini didapur, gue sempet ngintip bumbu-bumbunya. Oh kok kayaknya simple banget. Ga macem-macem. Tapi enyaaak.

Nyampe Jakarta gue praktekin deh. Kira-kira begini deh resepnya.

Dendeng Lambok ala Nyokap Anne

Bahan :
500 gr daging sapi, diiris setebal kira2 1 cm, panjang dan lebar kira2 4 cm.
5 siung bawang putih, dihaluskan
2 sdm air asam Jawa
1 sdt garam
5 sdm cabe merah giling
5 siung bawang merah, diiris-iris
5 siung bawang putih, diiris-iris
1 buah tomat, diiris-iris
3 batang daun bawang (ambil batang putihnya saja), dipotong 2 cm.
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
Gula secukupnya
Air kurleb 1 liter,untuk merebus daging
Minyak goreng secukupnya

Cara membuat :
Rebus daging dengan bawang putih halus,air asam Jawa dan garam. Rebus hingga empuk, kurleb 30 menit. Setelah empuk, matikan api. Keluarkan dagingnya. Pukul-pukul dengan pemukul daging hingga pipih. Kemudian digoreng hingga agak kehitaman, tapi jangan sampe kering ya.

Kemudian ambil sedikit minyak bekas menggoreng daging. Gunakan untuk menumis bawang merah dan bawang putih. Setelah harum, masukkan cabe merah giling, air kaldu daging hasil merebus daging tadi,tomat, daun bawang, air jeruk nipis dan sedikit gula. Masak hingga cabe matang.

Setelah cabe matang, masukkan daging yang telah digoreng tadi. Aduk hingga rata. Siap dihidangkan.

Oya sebelum kelupaan, Dendeng Lambok itu artinya Dendeng Basah. Kalo mau lebih kumplit lagi, masakan ini bisa disebut Dendeng Basah Balado :-)