Chocolate Queen of Puddings


Lagi pengen hot pudding, tapi maunya yang gampang hehe seperti biasa *males mode on*. Cobain yang ini ahh. Sekalian ngabisin breadcrumbs yang dah disimpen lama, walo blom dibuka sih. Hasilnya..hmm seperti makan bubur coklat yang dipadetin aja. Hehe ya iyalah..

Lumayanlah buat santai-santai di sore hari..*dasar ibu-ibu pengangguran*

Oya, you know what, itu lapisan kocokan putih telur diatasnya, setelah dikulkasin beberapa lama, akan menjadi lebih kenyal..dan menjadi seperti marshmallow gitu lho..apa marshmallow emang dibuat dari putih telur kocok yang dioven ya..? *hehe maapin, beneran ga tau ..*

Trus trus..di saat emaknya lagi buka lemari mo ambil tripod, Jasmine beraksi dengan bebasnya. Liat, itu pudding diacak-acak..hahaha..Jasmine’s finger print hehe..

Nih resepnya..

Chocolate Queen of Puddings
Source : ‘ What’s Cooking Chocolate’ book by Jacqueline Bellefontaine

Ingredients :
50 g / 1 ¾ oz dark chocolate
450 ml / 2 cups chocolate-flavoured milk
100 g / 1 ¾ cups fresh white or wholemeal (whole wheat) breadcrumbs
125 g / 2 cups caster (superfine) sugar
2 eggs, separated
4 tbsp black cherry jam

Directions :
Break the chocolate into small pieces and place in a saucepan with the chocolate-flavoured milk. Heat gently, stirring until the chocolate melts. Bring almost to the boil, then remove the pan from the heat.
Place the breadcrumbs in a large mixing bowl with 25 g / 5 tbsp of the sugar. Pour over the chocolate milk and mix well. Beat in the egg yolks.
Spoon into a 1.1 litre / 5 cup pie dish and bake in a preheated oven, 180º C / 350º F for 25 – 30 minutes or until set and firm to the touch.
Whisk the egg whites in a large grease-free bowl until standing in soft peaks. Gradually whisk in the remaining caster (superfine) sugar and whisk until you have a glossy, thick meringue.
Spread the black cherry jam over the surface of the chocolate mixture and pile or pipe the meringue on top. Return the pudding to the oven for about 15 minures or until the meringue is crisp and golden.

Variation :
If you prefer, add 40 g / ½ cup desiccated (shredded) coconut to the breadcrumbs and omit the jam.

Ayam Lemak Putih

Biasa deh, suka kemakan iklan. Bayangin, di majalah Sedap yang memuat resep ini, kata pengantarnya bgini, “ Tak ada yang bisa menandingi ayam bakar yang empuk dengan bumbu yang meresap sampai di dalam ayam seperti ayam lemak putih ini. Karena itu, sungguh sayang kalau Anda tak mencobanya”.

Nah..masak ga tergoda sih? Bahan-bahannya juga yang ga aneh-aneh kok. Awalnya sempet tertipu sih dengan kata lemak putih. Gue pikir apa di kasi shortening (mentega putih). Ternyata ngga. Keliatannya lemak putih yang dimaksud itu berasal dari santan. Correct me if I’m wrong ..:-)

Trus..oh, ternyata..memang sayang kalo dilewatkan. Syukur banget deh gue tergoda oleh kalimat pengantarnya. Kalo ngga kan ga bakal tau kalo resep yang satu ini emang..TOP ABISSS…!! Hehe..patut dicoba..bangeettt..

Ayam Lemak Putih
Source : Majalah Sedap edisi 7/VII/2006

Bahan :
I ekor ayam ukuran sedang utuh, belah dada dan lebarkan
1 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
2 sdt garam
1 sdm kecap ikan
500 ml santan dari 1 butir kelapa
5 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus :
1 buah bawang Bombay
3 siung bawang putih
1 sdt adas manis
1 sdt jinten
1 sdm ketumbar
3 sdm santan

Cara membuat :
Tumis bumbu halus, serai, dan lengkuas sampai harum. Masukkan ayam. Aduk sampai berubah warna.
Masukkan garam dan kecap ikan. Aduk rata. Tuang santan. Masak sampai meresap diatas api kecil sambil sesekali diaduk.
Panggang ayam sampai kecoklatan.

Untuk 8 porsi.

Note : Ayam boleh juga disajikan dalam bentuk potongan.

Oya, di majalah sih warna ayamnya lebih coklat dari photo gue ini. Gue manggangnya ga lama, karena hubby dah keburu laper hehe. Dipanggang sebentar aja udah enak kok, apalagi lama, hmmm..

Welcome to the world..!

Istrinya sahabat suamiku ngelahirin. Bawain cake aja ahh. Soalnya istrinya doyan makan hehe. Dengan waktu yang mepet, ngga sempet la yau bikin dekor macem-macem. Gue bikin yang simple aja. Cuma disiram dengan ganache coklat, trus gue kasi tulisan Congrats ! dari fondant, ditambah patung bayi dari plastik. Trus kelilingnya gue pitain aja hehe.
Seharusnya kan sebelum disiram ganache, dilapis dulu dengan buttercream, trus dikulkasin. Supaya mulus gitu ganache-nya. Tapi yaa biasa deh *males mode on*, jadi ya langsung ajah. Yang penting kan rasanya enak *pede abis*. Hasilnya..yaa begini deh..hehe..
Trus eh ternyata bener, nyampe sana ternyata istrinya dah dari kemaren minta suaminya beli coklat. Ngidam coklat, katanya. Kesampean deh ngidamnya. Karena cake yang gue bawa cake coklat dengan filling ganache coklat. Hmm..yummy..!