KBB #4 : Chocolate Swirl Meringue

KBB #4 : Chocolate Swirl Meringue

Chocolate Swirl Meringue

Tuh kan gue bilang juga apa. Cinta bener deh ama deadline. Kenapa sih ngerjain tugas selalu deket-deket deadline?

Tapi kali ini gue mo bela diri dulu. Sebenernya dah mo bertobat, jauh-jauh hari sebelum deadline dah berburu buah untuk topping n garnish. Tapi bgitu liat harga anggur di Carrefour, alamak masih mahal banget. Sekilonya skitar 50 ribu rupiah. Gue sih ngarepin harganya skitar 27 ribuan deh, kan kalo lagi banyak harganya sgitu.

Hmm jadi males beli deh. Lain kali ajah. Trus kira2 4 hari menjelang deadline, jalan-jalan ke Hero. Liat anggur, oh thanks God, harganya ‘cuma’ 35 ribu sekilo. Beli deh.
Beli strawberry dan kiwi juga. Siiippp..komplit deh. Belakangan baru nyadar lupa beli daun mint:-(

Trus bikin meringue-nya baru kejadian hari ini, seperti tantangan sebelumnya sodara-sodara, ngerjainnya persis di hari deadline. Fiuhh..sempet sms-an ama Poppy Devina, 2 member yang badung ini sepertinya perlu diberi pelajaran hehe demen bener ama deadline hehe..

Berhubung dah pernah bikin sebelumnya, jadi rada pe-de. Api gue kecilin ke minimal, skitar 100 derajat kurang. Panggang sekitar 1.5 jam dengan pintu oven sedikit dibuka, rebes deh..ga lengket samsek karena pake silpat, horeeee…berhasil..berhasill…walo sebelumnya juga pede abis bakal berhasil, secara dah pernah bikin beberapa kali gituu..

Nah, sebenernya moment yg paling gue suka itu adalah sesi pemotretan. Konsep (taelah konsep) sebelumnya adalah motret di pool side. Jadi background nya adalah warna biru air kolam renang. Dengan piring dan gelas dari kaca bening, plus bunga yang oohh sayang sekali dah mulai layu. Dibayangan gue hasilnya bakal cihuy. Apa daya, semangat tidak didukung cuaca. Mendung aja gitu dari pagi. Jadi males keluar rumah. Ahh sutra lah, next time aja dilaksanakeun itu konsep. Mana hubby sibuk ngetawain aja dari tadi. Bgini katanya ‘Mau aja sih Ma dikasi tugas ama klub?’ hehe dia ga tau kalo bininya suka rela (bahkan minta) menjadi member klub paling asyik yang pernah gue ikuti di dunia cyber Endonesa ini hehe..

Chocolate Swirl Meringue (another shot 2)

Trus..untuk sementara posting photo ini dulu. Kan deadline hari ini bukan? Rencananya besok gue motret lagi. Kalo ga malesss ya. Ntar gue edit deh photonya kl dapet photo yang lebih bagus.

Chocolate Swirl Meringue (step by step)

Chocolate Swirl Meringue (another shot)

Ini resep Chocolate Swirl Meringue yang di posting di milis Klub Berani Baking.

Tantangan #4: Chocolate Swirl Meringues
Source: Taste. Makes 6.

(Untuk 6 porsi (besar), 10 porsi (kecil))

4 egg whites
225 g caster sugar
1 tsps cornflour
1 rounded tbs cocoa powder
Thickened cream to serve

Preheat the oven to 150C fanbake. Line a baking tray with baking paper. Put the egg whites and caster sugar in a large heatproof bowl and sit over a pan of simmering water. Don’t let the bottom of the bowl touch the water or theegg whites will scramble. Stir with a wooden spoon until the sugar has completely dissolved and the mixture is quite hot to touch, then immediately remove from the heat.

Whisk egg white mixture using a hand-held electric beater for about 10-15 minutes until very thick, white and glossy. Mix in the cornflour. Sieve inthe cocoa powder and, using a large metal spoon, very lightly fold into the meringue using 2-3 strokes. Don’t mix it thoroughly.Spoon the mixture (you can pipe it with the piping bag, if you wish-ab) onto the prepared baking sheets in 6 large spoonfuls, making each one as peaky as possible (don’t have to do this when you want to make 10 small meringues-ab).

Put the baking tray in the oven, reduce the temperature to 120C and cook for 1 hour 15 minutes. Turn off the oven and leave the meringues inside until completely cold. Serve with thickened cream.

Chocolate Swirl Meringues
Sumber: Taste.
(Untuk 6 porsi (besar), 10 porsi (kecil))

4 putih telur
225 g gula kastor
1 sdt tepung maizena
1 sdm coklat bubuk
Thickened cream untuk sajian

Panaskan oven suhu 150C fanbake (kalo ga punya fanbake pake 120C aja,setting bake). Campur putih telur dan gula di dalam mangkuk tahan panas yangdiletakkan di atas panci berisi air panas. Jangan sampai pantat mangkuk menyentuh air karena putih telur akan bergumpal-gumpal.
Aduk pakai sendok kayu hingga gula betul2 larut dan adonan terasa panas jika disentuh, lalu angkat dari kompor.

Kocok adonan putih telur dan gula ini menggunakan mixer selama 10-15 menit sampai betul2 kental, putih dan mengkilap. Masukkan tepung maizena. Ayak coklat bubuk, lalu masukkan ke dalam adonan meringue menggunakan sendok metal dengan 2-3 kali aduk. Jangan aduk sampai rata. Sendokkan (diijinkan menggunakan piping bag-ab) ke atas loyang 6 buah.Buatlah setiap tumpukan setinggi mungkin (kecuali jika ingin membuat 10 buah meringue kecil-ab).

Masukkan ke dalam oven, turunkan suhu seketika ke 120C (yang tadi menggunakan 150C fanbake, jika yang menggunakan setting bake 120C tidak perlu menurunkan suhu oven lagi) dan panggang selama 1 jam 15 menit(tergantung panasnya oven masing-masing ya-ab). Matikan oven dan tinggalkan meringe di dalamnya sampai betul-betul dingin. Sajikan dengan krim kental.

Cepet sembuh Bened..

Cepet sembuh Bened..

Mo posting photo jalan2 ke Bali kok rasanya ga pas. Suasana hati masih berduka. Senin 17 Maret kmaren, ada berita duka yang mampir. Benedictus Raditya, putra dari Mba Novita Dewi, sang juragan kue dan edible image yang kesohor itu, kena luka bakar parah. Mobil jemputannya meledak dan terbakar. 2 anak kecil kakak beradik meninggal di tempat. Bened salah satu korban selamat tapi menderita luka bakar parah. Cerita lebih lengkap ada di blog Mba Vita.

Duh langsung basah berlinang air mata ini. Semenjak punya Jasmine, rasa-rasanya hati ini menjadi jauh lebih peka. Terutama berita yang menyangkut anak-anak.

Gue baru bisa bezoek Bened pada hari Selasa malam. Untung ktemu dengan Mba Vita, suami dan ibunya. At least, dengan kehadiran teman-temannya, bisa sedikit memberi dukungan moril kepada kedua orang tua dan seluruh keluarga. Dan juga, bisa berdoa di dekat Bened demi kesembuhannya.

Ngga tega melihat Bened yang hampir seluruh badannya tertutup perban dan menggunakan ventilator. Dan sengaja dibius supaya tidur/istirahat dan tidak merasakan sakit yang luar biasa, pastinya. Anak sekecil itu..

Mari kita doakan semoga Bened cepet sembuh dan bisa beraktivitas kembali seperti semula.
Dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Sampe kapan pun..Amin..:-)
Update.
Ternyata Allah berkehendak lain. Ben telah dipanggil Yang Maha Kuasa pada hari Jumat, 28 Maret 2008 skitar pukul 12. 40 WIB.
Ben telah bahagia di sisi-Nya. Mari kita doakan semoga Mba Vita, Mas Hadi, Catherine dan seluruh keluarga besar bisa tabah menghadapi cobaan ini.
Laporan lebih lengkap ada di blog Mba Yuli Cupcakes. Meskipun gue hadir di RSPP, menyaksikan jenazah Ben dirapikan hingga diberangkatkan ke rumah duka, bahkan sebelumnya sempat mendonorkan darah untuk Ben, tapi gue speechless, ga tau mo ngomong apa. Jangan lupa teman-teman doain Ben yaa, dan juga doain keluarga yang ditinggalkan..
*speechless*