Kreatif Blogger Award

Kreatif Blogger Award

‘Kreatif’ Blogger Award

Asyiikk, dapet award dari Mae. Malu juga sih kalo disebut Kreatif, soale ga ngerasa kreatif. Apalagi belakangan jarang ngupdate blog. Lagi musti konsen ke Jasmine dulu, secara Mba Rum kesayangannya mau nikah abis Lebaran nanti. Jadilah gue mulai beberapa minggu lalu harus nyari penggantinya. Sengaja, supaya ada masa transisi, masa buat Jasmine beradaptasi dengan babysitter barunya.

Ribet kedengerannya..emang..secara Jasmine tidak gampang dekat dengan orang baru..apalagi babysitter baru yang hari-hari akan ngurusin dia..dll.

Sedih banget deh ‘ditinggal kawin’ ama Mba Rum..hiks..Jasmine (dan kami semua) udah merasa cocok sekali..dari Jasmine berumur 3 hari, sampe 2 tahun 9 bulan nanti..hoaaaa…

Babysitter pengganti udah dapet sih, tapi tidak se-senior Mba Rum. Di yayasan lagi pada kosong, maklum waktunya ga pas. Mau Lebaran. Mungkin nanti setelah Lebaran banyak yang ‘bagus-bagus’.

Sutralah..:-)

Ok kembali ke ‘Kreatif’ Blogger Award..makasi ya Mae, utk awardnya. Senang sekali menerimanya..

Trusss..harus patuh ama aturannya..gue meneruskan award ini , ke :

1. Peni Respati

2. Ipoet

3. Syanti

4. Luluk Lely Soraya

5. Ine Sena

Award’s rules :

1. The winner may put the logo on her blog (his blog juga….secara blogger gak cuma cewek aja kan ?)

2. Put a link to the person you got the award from.

3. Nominate 5 blogs.

4. Put links to the blogs.

5. Leave a message for your nominees.award

Terimalah award ini man-teman..n terus berkarya yaa…

Strawberry & Coconut Cupcakes

Strawberry & Coconut Cupcakes

Red n White

Ada event asyik nih. Red & White Foodie Photography Contest. Yang diselenggarakan oleh DhiFitriDwi.

Iseng-iseng ikutan ahh..ada hadiahnya lho..asyik-asyik lagi..:-)

Makasi ya Dhi – Fitri – Dwi, yang dah mau cape-cape ngadain event ini. Tema yang asyik banget, di saat yang tepat:-)

Tadinya sempet mo bikin British Summer Pudding a la Gordon Ramsay. Trus ganti lagi ama triffle. Trus ganti lagi ama Strawberry & Coconut Cupcakes ini.

Sutralah..seperti kata pihak penyelenggara, menang itu bukanlah segalanya..but having fun is.

Walo demikian, tetep komat-kamit deh baca doa kikikikik…

So..ini entry gue utk Red & White event ini. Bingung juga mo milih foto yang mana yg diikutsertakan. Akhirnya gue pilih foto yang ini ajah:-)

Red n White

Resep gue dapet dari buku 500 Cupcakes & Muffin karya Fergal Connolly. Rasanya hmm padat seperti muffin. Ngenyangin deh..oya, raspberry gue ganti ama strawberry..

Red n White

Selamat Hari Kemerdekaan yaaa…MERDEKA!!

Mini Raspberry & Coconut Cupcakes
Source : ‘500 Cupcakes & Muffins’ by Fergal Connolly

Red n White

The inspiration for thes cupcakes came from the classic English Bakewell tart.

3 tbsp ground almonds
40 g dessicated coconut
175 g icing sugar, sieved
200 g plain flour
1 tsp baking powder
115 g unsalted butter, melted
5 egg whites
115 g fresh or thawed, fron raspberries
2 tbsp dessicated coconut, to finish

Preheat the oven to 190°C (375°F/Gas mark 5). Place 24 mini ceramic baking cases on a baking tray.
In a large bowl, combine the ground almonds, coconut, icing sugar, flour, and baking powder. Stir in the butter, followed by the egg whites.
Spoon the mixture into the cases. Drop a raspberry and a little dessicated coconut on top of each cupcake. Bake for 12 to 15 minutes. Remove the cases from the oven and cool for 5 minutes. Then remove the cupcakes and cool on a rack.
Store in an airtight for up to 2 days, or freeze in a sealed container for up to 3 months.

Makes 2 dozen.

Selamat jalan, Mba Ruri..

Selamat jalan, Mba Ruri..

-Ana, Anne, n Mba Ruri-

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun..

Telat ngkali yah postingan ini. Tapi ga papa deh..paling tidak untuk dokumentasi gue.

Itulah yang namanya jodoh, rezeki, dan maut itu ada ditangan Allah. Tidak ada yang mengharap diberi penyakit berupa kanker (payudara, paru-paru, dan otak) seperti yang diderita oleh Mba Ruri ini.

Tapi itu sudah kehendak Allah. Mba Ruri dan keluarga hanya bisa berupaya berobat sekuat daya an tenaga. Hingga akhirnya Mba Ruri dipanggil Allah pada hari Selasa, 5 Agustus 2008 pada pukul 18.45 WIB di RS. MMC, Kuningan, Jaksel.

Kebetulan pada saat Mba Ruri menghembuskan nafas terakhir, diriku berada di depan pintu kamarnya di lantai 3 RS. MMC. Kebetulan sore itu, kami membawa Jasmine ke dokter langganannya di RS. MMC. Setelah selesai urusan Jasmine, daku pamit sebentar ke suami, utnuk nengokin Mba Ruri di lantai 3. Suami tidak ikut menemani karena mengantri mengambil obat di lantai dasar.

Sesampai didepan pintu kamar, bertemu lagi dengan kakak tertuanya Mba Ruri yang langsung mengatakan tidak bisa masuk, karena Mba Ruri sedang kritis dan sedang ditangani dokter. Akhirnya saya ngobrol saja dengan kakaknya Mba Ruri, yang ketika saya bezoek dihari2 sebelumnya sudah bertemu dan ngobrol juga.

Dikatakan bahwa kondisinya Mba Ruri sudah benar-benar drop. Nafasnya sudah sesak sekali karena kanker sudah memenuhi seluruh paru-parunya.

Tak berapa lama kemudian, suami Mba Ruri keluar kamar. Dan sempat ngomong bgini ke kakak Mba Ruri “Kayaknya Ruri udah ga ada, tangannya diangkat jatuh aja gitu”.

Duh mendengarnya saya sudah lemes. Pengen banget masuk ke kamar, melihat bagaimana kondisinya. Tapi ngga enak sama keluarga, karena didalam kamar hanya ada keluarga dekat.

Kemudian suami dan kakak Mba Ruri pamit masuk ke dalam kamar, untuk mendampingi Mba Ruri dan membaca surat Yassin. Saya pamit pulang. Ketika itu Mba Ruri belum dinyatakan meninggal oleh dokter.

Karena rumah saya deket banget dengan MMC, perjalanan pulang hanya butuh waktu sekitar 5 menit. Baruu saja sampe di rumah, dapet sms dari Ana-Panasonic yang mengabarkan Mba Ruri telah tiada. Disambung beberapa sms lain mengabarkan hal yang sama.

Innalillahi Wa Innailihi Rojiun

Ini pasti yang terbaik menurut-Nya. Beruntung sekali Mba Ruri memiliki suami dan keluarga yang dengan setia mendampingi hingga saat-saat terakhir. Di mata saya, mereka terlihat tabah sekali.

Mba Ruri adalah moderator milis Natural Cooking Club (NCC) yang cukup aktif. Kbetulan beliau (dan suaminya) adalah kakak kelas saya di Teknik Sipil, Unpar. Di kampus kita malah ga pernah ngobrol karena angkatan beda jauh. Pertama kali ngobrol malah di acara Home Made Food Fiesta 2007 yang diadain oleh NCC. Di acara itu juga saya pertama kali berkenalan dengan suaminya.

Inilah takdir yang harus dijalani.

Selamat jalan, Mba Ruri..semoga mendapat tempah terindah disisi-Nya..doa kami menyertaimu..