Another version of Rawon

Another version of Rawon


Asyyiikk..masak lagiii..
Beli daging rawon di Carrefour, besoknya langsung diolah. Beli telur asin juga, sebagai pelengkap.

Pengen nyobain resep rawon yang lain ah..dulu pernah nyobain bikin Rawon a la Fatmah Bahalwan, dan resep yang lain (lupa, sebelum punya blog sih bikinnya, jadi ga terdokumentasi).

Trus browsing di internet, dapet resep yang ini di Merry’s Kitchen. Wow websitenya menarik banget. Sangat informatif. Hebat euy..salam kenal ya Mba..:-)

Rawon tuh katanya lebih enak kalo diinepin semalam dulu, jadi bumbunya bener-bener ngeresep:-) Udah gue buktiin kok:-)

Disini rawonnya ga pake toge, karena toge yang gue siapin malah ditumis ama si mba. Salah gue juga sih ga pengumuman dulu. Hihihi..

Biar cepet empuk, dagingnya gue presto bersama air dan bumbu halus yang dah ditumis.

Makasi Mba Merry, ga papa ya resepnya gue posting disini? Makasi ya Mba..


Rawon
Source : http://www.melroseflowers.com/mkic/resep/kuah/rawon.html

Bahan:
300 gram daging sapi yang agak berlemak
100 gram tauge pendek, dicuci bersih
2 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
1 batang serai, dimemarkan
2 cm lengkuas/laos, dimemarkan
Garam dan merica secukupnya
6 gelas air

Bumbu yang dihaluskan:
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
4 butir kemiri
3 buah kluwek, diambil isinya
2 buah cabai merah

Cara Membuat:
Potong kotak-kotak kecil daging sapi.
Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum bersama serai, lengkuas, daun salam dan daun jeruk. Tambahkan garam dan merica secukupnya.
Kemudian, di dalam panci yang sudah diisi 6 gelas air, masukkan potongan daging sapi dan bumbu yang dihaluskan, rebus sampai daging sapi matang dan empuk. Apabila air mengering, tambahkan lagi sesuai selera.
Hidangkan dengan menaburkan tauge pendek diatasnya dan hias dengan daun jeruk.

Untuk 3-4 orang.

5 thoughts on “Another version of Rawon

  • October 29, 2007 at 2:41 am
    Permalink

    bener bangettt mbak rawon lebih enak klo diinepin…
    sejak disini malah blom pernah buat..hunting kluwak dulu ahhh

    Reply
  • December 6, 2007 at 2:20 am
    Permalink

    dagingnya tuh bagian sandung lamur (biar jelas 😀 ) togenya bukan yang ekornya panjang, tapi yang pendek ituh. emang enak pake telur asin. kluweknya keluargaku selalu sama kulit/tempurungnya! biar berasa!hehehe… favorit aku buanget gituh lho…sampe2 waktu hamil Umar, ngidamnya rawon yang bikinin kakakku.heheheh….buat keluarga bapakku yang jawa timur, ini sih menu wajib…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *